EKSISTENSI AKUNTAN DALAM ERA ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC) 2015

Oleh
Dr. H. Harry Suharman, SE., MA., Ak., CSRS.
Disampaikan pada Kuliah Umum Program Magister Akuntansi Universitas Pancasila
Jakarta, 22 Februari 2014

Akuntan dan ASEAN Economic Community (AEC) 2015 

Empat Pilar AEC 2015
ASEAN sebagai psr tunggal dan berbasis produksi tunggal yang didukung dengan elemen aliran bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik dan aliran modal yang lebih bebas;

ASEAN dengan kawasan yang berdaya saing ekonomi tinggi, dengan elemen peraturan kompetisi, perlindungan konsumen, hak atas kekayaan intelektual, pengembangan infrastruktur, perpajakan dan e-commerce;

Aktiva Tetap - Perbedaan antara IFRS dan US GAAP

Ringkasan berikut bertujuan untuk menyoroti perbedaan utama dan persamaan antara isu-isu akuntansi antara IFRS dan US GAAP:

IAS 29 : Identifikasi item moneter dan non - moneter

Isu
Item moneter tidak boleh disajikan kembali karena mereka sudah dinyatakan dalam satuan moneter saat ini pada tanggal neraca [IAS29R.12]. Beberapa item non-moneter yang dicatat dengan nilai saat ini pada tanggal neraca , seperti nilai realisasi bersih dan nilai pasar, sehingga mereka tidak disajikan kembali .

Semua aset dan kewajiban non-moneter lainnya disajikan kembali [IAS29R.14] .

IAS 7

Pernyataan Arus Kas – Pengungkapan Total Bunga Dibayar

IAS 7.31 mensyaratkan bahwa arus kas yang berasal dari bunga dan dividen yang diterima dan dibayarkan diklasifikasikan secara terpisah di bawah aktivitas yang sesuai dengan asal atau nature mereka. Selain itu, IAS 7,32 mengharuskan jumlah total bunga yang dibayar selama suatu periode diungkapkan dalam Laporan Arus Kas.

IAS 18

Pertukaran Barang dan Jasa

Berdasarkan IAS 18 , ketika barang atau jasa dipertukarkan atau ditukarkan dengan barang atau jasa yang bersifat sama dan nilainya juga sama, pertukaran tersebut tidak dianggap sebagai transaksi yang menghasilkan pendapatan.

Standar catatan pertukaran komoditas seperti minyak atau susu, di mana pemasok saling melakukan pertukaran atau swap persediaan di berbagai lokasi untuk memenuhi permintaan secara tepat waktu di lokasi tertentu adalah contoh dari hal  ini. Terdapat alasan yang sama juga di balik pertukaran kapasitas di sektor telekomunikasi.

Perbedaan antara IFRS dan US GAAP : Persediaan

Ringkasan berikut bertujuan untuk menyoroti perbedaan utama dan persamaan antara isu-isu akuntansi antara IFRS dan US GAAP :

Pengukuran persediaan
IFRS : Persediaan umumnya diukur pada nilai terendah antara biaya dan nilai realisasi bersih.
US GAAP : Tidak seperti IFRS , persediaan umumnya diukur pada nilai terendah antara biaya dan pasar.

IFRS 14

Berjudul Regulatory Deferral Accounts (RDA), dikeluarkan January 2014, berlaku 1 Jan 2016, penerapan dini diperbolehkan. IFRS adalah standar sementara yg dikeluarkan IASB sambil menunggu project Rate Regulated Activities (RRA) selesai. Project RRA ini sudah lama dan masalahnya cukup pelik, sehingga tidak diketahui kapan akan selesai. Maka dikeluarkanlah IFRS ini.

Contoh Surat Perikatan Audit


SURAT PERIKATAN




Jakarta, 13 Januari 2014


No. 1007/PROP/I/2014


PT XXX
ALAMAT


U.p.:

        

Dengan hormat,

Panduan Penetapan lmbal Jasa (Fee) Audit

Pengantar
1.       Panduan ini dikeluarkan sebagai panduan bagi seluruh Anggota lnstitut Akuntan Publik Indonesia (‘Anggota’) yang menjalankan praktek sebagai akuntan publik dalam menetapkan besaran imbalan yang wajar atas jasa profesional yang diberikannya. Panduan ini harus dibaca dalam hubungannya dengan Kode Etik Profesi, khususnya yang berkaitan dengan lndependensi dan lmbal Jasa Profesional.
2.       Panduan ini dimaksudkan untuk membantu Anggota dalam menetapkan imbal jasa yang wajar sesuai dengan martabat profesi akuntan publik dan dalam jumlah yang pantas untuk dapat memberikan jasa sesuai dengan tuntutan standar profesional akuntan publik yang berlaku. lmbal jasa yang terlalu rendah atau secara signi´Čükan jauh Iebih rendah dari yang dikenakan oleh auditor/akuntan pendahulu atau diajukan oleh auditor/akuntan lain, akan menimbulkan keraguan mengenai kemampuan dan kompetensi Anggota dalam menerapkan standar teknis dan standar profesional yang berlaku.