Tugas Hukum Pajak dan Fungsi Hukum Pajak

Tugas Hukum Pajak


Tugas Hukum Pajak secara umum yang menjadi kewajiban bagi Hukum Pajak adalah sebagai berikut :
  1. Memahami kondisi masyarakat yang bisa dihubungkan dengan pengenaan atas pajak
  2. Menyusun rumus kedalam peraturan hukum
  3. Menafsirkan peraturan hukum
  4. Mengatur semua ketentuan hukum pidana
  5. Mengatur semua ketentuan administrasi
  6. Mengatur semua ketentuan tentang peradilan administratif dan peradilan pajak

Sekilas Tentang Hukum Pajak

Hukum Pajak


Pengertian Hukum Pajak

Hukum Pajak atau yang dalam bahasa inggris disebut degnan Tax Law yang juga diistilahkan dengan hukum fiskal walaupun sebenarnya hukum fiskal dan hukum pajak mempunyai substansi yang beda. Hukum Pajak meliputi hanya mengenai pajak sebagai kajian objeknya sedangkan hukum fiskal membicarakan pajak dan juga sebagian keuangan negara sebagai kajian objeknya.

Hukum Pajak
Hukum Pajak
Secara umum, Hukum pajak adalah hukum yang berhubungan dengan pajak, lebih sempit lagi, hukum pajak merupakan seperangkat kaida-kaidah hukum secara tertulis yang meliputi sanksi hukum. Sanksi hukum disini dimaksudkan supaya Pejabat Pajak dan Wajib Pajak mentaati kaidah kaida hukum yang berlaku dan tidak terjadi penyimpangan. Sanksinya bisa berupa sanksi pidana dan sanksi administrasi

Hukum Pajak adalah sekumpulan peraturan undang undang yang mengatur tentang hubungan pemerintah yang bertindak sebagai pemungut pajak dengan rakyat sebagai pembayar pajak (Rochmat Soemitro : 1979). Jadi yang diterangkan didalam Hukum Pajak adalah :
  • Subjek Pajak
  • Objek Pajak
  • Kewajiban Wajib Pajak
  • Timbul dan terhapusnya Hutang Pajak
  • Tata cara Penagihan Pajak
  • Tata cara banding dan pengajuan keberatan kepada peradilan pajak
UU KUP No 28 th 2007 tidak menjabarkan mengenai pengertian Hukum Pajak. tetapi hanya menyatakan kedudukannya hanya sebagai ketentuan umum untuk peraturan perundangan perpajakan yang lain. UU KUP berfungsi menjadi payung hukum terhadap UU pajak yang bersifat sektoral.

Definisi Hukum Pajak bisa memberikan petunjuk bagi aparat penegak Hukum Pajak dalam mempergunakan wewenand serta kewajibannya dalam menegakkan Hukum Pajak. Sebaliknya, bisa dijadikan pedoman oleh Wajib Pajak untuk menjualankan kewajiban dan mempergunakan hak untuk mendapatkan perlindungan hukum akibat penegakan dari Hukum Pajak.

Penegakan Hukum Pajak pada lembaga peradilan dilaksanakan melalui lembaga peradilan pajak ataupun peradilan umum. Penegakan Hukum Pajak yang melalui lembaga peradilan pajak tertuju kepada penyelesaiaan sebuah sengketa pajak dan dijalankan melalui Lembaga Keberatan, Pengadilan Pajak serta Mahkamah Agung atau hanya Pengadlan Pajak dan Mahkamah Agung saja. Penegkan Hukum Pajak yang melalui Lembaga Peradilan Umum lebih memfokuskan penyelesaian mengenai tindak pidana pajak dan dijalankan oleh Pengadilan Negeri, Pengadilan, Pengadilan Tinggi serta Mahakamah Agung. Sedangkan pnegakan Hukum Pajak yang diluar lembaga peradilan dilaksanakan oleh para Pejabat Pajak dengan mempergunakan wewenangnya berupa penerbitan Surat Ketetapan Pajak dan surat keputusan yang berkaitan dengan penagihan pajak.

Demikianlah sekilas mengenai Hukum Pajak


4 Fungsi Pajak yang Utama

Fungsi Pajak


Fungsi Pajak - Pajak merupakan iuran rakyat kepada negara yang berdasar pada undang undang sehingga bisa dipaksakan dengan tidak mendapatkan balas jasa langsung yang bisa dirasakan oleh rakyat. Menurut Undang undang, Pajak bersifat memaksa, lalu memang apa saja fungsi dari pajak itu hingga sampai memaksa ?

fungsi pajak
Fungsi Pajak
Pajak memiliki peranan yang cukup signifikan didalam kehidupan bernegara, lebih khusus dalam menjalankan pembangunan. Pajak adalah sumber pendapatan bagi negara dalam membiayai seluruh pengeluaran yang dibutuhkan termasuk didalamnya pengeluaran untuk pembangunan. Pajak memiliki beberapa fungsi, Fungsi Pajak bisa tercakup dalam beberapa fungsi berikut:

Fungsi Anggaran | Budgetair


Fungsi Pajak yang pertama adalah Fungsi Anggaran (Budgetair). Sebagai sumber utama pendapatan negara, pajak berperan untuk membiayai seluruh pengeluaran negara. Dalam melaksanakan tugas rutin negara serta menjalankan pembangunan, negara memerlukan biaya dan biaya tersebut bisa diperoleh dari pungutan pajak. Dalam pengeluaran rutin negara, biasanya digunakan untuk biaya semisal belanja barang, belanja pegawai, pemeliharaan dan lain lain. Dalam membiayai pembangunan, uang yang digunakan dari tabungan pemerintah, tabungan ini berasal dari seluruh penerimaan yang diperoleh baik dari pajak dan non pajak dikurangi oleh pengeluaran rutin negara.

