Sewa Menyewa (Ijarah dan Ijarah Muntahia Bit Tamlik (IMBT) )

          Ijarah adalah akad untuk memanfaatkan jasa, baik jasa atas barang atau jasa atas tenaga kerja.
          Bila digunakan untuk mendapatkan manfaat barang, disebut sewa-menyewa. Bila digunakan untuk mendapatkan manfaat tenaga kerja disebut upah- mengupah.
          Ju’alah adalah akad ijarah yang pembayarannya didasarkan atas kinerja objek yang disewa.
          Pada ijarah tidak terjadi perpindahan kepemilikan.
          Tetapi dengan perkembangan ijarah, peminjam dimungkinkan untuk memiliki objek ijarah  di akhir periode peminjaman yang disebut Ijarah Muntahia Bit Tamlik (IMBT) )



Jual Beli atau Bai’ (Sale and Purchase)

Prinsip ini dilaksanakan karena adanya perpindahan kepemilikan barang. Tingkat keuntungan ditetapkan di muka dan menjadi bagian antar harga barang yang diperjual belikan 

Jenis Jual Beli (Al-Bai’)
a.  Bai’ al-Murabahah atau Beli Angsur (al-bai’ bi tsaman ajil)
Dilihat kata asal ribhu (keuntungan), merupakan transaksi jual beli di mana lembaga pembiayaan menyebutkan jumlah keuntungan tertentu.
Pada praktiknya bank membelikan barang yang dibutuhkan customer, selanjutnya lembaga keuangan menjual kepada customer dengan harga tertentu sesuai dengan kesepakatan.
Pembayarannya dilakukan secara mencicil (bi tsaman ajil atau muajjal)

Bagi Hasil atau Syirkah (profit sharing)

       Bagi Hasil atau Syirkah (profit sharing) dibagi menjadi empat jenis yaitu

 a. Mudharabah (Trust Financing, Trust Investment)
Mudharabah adalah sistem kerja sama usaha antara dua pihak atau lebih di mana pihak pertama (shahib al –mal) menyediakan seluruh (100%) kebutuhan modal, sedangkan customer sebagai pengelola  (mudharib)mengajukan permohonan pembiayaan, dan untuk ini mudharib menyediakan keakhliannya.

Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak, sedangkan rugi ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian itu bukan akibat kelalaian Mudharib, dan bila akibat kelalaian ditanggung oleh mudharib.

Managemen Keuangan Islam

Lembaga Pembiayaan
           Lembaga Keuangan adalah lembaga pembiayaan  yang bergerak dalam pembiayaan dan jasa keuangan lainnya
          Bisnis dalam lembaga pembiayaan didasari atas kepercayaan  (trust)
          Ini berarti lembaga pembiayaan selaku shahibul mal  menaruh kepercayaan kepada seseorang untuk melaksanakan amanah yang diberikan

Konvergensi IFRS

International Financial Reporting Standards
IFRS adalah standar pelaporan keuangan internasional  yang digunakan oleh setiap entitas diseluruh dunia dalam melakukan pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan.  

 ADOPTION STAGE (2008-2010)
  1. Adopsi semua IFRS      
  2. Persiapan infrastruktur                                     
  3. Evaluasi dan pengelolaan dampak konvergensi

SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI XVI MANADO



Bagi yang berminat mengikuti acar Simposium Nasioanal Akuntansi, kali ini SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI yang ke 16 kali ini diadakan pada tanggal 25 - 28 September 2013 di Manado. Simposium ini merupakan agenda nasional rutin dari IAI KAPd. Dalam Simposium ini dibahas topik-topik terkini di bidang praktik dan ilmu akuntansi serta dipresentasikan hasil penelitian akuntansi di Indonesia. SNA pertama digelar tahun 1997 di Yogyakarta dan tahun ini 2013 akan diselenggarakan SNA 16 di Manado.

Lingkup Akuntansi Sebagai Disiplin Ilmu

Lingkup akuntansi sebagai suatu displin ilmu   (body of knowledge of accounting) dapat ditinjau dari bagai aspek yaitu :

1. Aspek tujuan informasi yang  dihasilkan               dari
a. Akuntansi Keuangan
b. Akuntansi Manajemen
c. Akuntansi Biaya
2. Aspek sistem                
a. Sistem Informasi Akutansi
b. Sistem Pengendalian Manajemen
3. Aspek entitas objek akuntansi non profit       (sektor publik)                         
a. Akuntansi Pemerintahan
b. Akuntansi Non Pemerintahan                    

4.  Aspek informasakuntansi
a.  Akuntansi  Pasar Modal
b. Akuntansi Perpajakan
5.  Aspek tren akuntansi masa kini                                
a. Akuntansi Sumber Daya Manusia
b. Akuntansi Syariah

6. Aspek spesifik entitas         
a. Akuntansi Koperasi
b. Akuntansi Perbankan

7. Aspek pemeriksaan  terhadap proses dan output akuntansi                
a. Audit untuk Sektor  Bisnis
b. Audit untuk sektor  Publik