Atribut Produk, Harga dan Promosi


Ø   ATRIBUT PRODUK
Hasil gambar untuk Atribut Produk, Harga dan Promosi
1.        Merek, merupakan istilah, nama, tanda, symbol/lambing, desain, warna, gerak atau kombinasi atribut-atribut produk lainnya yang diharapkan dapat memberikan identitas   dan diferensiasi terhadap produk pesaing.
Tujuan :
ð  Sebagai identitas
ð  Alat promosi
ð  Untuk membina citra
ð  Untuk mengendalikan pasar

Pengertian Zakat


Zakat

Hasil gambar untuk zakat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Zakat adalah sedekah yang wajib dikeluarkan umat Islam menjelang akhir bulan Ramadhan, sebagai pelengkap ibadah puasa. Zakat merupakan salah satu rukun ketiga dari Rukun Islam.

Pengertian Wakaf

Hasil gambar untuk waqaf

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Wakaf (Arab: وقف, jamak: اوقاف, awqāf) adalah perbuatan yang dilakukan wakif (pihak yang melakukan wakaf) untuk menyerahkan sebagian atau untuk keseluruhan harta benda yang dimilikinya untuk kepentingan ibadah dan kesejahteraan masyarakat untuk selama-lamanya.
Seorang wakif dapat orang-perorangan, organisasi, maupun badan hukum.

Tak Ada Peradaban Islam Tanpa Wakaf


Hasil gambar untuk waqaf

Jakarta - Gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sudah lama bergema. Bahkan, dana yang bisa dihimpun melalui lembaga-lembaga amil zakat (LAZ) jumlahnya sangat besar. Itu semua ditujukan untuk kepentingan dan kemaslahatan umat Islam. Namun demikian, potensi ekonomi umat ini tak hanya sampai di situ. Masih ada lagi potensi yang jumlahnya juga besar, yakni wakaf. Angkanya bisa melebihi jumlah zakat, infak, dan sedekah.

Perbedaan Zakat Mal



1. Makna Zakat

Secara bahasa, zakat itu bermakna : [1] bertambah, [2] suci, [3] tumbuh [4] barakah. (lihat kamus Al-Mu`jam al-Wasith jilid 1 hal. 398). Makna yang kurang lebih sama juga kita dapati bila membuka kamus Lisanul Arab.

Teori Konsumsi Dan Investasi




Teori Konsumsi

Pengeluaran konsumsi terdiri dari konsumsi pemerintah (government consumption) dan konsumsi rumah tangga (household consumption/private consumption). Factor-faktor yang mempengaruhi besarnya pengeluaran konsumsi rumah tangga, antara lain :

TEORI KONSUMSI KONVENSIONAL VS ISLAM



Oleh :
Fatikul Himami dan Ahmad Luthfi
(disampaikan dalam seminar Ekonomi Makro Islam Program Pasca Sarjana IAIN STS Jambi Januari 2008)

Teori Konsumsi Konvensional
Teori konsumsi yang dibahas pada tulisan ini adalah seluruh pengeluaran rumah tangga keluarga (masyarakat). Pada umumnya pengeluaran konsumsi ini lebih besar dari atau sama dengan 50% (> 50%) dari pendapatan nasional.
Pendapat beberapa ahli tentang teori konsumsi antara lain :

ETIKA DEONTOLOGIS IMMANUEL KANT

Hasil gambar untuk immanuel kant
1.         Ajaran pokok etika deontologis Kant

            Etika deontologis adalah teori filsafat moral yang mengajarkan bahwa sebuah tindakan itu benar kalau tindakan tersebut selaras dengan prinsip kewajiban yang relevan untuknya. Akar kata Yunani deon berarti 'kewajiban yang mengikat'. Istilah "deontology" dipakai pertama kali oleh C.D. Broad dalam bukunya Five Types of Ethical Theory. Etika deontologis juga sering disebut sebagai etika yang tidak menganggap akibat tindakan sebagai faktor yang relevan untuk diperhatikan dalam menilai moralitas suatu tindakan. (non-consequentialist theory of ethics).