Fungsi Mengatur | Regulerend


Pertumbuhan ekonomi bisa diatur melalui kebijakan pajak, dengan menggunakan fungsi mengatur, pajak dapat dipergunakan sebagai alat dalam mencapai tujuan. misalnya kebijakan kebijakan mengenai keringanan pajak atau fasilitas pajak tertentu oleh negara bagi pihak pihak yang dikehendaki dan diperlukan. Semisal, pemberian insentif keringan pajak mengenai industri galangan kapal, dimana saat ini industri galangan kapal sulit berkembang dan mayoritas berasal dari luar negeri sehingga menimbulkan potensi pertumbuhan ekonomi dibidang kelautan. Untuk itu pemerintah perlu untuk memajukan industri galangan kapal dalam negeri dengan memberikan insentif pajak kepada industri galangan kapal agar bisa dengan cepat melaju dan bersaing dengan galangan kapal di luar negeri.

Fungsi Stabilitas


Dengan uang hasil pajak, Pemerintah mempunyai dana dalam melaksanakan kebijakan yang berkaitan dengan stabilitas harga dan tingkat inflasi bisa dikendalikan. Hal ini dapat dijalankan dengan mengatur peredaran uang yang ada di masyarakat, pemungutan pajak serta penggunaan dana pajak secara efektif dan efisien

Fungsi Redistribusi Pendapatan


Pajak yang diperoleh negara akan dipergunakan untuk kepentingan umum termasuk didalamnya membiayai pembangunan. Hal ini bisa membuka lapangan kerja yang ujungnya juga akan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini, tingkalkan pesan jika ada pertanyaan ataupun koreksi mengenai Fungsi Pajak


    Pajak Penghasilan

    Pajak Penghasilan | PPh

    Pengertian Pajak Penghasilan atau yang umumnya disingkat PPh adalah Pajak yang dikenakan pada Subjek Pajak Penghaslan terhadap penghasilan yang diperoleh pada tahun pajak. Hampir seluruh warga negara merupakan Subjek Pajak, namun apakah seluruh Subjek Pajak tersebut akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) ?

    pajak penghasilan
    Pajak penghaslan
    Jawabannya tentu Tidak! Warga negara Indonesia yang dikenakan PPh hanyalah Subjek pajak yang mempunyai penghasilan saja, Dan apakah seluruh Subjek Pajak yang memperoleh penghasilan akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) ?

    Jawabannya juga Tidak ! karena ada batasan penghasilan didalam satu tahun pajak dimana apabila penghasilan Subjek Pajak masih dibawah batas yang ditentukan, maka Subjek Pajak tersebut tidak akan dikenakan PPh. Batas yang dimaksud ini biasa kita kenal Penghasilan Tidak Kena Pajak atau lebih familiar disingkat PTKP.

    Yang perlu diketahui adalah penghitungan Pajak Penghasilan PPh dilaksanakan pada satu periode tertentu, di Indonesia adalah satu tahun, jadi perhitungan PPh akan dilaksanakan setahun sekali. Pun demikian dengan administrasi perpajakan akan dijalankan secara tahunan.

    Menurut UU No 36 th. 2008 mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Subjek Pajak yang memperoleh penghasilan disebut sebagai Wajib Pajak. Wajib pajak dikenakan pajak terhadap penghasilan yang diperolehnya dalam waktu satu tahun atau bisa juga dikenakan pajak untuk penghasilan didlam bagian tahun pajak jika kewajiban pajak subyektifnya diawali atau diakhiri dalam tahun pajak.

    Perlu diketahui, Pajak Penghasilan adalah pajak subyektif yang kewajiban pajaknya menempel atau melekat pada Subjek Pajak pihak yang bersangkutan, maksudnya kewajiban pajak tsb dimaksudkan suapay tidak dilimpahkan kepada Sbujek Pajak yang lain. Maka dari itu penentuan waktu dimulai dan berakhir sebuah kewajiban pajak subjektif sangat penting untuk memberi kepastian hukum.

    Subjek Pajak Penghasilan


    Subjek Pajak Penghaslan ialah orang pribadi, warisan yang belum dibagi sebatai satu kesatuan, menggantikan yang memiliki hak, Badan dan Bentuk Usaha Tetap
    Subjek Pajak PPh terdiri atas Subjek Pajak Dalam Negeri dan Subjek Pajak Luar Negeri

    Pajak Penghasilan PPh dikenakan kepada Subjek Pajak yang memiliki penghasilan melebihi batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dalam satu periode.

    Apa hubungannya dengan Nomor Pokok Wajib Pajak atau yang populer dengan istilah NPWP ?

