Beban Administrasi

Beban administrasi mengacu pada biaya operasi bisnis yang tidak berkaitan langsung dengan produksi barang atau jasa. Beban administrasi terkait dengan organisasi secara keseluruhan bukan pada masing-masing departemen.

Biaya administrasi adalah biaya yang diperlukan  berkaitan dengan manajemen, fungsi administrasi, pekerjaan tehnis dan umum dalam suatu organisasi. Beban administrasi dapat berbentuk kebutuhan dasar seperti sewa gedung, biaya utilitas, atau gaji karyawan yang tidak terlibat dalam produksi barang atau penyediaan jasa.

Ini adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam mengendalikan dan mengarahkan organisasi tetapi tidak dapat diidentifikasi secara langsung dengan operasi pemasaran, pembiayaan ataupun produksi. Gaji biaya jasa eksekutif  (seperti akuntansi, kontrak, dan hubungan industrial) adalah contoh dari biaya administrasi.
Beban administrasi biasanya meliputi biaya yang menawarkan manfaat yang luas bagi organisasi. Manfaat dari biaya ini melampaui batas departemen dan memungkinkan  banyak fungsi yang diperlukan untuk berhasil bisa berjalan.
Salah satu contoh yang paling umum dari biaya administrasi adalah biaya utilitas. Biaya untuk pemanasan, pendinginan, listrik, dan air semua biasanya diklasifikasikan sebagai biaya administrasi. Biaya untuk internet, darat dan layanan telepon selular juga termasuk dalam biaya ini.
Biaya sewa atau menyewa ruang untuk operasional organisasi juga merupakan contoh umum dari biaya administrasi. Hal ini dapat mencakup biaya sewa suite kantor di gedung perkantoran, atau sewa pabrik. Dalam beberapa kasus mungkin ada yang berpendapat bahwa biaya sewa fasilitas produksi harus dikaitkan dengan biaya produksi barang.
Gaji karyawan tertentu juga dapat dimasukkan dalam biaya administrasi. Gaji manajer dan administrator umum, yang terlibat berbagai bidang operasi, dapat dimasukkan dalam biaya administrasi. Remunerasi direksi dan gaji eksekutif senior juga dapat dimasukkan.

Search Term :

Tidak ada komentar :