PENGERTIAN DAN RELEVANSI ETIKA

Hasil gambar untuk etika
1.         Arti

            Kata "etika" yang secara etimologis berasal dari kata Yunani "ethos", harafiah berarti "adat kebiasaan," "watak" atau "kelakuan manusia". Sebagai suatu istilah yang cukup banyak dipakai dalam hidup sehari-hari, kata tersebut memiliki arti yang lebih luas dari sekedar arti etimologis-harafiah. Dalam pemakaian sehari-hari, sekurang-kurangnya dapat dibedakan tiga arti kata "etika."  Arti pertama adalah sebagai "sistem nilai." Kata "etika" di sini berarti nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan hidup atau sebagai pedoman penilaian baik-buruknya perilaku manusia, baik secara individual maupun sosial dalam suatu masyarakat. Arti pertama ini misalnya dipakai dalam “Etika Jawa”, “Etika Protestan” dsb. Arti yang kedua adalah "kode etik"; maksudnya adalah sebagai kumpulan norma dan nilai moral yang wajib diperhatikan oleh pemegang profesi tertentu. Sebagai contoh misalnya pemakaian dalam istilah "Etika Rumah Sakit," "Etika Jurnalistik." Arti ketiga, dan yang dimaksudkan dalam tulisan ini adalah ilmu yang melakukan refleksi kritis dan sistematis tentang moralitas. Etika dalam arti ini sama dengan filsafat moral. Secara etimologis, kata "etika" sebenarnya sama dengan kata "moral." Kata "moral" berasal dari akar kata Latin "mos" - "moris" yang sama dengan kata "etika" dalam bahasa Yunani, berarti "adat kebiasaan." Sebagai istilah, keduanya kadang dibedakan. Istilah "etika" dipakai untuk menyebut ilmu dan prinsip-prinsip dasar penilaian baik-buruknya perilaku manusia. Sedangkan istilah "moral" untuk menyebut aturan dan norma yang lebih konkret bagi penilaian baik-buruknya perilaku manusia. 

PENGERTIAN UTILITARISME

           
Hasil gambar untuk UTILITARISME


1. Arti


Utilitarisme adalah faham atau aliran dalam filsafat moral yang menekankan prinsip manfaat atau kegunaan (the principle of utility) sebagai prinsip moral yang paling mendasar. Dengan prinsip kegunaan dimaksudkan prinsip yang menjadikan kegunaan sebagai tolok ukur pokok untuk menilai dan mengambil keputusan apakah suatu tindakan itu secara moral dapat dibenarkan atau tidak. Tindakan yang secara moral benar adalah tindakan yang berguna. Suatu tindakan dinilai berguna kalau akibat tindakan tersebut, secara keseluruhan, dengan memperhitungkan semua phak yang terlibat dan tanpa membeda-bedakan, membawa akibat baik berupa keuntungan atau kebahagiaaan yang semakin besar bagi semakin banyak orang.  The greatest good to the greatest number. Faham ini menyatakan bahwa di antara semua tindakan yang kita ambil atau di antara semua peraturan yang kita pegang, yang dapat dibenarkan secara moral adalah tindakan atau peraturan yang, sejauh dapat kita perhitungkan, akan paling memajukan kepentingan banyak orang, paling menguntungkan atau paling membawa kebahagiaan mereka.

Perbedaan Biaya dan Beban

Hasil gambar untuk cost vs expense

Biaya (cost) dan beban (expense) adalah dua hal yang berbeda karakteristiknya. 
Kos merupakan bahan olah dasar akuntansi (pengukuran yang dilekatkan pada suatu objek kos). Dengan pengertian tersebut semua objek yang dapat diukur merupakan objek kos, dan hasil pengukuran tersebutlah yang disebut kos. Contohnya pendapatan Rp 2 juta, biaya Rp 1 juta, Rp mesin 5 jt,dll adalah objek kos, dan angka-angka yang melekat pada masing-masing objek tersebut (2 juta, 1 juta, 5 juta) adalah KOS yang akan diolah dalam akuntansi.