    NPWP merupakan alat pemerintah dalam mengawasi kewajiban pajak warga negaranya. Makin banyak wajib Wajib Pajak yang memiliki NPWP atau terdaftar pada sistem administrasi perpajakan melalui kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak maka semakin memudahkan pengawasan oleh pemerintah. Apabila seorang Wajib Pajak sudah mempunyai NPWP, maka kewajiban melaporkan besarnya Pajak Penghasilan menjadi suatu kewajiban. 

    Adakah pertanyaan atau sesuau yang perlu dikoreksi? silahkan tinggalkan komentar dikolom komentar, terima kasih telah membaca tentang Pajak Penghasilan


    Wajib Pajak

    Pengertian Wajib Pajak


    Pengertian Wajib Pajak adalah Orang pribadi ataupun Badan yang berdasarkan ketentuan perundang undangan perpajakan untuk menjalankan kewajiban perpajakan termasuk didalamnya pemungut pajak atau pemotongg pajak tertentu

    Pengertian Wajib Pajak
    Wajib Pajak
    Apa yang dimaksud Badan ?

    Badan merupakan kumpulan orang dan atau modal yang adalah satu kesatuan yang menjalankan usaha ataupun tidak yang tidak menjalankan usaya yang mencakup perseoran terbatas, perseroan komantider, perseraon lainnya, BUMN atau BUMD dengan nama dan berbentuk apapun, firma, kongsi,koperasi, dana pension, persekutuan, perkumplan, yayasan, organisasi masa, organisasi sospol (sosial politik), maupun organisasi yang sejenis, lembaga, bentuk usaha tetap dan bentk badan yang lain.

    Berdasarkan Pengertian diatas, Wajib Pajak terdiri atas :
    • Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi
    • Wajib Pajak (WP) Badan
    • Wajib Pajak (WP Bendahara yang sebagai pemungut serta pemotong Pajak

    Dan berdasar pada tempat terdaftarnya, Wajib Pajak terdiri Atas
    • Wajib Pajak (WP) Domisili atau tunggal
    • Wajib Pajak (WP) Pusat
    • Wajib Pajak (WP) Cabang serta WP orang pribadi tertentu

    Kewajiban Wajib Pajak


    Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk mendaftarken diri, melakukan sendiri perhitungan pembayaran serta pelaporan pajak yang terutang sesuai denagn sistem self assessment

    Referensi dan Sumber : 
    UU No 28 Th 2007 mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan


    Pengertian Pajak Begini Toh Ternyata...

    Pengertian Pajak telah banyak para ahli yang mencoba mendefinisikannya, kesemuanya rata rata memiliki maksud dan tujuan yang sama walau dengan tata bahasa dan penyampaian yang berbeda. Kali ini kita akan melihat Definisi Pajak menurut para ahli dan tentu saja menurut Undang Undang yang berlaku.

    Pengertian Pajak

    Pengertian Pajak Menurut Undang Undang


    Menurut Undang Undang Pasal 1 angka 1 Nomer 28 Tahun 2007 mengenai Ketentuan Umum serta Tata Cara Perpajakan menyebutkan: Pajak adalah kontribusi yang sifatnya wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi ataupun badan yang bersifat memaksa berdasa pada Undang Undang dengan tidak memperoleh imbalan secara langsund dan dipergunakan dalam keperluan negara untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat

    Pengertian Pajak
    Pengertian Pajak

    Pengertian Pajak Menurut Para Ahli


    Pengertian Pajak menurut Prof Dr PJA. Adriani,
    Pengertian pajak merupakan iuran oleh masyarakat kepada negara yang bersifat memaksa dan terutan oleh yang wajib membayar berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku dengan tidak memperoleh prestasi kembali secara langsung yang berfungsi untuk membiayai seluruh pengeluaran pengeluaran umum yang berhubugnan dengan tugas negara dalam penyelenggaraan pemerintahan
    Pengertian Pajak menurut Prof Dr H Rochmat Soemitro SH
    Pajak adalah iurang oleh rakyat kepada kas negara yang berdasarkan kepada undang undang yang bisa dipaksakan dengan tidak mendapat jasa timbal balik langsung serta dipergunakan dalam membayar seluruh pengeluaran umum.
    Pengertian Pajak menurut Sommerfeld Ray M Anderson Herschel M dan Brock Horace R
    Pajak merupakan suatu pengalihan sumber dari sektor swasta (rakyat) kepada sektor pemerintahan, bukan karena akibat pelanggaran hukum, tetapi wajib untuk dijalankan berdasarkan kepada ketentuan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa memperoleh imbalan langsung dan proporsional supaya pemerintah bisa menjalankan seluruh tugas tugasnya dalam menjalankan pemerintahan

    Kita bisa melihat, kesemua definisi pajak yang ada diatas memiliki benang merah yang sama, yang juga sesuai dengan pengertian pajak menurut undang undang yang berlaku. Kita bisa mengartikan definisi pajak sebagai sebuah peralalihan kekayaan dari rakyat kepada kas negara yang dipergunakan untuk membiayai pengeluaran pengeluaran rutin dan surplusnya (jika ada) dipergunakan untuk public saving yang nantinya bisa digunakan sebagai sumber pembiayaan dalam public investment

    Jadi Pajak sifatnya "Memaksa" karena ada kekuatan undang undang yang berlaku. Mau tidak mau, rakyat harus menjalankan kewajibannya untuk membayar pajak sesuai dengan aturan aturan perudang udangan yang berlaku tentunya.

