MEMULAI RISET KEUANGAN DAN AKUNTANSI PASAR MODAL (I)

Logika Berfikir Ilmiah
Berfikir Ilmiah menghasilkan metode ilmiah dengan langkah langkah :
A. Merumuskan Masalah - bersifat problematis dengan kemungkinan banyak jawaban
B. Mengajukan hipotesis - Jawaban sementara melalui penalaran deduktif
C. Melakukan verifikasi data : data empiris - berulang menjadi tesis
D Menarik Kesimpulan - Jawaban definitif untuk setiap hipotesis



Latar belakang penelitian:
  1. Merupakan gambaran (first glance) dari topik penelitian
  2. Fakta (realita) untuk menguatkan argumen
  3. Diambil dari sumber berita: majalah, surat kabar, penerbitan data
  4. Memuat  survey literatur penelitian sejenis
  5. Kontribusi riset : ide; penjelasan fenomena. Pengukuran
Identifikasi  dan Batasan penelitian:
  1. Inventarisasi semua hal yang dapat diteliti (calon variabel penelitian)
  2. Ekstrak dari latar belakang penelitian
Identifikasi/Perumusan  Masalah
Merupakan fenomena permasalahan yang akan diteliti, serta  menjadi dasar bagi judul dan pembuatan hipotesis penelitian dengan ciri-cirinya yang perlu diperhatikan:
  1. masalah harus mempunyai nilai penelitian, bersifat ilmiah, dan up to date,
  2. harus menyatakan suatu hubungan atau keterkaitan antar dua atau lebih variabel,
  3. merupakan hal yang penting, baik dilihat dari disiplin ilmunya maupun aplikasinya,
  4. harus dapat diuji, berarti variabel-variabelnya harus terukur,
  5. harus dinyatakan dalam bentuk pertanyaan yang jelas, padat dan tidak membingungkan,
  6. masalah harus fisible; yakni dengan memperhatikan keterkaitan antara pengum-pulan data, waktu, biaya serta peraturan yang terkait,
  7. masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti; menarik baginya dan dapat dipecahkan oleh kemampuan ilmiah yang dimilikinya,
Kerangka Pemikiran
  1. Merupakan benang merah penelitian; mencer-minkan alur dan runtun pikir peneliti.
  2. Pada penelitian deduktif, kerangka pemikiran diturunkan dari beberapa hukum/ dalil/ teori yang relevan dengan masalah yang diteliti; kemudian memunculkan asumsi-asumsi, dan biasanya diakhiri dengan hipotesis kerja.
  3. Pada penelitian induktif, kerangka pemikiran diuraikan atas dasar dugaan-dugaan, yakni    keterkaitan antar variabel seperti dirumus-kan dalam permasalahan; dan tidak dapat dideduksi dari teori yang baku. Hipotesis dihasilkan dari observasi data di lapangan, jadi dalam hal ini dilakukan proses generalisasi.
Metode Penelitian
Mengungkapkan secara ringkas rancangan penelitian, prosedur penelitian, instrumen yang digunakan, teknik pengambilan sampel, analisis dan metode ujinya, secara ringkas; sedangkan penjabaran secara lebih rinci dimuat pada Bab. III

Bersambung...









Search Term :

Tidak ada komentar :