Bahan Baku

Penjelasan Bahan Baku 

Bahan baku dapat dijelaskan sebagai zat atau bahan yang digunakan dalam pembuatan atau produksi primer barang. Umumnya, bahan baku berupa sumber daya alam seperti minyak, kayu, dan besi. Bahan baku diubah untuk digunakan dalam berbagai proses sebelum digunakan dalam proses manufaktur. Bahan baku juga disebut sebagai komoditas, yang dibeli dan dijual di bursa komoditas di seluruh dunia. 




Sebagaimana dinyatakan oleh Investopedia, bahan baku yang dijual dalam apa yang dikenal sebagai pasar faktor. Hal ini karena alasan bahan baku dalah faktor produksi selain tenaga kerja dan modal. Bahan baku memegang peranan penting dalam proses produksi sangat berperan besar sebagai indikator keberhasilan perekonomian suatu negara. Indikator ekonomi negara bisa ditentukan oleh jumlah sumber daya alam yang dimilikinya. Sebuah negara yang memiliki jumlah sumber daya alam yang cukup tidak memerlukan mengimpor banyak bahan baku. 

Sumber dan Pengolahan Bahan Baku 
Setelah bahan baku ini dipilih, menjadi penting untuk memilih teknologi pengolahan yang tepat untuk mengolah. Selain itu, juga penting untuk memutuskan sumber bahan baku. Semua persyaratan tersebut dapat dipenuhi baik melalui sumber-sumber domestik atau juga dapat diimpor terkait dengan persyaratan peraturan dari Pemerintah. 

Selain itu, juga penting untuk melakukan analisis yang cermat tentang biaya dan manfaat sebelum melanjutkan dengan proses menempatkan pesanan untuk memitigasi biaya produksi sehingga meningkatkan margin keuntungan. 

Namun, ada titik-titik tertentu yang memerlukan pertimbangan saat memilih teknologi pengolahan. Ini termasuk: 

  • Tingkat kompleksitas mesin atau pekerja terampil yang dibutuhkan selama proses tersebut. 
  • Jumlah listrik atau air yang diperlukan. 
  • Periksa apakah setiap proses atau produk hak paten diperlukan dalam rangka pemanfaatan teknologi pengolahan yang dipilih. 
  • Periksa apakah regulasi lingkungan atau kebijakan polusi khusus yang perlu diikuti. 
  • Kesesuaian teknologi untuk lingkungan dan kondisi yang ada. 

Selain pertimbangan tersebut, juga penting untuk melakukan perencanaan yang tepat agar ketersediaan bahan baku yang diperlukan lancar, bila tidak mungkin mengakibatkan produksi terhambat, dan mesin dan tenaga kerja menganggur. Namun juga diperhatikan, memesan terlalu banyak di muka dapat mengakibatkan tertahannya modal kerja.
Search Term :

Tidak ada komentar :