    Pemerintah bisa memaksa para wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya bahkan dengan mempergunakan surat sita atau surat paksa. Segala bentuk kelalaian ataupun pelanggaran baik yang disengaja ataupun tidak yang dilakukan oleh para wajib pajak bisa dikenakan sanksi atau hukuman berupa kurungan penjara ataupun denda. Sedangkan arti dari kata Perpajakan adalah semua hal yang berkaitan dengan permasalahan dan sistem pelaksanaan pajak. Baik dari segi Akuntansi Perpajakan ataupun teknis lainnya.

    Apabila anda memiliki pertanyaan, koreksi ataupun hal lain yang ingin disampaikan, tolong tinggalkan dikolom komentar, dan terima kasih telah membaca Pengertian Pajak


    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

    Siklus Akuntansi


    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa sebenarnya sama saja dengan siklus akuntansi pada perusahaan dagang, yang membedakan adalah jenis usahanya, dimana perusahaan jasa ini bergerak dalam menjual "jasa", tidak berupa barang. Jika pada perusahaan dagang ada akun persediaan barang, maka pada perusahaan jasa tidak akan pernah dijumpai persediaan barang karena memang perusahaan jasa tidak pernah memiliki persediaan barang untuk dijual.

    siklus akuntansi perusahaan jasa
    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa


    Pengumpulan bukti transaksi. Ini adalah Siklus pertama dari sebuah Siklus Akuntansi Namun kali ini kita skip saja.

    Siklus Akuntansi 1 : Penjurnalan

    Setelah bukti bukti transaksi selesai dinilai, pada siklus penjurnalan ini adalah menjurnal atau bahasa lainnya mencatat nilai transaksi yang terdapat pada bukti bukti yang dikumpulkan tersebut kedalam buku catatan transaksi. proses ini seringkali disebut dengan kegiatan menjurnal.

    Siklus Akuntansi 2 : Buku Besar

    Penyusunan Buku besar merupakan sebuah proses dari pengklasifikasian atau pengelompokan terhadap nilai nominal pos akun masing masin supaya bisa mengetahui saldo dari masing masing akun.

    Siklus Akuntansi 3 : Neraca Percobaan

    Neraca percobaan biasanya disusun ketika hendak penutupan buku. Neraca percobaan dilakukan untuk melihat input data yang ada pada jurnal umum ke buku besar sudah sesuai dan benar dengan menyusun neraca saldonya. Posisi debit dan kredit haruslah seimbang.

    Siklus Akuntansi 4 : Jurnal Penyesuaian

    Jurnal Penyesuaian merupakan kegiatan penyesuaian antara saldo pada akun dengan perhitungan fisik yang ada. Selengkapnya bisa anda baca di: Jurnal Penyesuaian

    Siklus Akuntansi 5 : Neraca Lajur

    Neraca Lajur atau Neraca Percobaa setelah Penyesuaian dilakukan jika saldo masih belum seimbang, pada langkah neraca percobaan diulang lagi dan langkah jurnal penyesuaian juga harus diulang lagi hingga kondisinya menjadi seimbang

    Siklus Akuntansi 6 : Laporan Keuangan

    Siklus Akuntansi selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan yang berupa Neraca, Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas


    Siklus Akuntansi 7 : Jurnal Penutup

    Siklus Akuntansi perusahaan jasa berikutnya adalah membuat jurnal penutup, jurnal penutup ini dilakkan kepada beberapa pos akun yang berpengaruh terhadap Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas. Pos pos yang ditutup adalah seluruh pendapatan, beban, penarikan ekuitas (prive) dan Laba Rugi,
    Untuk lebih jelas anda bisa membaca mengenai Jurnal Penutup di: Jurnal Penutup

    Siklus Akuntansi 8 : Jurnal Pembalik

    Jurnal Pembalik merupakan siklus akuntansi proses terakhir. Jurnal pembalik dilakukan untuk menutup beberapa post akun yang sudah ditutup sebelumnya, semisal pembayaran sewa dibayar dimuka dan yang lainnya
    Untuk lebih detail silahkan baca di: Jurnal Pembalik

    Siklus Akuntansi 9 : Neraca Awal atau Neraca Akhir

    Penyusunan Neraca Awal atau Neracas Akhir, Neraca awal disusun berdasarkan neraca akhir periode tahun sebelumnya
    Baca lebih lanjut mengenai: Neraca


    Strategi Operasional

    Pengertian Strategi Operasional


    Strategi Operasional adalah fungsi operasional yang menentukan arah dalam pengambilan sebuah keputusan yang terintegrasikan bersama strategi bisnis. Strategi Operasional menciptakan pola pola pengambilan sebuah keputusan operasional secara konsisten.

    Ada beberapa ahli yang memberikan pendapat mengenai pengertian Strategi Operasional

    strategi operasional
    Strategi Operasional

    Fungsi Manajemen Operasional

    Fungsi Manajemen Operasional - Manajemen Operasional bisa diartikan sebagai sebuah tindakan pengelolaan sumber daya untuk sebuah proses produksi supaya memiliki hasil yang maksimal. Bermacam sumber daya dikerahkan semisal bahan baku, mesin, perlengkapan dan peralatan, tenaga kerja dan uang.

