WIP (Work In Progress)


Work in progress (WIP) adalah bagian dari persediaan yang saat ini sedang dikerjakan dan masih dalam proses produksi.


Work in progress adalah tahap di antara bahan baku dan barang jadi. Bukan lagi bahan baku karena telah mengalami beberapa proses dalam proses produksi. Namun juga belum menjadi barang jadi karena masih ada proses yang harus dilakukan untuk menjadikannya dalam kondisi siap jual. WIP termasuk item yang sedang dibuat atau menunggu dalam antrian untuk diproses lebih lanjut atau dalam penyimpanan.





Tujuan dari manajemen produksi yang optimal adalah untuk meminimalkan pekerjaan yang sedang berjalan karena ada biaya yang terkait dalam proses itu. Work in progress membutuhkan ruang penyimpanan, merupakan dana terikat,  tidak bisa digunakan untuk investasi dan membawa risiko yang melekat dengan berakhirnya masa expired atau kerusakan umur simpan produk.

Akuntansi barang dalam proses ini mirip dengan akuntansi persediaan. Seperti persediaan lainnya ia dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya yang termasuk didalamnya adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya pengolahan lainnya. Nilai realisasi bersih adalah harga dimana item bisa dijual dikurang biaya penjualannya.

Biaya pengolahan termasuk di dalam nilai pekerjaan yang sedang berjalan agar sesuai biaya dengan pendapatan mengikuti prinsip matching atau akrual. Jika nilai persediaan jatuh, kerugian yang belum direalisasi telah terjadi dan ini harus diperhitungkan untuk merefleksikan dalam laporan keuangan.

Sejauh yang dibahas adalah pekerjaan yang sedang berlangsung yang merupakan persediaan dalam proses produksi. Tapi work in progress juga dapat menjadi modal pada kondisi tertentu. Pekerjaan seperti pembangunan gedung yang belum selesai, tetapi sudah banyak dilakukan investasi modal dari perusahaan juga disebut sebagai modal kerja dalam proses. Hal ini biasanya diakui sebagai aset dalam neraca.
Search Term :

Tidak ada komentar :