    Dalam menjalankan fungsi operasi, dibutuhkan serangkaian aktivitas yang termasuk kedalam sebuah sistem. Dalam Manajemen Operasional umumnya terdiri atas 4 (empat) macam fungsi operasional :

    fungsi manajemen operasional
    Fungsi Manajemen Operasional

    Ruang Lingkup Manajemen Operasional

    Lingkup Manajemen Operasional


    Manajemen Operasional merupakan upaya dalam pengelolaan secara maksimal atas penggunan seluruh faktor produksi yang ada baik itu tenaga kerja, mesin, peralatan, bahan baku dan faktor yang lain

    Ruang Lingkup Manajemen Operasional meliputi tiga bagian utama, Tiga bagian itu adalah Perencanaan Sistem Produksi, Pengendalian Produksi dan Sistem Informasi Produksi
    ruang lingkup manajemenoperasional
    Manajemen Operasional

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen - Sistem Informasi Manajemen atau yang lebih diringkas dengan sebutan SIM merupakan bagian pengendalian internal suatu perusahaan yang mencakup pemanfaatan sumber daya yang ada, manusia, dokumen, tekhnologi serta prosedur oleh Akuntansi Manajemen yang bertujuan untuk memecahkan berbagai masalah semisal layanan, produk, strategi bisnis ataupun yang lain.

    tujuan sistem informasi manajemen
    Tujuan Sistem Informasi Manajemen

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen 

    8 Manfaat Sistem Informasi Manajemen

    Manfaat Sistem Informasi Manajemen - Analis sistem manajemen harus memahami kebutuhan informasi yang diperlukan agar sistem informasi yang ada bisa berguna dan dimanfaatkan oleh para pemakai informasi. Kebutuhan kebutuhan bisa diketahui dengan mencerna aktivitas aktivitas pada masing masing level atau tingkat manajemen dan tipe keputusan yang diambil.

    Tujuan dari dibentuknya sebuah Sistem Informasi Manajemen (SIM) agar sebuah organisasi mempunyai informasi yang bisa memberikan manfaat didalam pembuatan sebuah keputusan manajemen, ntah itu keputusan yang menyangkut rutin maupun keputusan manajemen yang bersifat strategis.

    manfaat sistem informasi manajemen
    Manfaat Sistem Informasi Manajemen

    Komponen Sistem Informasi Manajemen

    Komponen Komponen Sistem Informasi Manajemen


    Komponen Sistem Informasi Manajemen adalah semua elemn elemen yang membentuk sebuah sistem informasi. Komponen dalam Sistem Informasi Manajemen umumnya terbagi menjadi dua bagian :
    1. Komponen Sistem Informasi Manajemen Fungsional
    2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Fisik.

    sistme informasi manajemen
    Komponen Sistem Informasi Manajemen

    Sistem Informasi Manajemen

    Pengertian Sistem Informasi Manajemen


    Sistem Informasi Manajemen adalah sistem informasi yang dibutuhkan sebuah organisasi dengan pengolahan seluruh transaksi yang mendukung fungsi manajemen dalam pengambilan sebuah keputusan.

    Sistem Informasi Manajemen Meliputi metode dan upaya yang terorganisasi dalam menjalankan fungsi pengumpulan data baik dari dalam atau dari luar organsasi dan mempergunakan komputer dalam prosesnya untuk bisa menghasilkan lalu menyajikan informasi kekinian, akurat, tepat, dan cepat untuk semua pihak yang berkepentingan dalam pengambilan sebuah keputusan manajemen

    Sistem Informasi Manajemen
    Sistem Informasi Manajemen

    FLOW CHART

    Flowchart atau diagram alir merupakan sebuah diagram dengan simbol-simbol grafis yang menyatakan aliran algoritma atau proses yang menampilkan langkah-langkah yang disimbolkan dalam bentuk kotak, beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah tersebut menggunakan tanda panah. Diagram ini bisa memberi solusi selangkah demi selangkah untuk penyelesaian masalah yang ada di dalam proses atau algoritma tersebut.

    Manajemen Proyek Gagal Karena 13 Hal Ini

    Kegagalan Manajemen Proyek


    Kesuksesan sebuah proyek pasti membutuhkan tenaga dan pikiran yang menguras segalanya. Seorang manajer proyek dituntut untuk memastikan bahwa sebuah proyek sudah berjalan sesuai perencanaan dan tidak berada dalam jalur yang salah. Namun, hingga saat ini kenyataannya terdapat begitu banyak proyek gagal atau paling tidak terlambat dalam penyelesaian dimana hal tersebut memicu membengkakan biaya yang dikeluarkan. Apa yang menjadi Penyebab kegagalan manajemen proyek ?

    berikut ini beberapa alasan diantaranya mengapa kegagalan Manajemen Proyek sering terjadi :
    manajemen proyek
    manajemen proyek

    Beberapa Fungsi Manajemen Proyek

    Fungsi Manajemen Proyek meliputi pembatasan (pelingkupan), perencanaan, prakiraan, penjadwalan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian (pengontrolan) serta penutupan
    fungsi manajemen proyek
    fungsi manajemen proyek

    Fungsi Manajemen Proyek

    Berikut beberapa ulasan singkat tentang Fungsi Manajemen Proyek
    • Pelingkupan | Scooping – menjelaskan mengenai batas batas dari sebuah proyek
    • Perencanaan | Planning – menidentifikasi tugas apa saja yang dibutuhkan dalam menyelesaikan sebuah proyek.
    • Perkiraan | Estimating – setiap tugas yang dibutuhkan dalam penyelesaian sebuah proyek harus diperkirakan
    • Penjadwalan | Scheduling – seorang manajer proyek harus bertanggung jawab atas penjadwalan seluruh kegiatan suatu proyek
    • Pengorganisasian | Organizing – seorang manajer proyek memastikan bahwa seluruh anggota tim dari sebuah proyek mengetahui peran serta tanggung jawab masing masing dan hubungan laporan mereka kepada manajer proyek.
    • Pengarahan | Directing – mengarahkan seluruh kegiatan kegiatan tim dalam proyek
    • Pengontrolan | Controlling – fungsi pengontrolan atau pengendalian ini mungkin saja merupakan fungsi tersulit dan juga terpenting bagi seorang manajer apakah proyek akan berjalan semestinya ataukah tidak
    • Penutupan | Closing – manajer proyek hendaknya selalu menilai keberhasilan atau kegagalan pada kesimpulan dari sebuah proyek yang dijalani

    Fungsi fungsi Manejemen Proyek tersebut diatas tergantung kepada komunikasi antar personal secara berkesinambungan di antara para manajer proyek, tim serta manajer yang terlibat didalamnya


    Manajemen Proyek Sistem Informasi | Konsep Dasar

    Konsep Manajemen Proyek Sistem Informasi


    Konsep Manajemen Proyek Sistem Informasi akan jadi pembahasan kali ini, bagaimana konsep dasar Manajemen Proyek Sistem Informasi? 

    Proyek


    Pengertian proyek adalah aktivitas yang melibatkan berbagai macam sumber daya yang dihimpun pada suatu entitas atau organisasi tertentu dalam rentang waktu tertentu untuk menjalankan aktivitas yang sudah ditetapkan sebelumnya yang bertujuan mencapai sasaran tertentu.

    manajemen proyek sistem informasi
    Manajemen Proyek Sistem Informasi

    Pengertian Sistem Informasi


    Definisi Sistem Informasi adalah sekumpulan elemen elemen yang antara satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan membentuk kesatuan untuk mengintegreasikan data, memproses serta menyimpan dan mendistribusikan informasi.

    Konsep Proyek Sistem Informasi


    Dalam konsep dasar Manajemen Proyek Sistem InformasiManajemen Proyek yang efektif bisa dipengaruhi oleh 4 (empat) faktor utama yang terdiri atas :
    1. Manusia
    2. Produk
    3. Proses
    4. Proyek

    Manusia | Human


    Didalam pekerjaan sistem informasi, faktor human (manusia) memiliki peranan yang sangat penting dalam kesuksesan manajemen proyek.

    Faktor manusia yang berperan penting ini dinyatakan didalam model kematangan kemampuan manajemen manusia yang mempunyai fungsi untuk meningkatkan kesiapan suatu sistem informasi didalam memecahkan masalah dengan menjalankan kegiatan :
    • Seleksi (memilih, menerima)
    • Kinerja Manajemen
    • Pelatihan
    • Kompensasi
    • Pengembangan Karir
    • Organisasi
    • Perencanaan Kerja
    • Pengembangan Tim

    Produk | Product


    Dalam pengembangan manajemen proyek sistem informasi, produk juga memiliki peranan dalam :
    • Penentuan ruang lingkup
    • Penentuan obyektif produk
    • Pendefinisian solusi alternatif

    Proses | Proccess


    Pada faktor proses, perlu dipertimbangkan :
    • Kegiatan layar kerja dari suatu pengembangan software ditentukan
    • Bermacam tugas, milestone, produc kerja serta poin poin tentang quality assurance dibahas

    Proyek | Project


    Pada faktor Proyek, masalah hendaknya di antisipasi :
    • Biaya proyek mengalami pembengkakan dan jadwal penyelesaian proyek yang diperpanjang.
    • Permasalahan gagal atau tidaknya sebuah proyek


    5 Strategi Pemasaran Produk Dasar ini Patut Dicoba

    Strategi Pemasaran Produk - Didalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha, ada beberapa hal yang dirasa lebih penting dibandingkan menghasilkan sebuah produk, apa itu?
    Strategi Pemasaran !
    Strategi Pemasaran
    Strategi Pemasaran
    Ya, Pemasaran produk menjadi hal yang penting manakala produk telah dihasilkan, lantas akankah produk tersebut hanya menjadi barang koleksi saja tanpa adanya penjualan? dan bahkan jika tak punya produk sekalipun, banyak pebisnis yang sukses "hanya" dengan ilmu pemasaran yang dimilikinya, menjualkan produk orang lain.

    Strategi Pemasaran adalah kunci keberhasilan penjualan sebuah produk, tanpa mengesampingkan kualitas produk yang juga dibutuhkan untuk kepuasan konsumen yang menjadi nilai tersendiri dan membantu dalam strategi pemasaran.

    Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan 


    Anda telah memastikan produk yang anda hasilkan adalah produk yang memiliki kualitas terbaik? atau paling tidak memenuhi standar kepuasan konsumen? maka susunlah Strategi Pemasaran yang efektif serta efisien yang dalam prosesnya nanti bisa berjalan secara dinamis serta bisa anda kontrol.

    Lima hal berikut merupakan strategi pemasaran yang umumnya diterapkan oleh berbagai perusahaan untuk meningkatkan penjualan produk barang atau jasa yang dihasilkan para pebisnis

    Mengenali Pelanggan


    Pertama, Kenali target pasar yang anda bidik, lakukan identifikasi bisa melalui survey atau pengamatan dan yang lainnya, semisal bisnis yang dijalani berkecimpung dalam bidang katakanlah pakaian bayi, maka usahakan pasar yang dibidik adalah kalangan wanita berumur atau ibu ibu yang memiliki kepentingan dan merasa membutuhkan. Bisnisnya bergerak dibidang minuman beregergi? tinggal sasar saja para pemuda pemuda khsusnya pria yang gemar berolahraga ataupun laki laki pekerja.

    Ketepatan identifikasi tepat sangat membantu mempermudah didalam menyusun strategi pemasaran yang efektif dan efisien serta menghindari pembengkakan biaya dan waktu yang bisa melelahkan, tentu sangat sulit bagi anda jika anda menjual garam di wilayah madura bukan? ataupun menawarkan sepatu bola pada arisan ibu ibu. Tentu hal tersebut sangat membuang waktu, tenaga, dan sisa sia disamping biaya yang dikeluarkan tidak sedikit

    Melakukan Promosi


    Melakukan produk yang dihasilkan kepada konsumen secara kreatif. Sedapat mungkin melakukan promosi yang konsisten terus menerus apalagi secara masif

    Dan jangan lupa, amati kerja para kompetitor bagaimana mereka melakukan promosi produknya kepada konsumen. apa yang mereka terapkan, anda bisa memodifikasi lalu menerapkannya juga dengan cara yang lebih dari para pesaing.

    Namun jangan pernah mengekor, itu hanya akan membuat kesuksesan produk kita juga akan "mengekor". menjalankan ide secara orisinil lebih diutamakan dan hasilnya akan jauh lebih efektif dan efisien dari sekedar mengekor.

    Oh, Iya, Satu lagi cara memasarkan produk yang bisa dilakukan, mengusahakan promosi gaya dari mulut ke mulut. Sebuah cara yang banyak pihak menyatakan kuno, ya bisa jadi. namun jika berhasil membuat suatu program dimana sukses menyebabkan masyarakat membicarakannya terus menerus dari mulut kemulut mengenai produk yang dihasilkan, maka ini akan menjadi viral dan masif dipromosikan dengan biaya yang relatif kecil, efektif dan tentu juga efisien.

    Memilih Lokasi Strategis


    Pemilihan lokasi, pernah melihat kantor cabang bank nasional disebuah gang kecil ?
    Pernah melihat sebuah luxury store menjajakan barangnya di pasar tradisional?
    Ataupun pedagang yang menjual perlengkapan solat ditengah tengah lokalisasi?

    Saya yakin hampir pasti hal tersebut tidak terjadi. mengapa?
    Seperti yang disebut diatas tadi, kita akan kesusahan apabila menjual garam dimadura. saya pikir sudah banyak yang mengerti.

    Kita bisa melihat warung warung banyak bertebaran di sekeliling kampus, para penjual kaos bola melingkari stadion ataupun kantor bank yang selalu terletak di jalan utama kota. Pemilihan lokasi adalah salah satu strategi dalam menjaring konsumen. Lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh pelanggan yang anda sasar tentu memudahkan dalam meningkatkan penjualan produk.

    Menggunakan Media Internet Marketing

    Strategi Pemasaran
    Strategi Pemasaran
    Internet Marketing, kata kata ini sudah menghiasi keseharian kita paling tidak setengah windu belakangan ini. Internet marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang sedang naik pamor saat ini. Media sosial menjadi ladang pemasaran baru, dengan jejaring sosial, manajemen pemasaran bisa mengetahui apa saja yang dibutuhkan konsumennya, sudah banyak jasa jasa internet marketing, tool tool internet marketing bisa digunakan untuk mengetahui kebutuhan konsumen yang bagaimana yang perlu disasar. Internet sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat, bisa dibayangkan sehari tanpa koneksi internet? khususnya pemuda pemudi? anda tentu bisa bayangkan sendiri, betapa begitu besarnya pangsa pasar dari dunia maya yang bisa digarap saat ini.

    Dunia sedang berubah, konsumen cenderung lebih ingin berbelanja tanpa harus capek, ribet dan langsung menuju tempat dimana dia membutuhkan sesuatu tanpa tahu apakah ditempat yang dituju, barang yang dia inginkan tersedia atau tidak. akan mengorbankan banyak waktu dan melelahkan harus memecah keramaian dalam perjalanan. Internet adalah solusinya

    Website, jejaring sosial, fanspage atau teknis teknis detail lainnya dalam dunia internet seakan menjadi kebutuhan khusus dalam strategi pemasaran. Internet marketing bisa memunculkan interaksi secara langsung dengan pelanggan tanpa ada batas ruang dan waktu

    Menjalin Ikatan Baik Terhadap Konsumen 


    Sudah pasti pernah mendengar istilah "Konsumen Adalah Raja".

    Perlakukanlah konsumen layaknya seorang raja untuk menjaga kelangsungan bisnis. Menjalin hubungan yang erat dengan konsumen, semisal menghubungi hanya untuk sekedar menanyakan pendapatnya atas produk, testimoni atas produk yang dikeluarkan dan promo promo yang dijalankan.

    Konsumen memerlukan produk dan perusahaan memerlukan konsumen. Simbiosis mutualisme ini harus diterapkan, mempertahankan konsumen bukanlah perkara mudah, menjalin ikatan dengan konsumen akan memudahkan ini. Kita bisa sering melihat gathering gathering antar sesama pemilik mobil ABC katakanlah yang diselenggarakan oleh perushaan ABC itu, touring yang dilakukan beberapa dealer sepeda motor tiap bulan, atau pun jalan sehat bersama pagi hari oleh beberapa produk kesehatan. Mereka melakukan itu semua hanya untuk bisa berinteraksi dengan konsumen, menjalin ikatan dan pengenalan produk tentunya

    Menjalin ikatan denga konsumen secara baik adalah kunci yang lumayan ampuh dalam kesuksesan penjualan produk.


    Fungsi Pemasaran yang Perlu Diketahui

    Fungsi Manajemen Pemasaran mencakup riset konsumen, pengembangan suatu produk, komunikasi - promosi, strategi distribusi, penetapan harga produk dan pemberian layanan. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan untuk bisa mengetahui, memenuhi, melayani, serta memuaskan kebutuhan para konsumen. Adapun fungsi dari pemasaran itu sendiri ada beberapa diataranya akan kita bahas dalam artikel ini

    manajemen pemasaran
    Manajemen Pemasaran

    Manajemen Pemasaran Internasional

    Manajemen Pemasaran Internasional merupakan suatu wadah aktivitas pemasaran yang menembus melewati batas lebih dari 1 (satu) teritori negara. Manajemen pemasaran internasional tidak lain adalah merupakan penerapan suatu konsep, prinsip, aktivitas, serta proses manajemen pemasaran didalam rangka penyaluran ide, barang dan jasa perusahaan kepada konsumen yang ada di berbagai belahan dunia.

    Contoh : Perusahaan sekaliber Indofood yang telah memasuki pangsa pasar internasional, produknya telah sampai dibeberapa negara seperti australia, jepang, belanda dan negara negara di afrika dan amerika

    Manajemen Pemasaran internasional
    Manajemen Pemasaran

    Mengapa sebuah perusahaan perlu menjalankan manajemen pemasaran internasional ?

    Manajemen Pemasaran Internasional diperlukan oleh perusahaan yang lumayan besar karena melihat sebuah alternatif strategi pemasaran yang bisa dibilang sangat luas, dan keberlangsungan aktivitas operasional perusahaan tidak mau dalam kondisi terhenti (stuck) pada suatu kondisi saja. Pada sisi lain perusahaan juga tidak menghendaki para kompetitornya lebih dahulu memasuki pangsa pasar alternatif strategi yang luas itu. Jadi sebuah perusahaan seharusnya melakukan Manajemen Pemasaran Internasional dan menjalankan persaingan yang positif dengan para kompetitor.

    Misalnya, Sebuah perusahaan melakukan aktivitas produksi di pasar dalam negeri dimana ada dua jenis, yaitu ekspor langsung dan ekspor tak langsung. kedua hal tersebut merupakan alternatif sebuah perusahaan dalam memasuki pangsa pasar luar negeri atau pangsa pasar internasional.

    Siapa Saja Perusahaan yang melakukan Manajemen Pemasaran Internasional?
    1. Perusahaan Eksportir
    2. Perusahaan Importir
    3. Perusahaan Multinasional

    Lalu apa yang membedakan manajemen pemasaran dalam negeri dengan manajemen pemasaran internasional ?

    Manajemen Pemasaran dalam negeri merupakan pemasaran yang secara nyata memfokuskan diri pada orientasi pangsa pasar dan strategi yang dijalankan hanya dalam lingkup pemasaran dalam negeri saja

    Manajemen Pemasaran Internasional atau luar negeri merupakan pemasaran yang fokus utamanya berada pada pemanfaatan semua aset, pengalaman serta produk barang dan jasa perusahaan secara global, lintas negara dan melaksanakan penyesuaian pada hal hal yang inovatif dan unik pada setiap negara yang ditujunya

    Jadi melihat hal hal diatas, kita bisa melihat perbedaannya. perbedaan mendasar hanya berasal dari tujuan produk atau jasa yang dipasarkan. Pada manajemen pemasaran internasional produk barang atau jasa ditujukan untuk melintasi banyak negara pangsa pasarnya, sedangkan manajemen pemasaran dalam negeri penyebaran pemasaran produk barang atau jasanya hanya dfokuskan pada pangsa pasar lokal dalam negeri dengan lingkup yang tentu jauh lebih kecil daripada manajemen pemasaran internasional

    Notes:

    Sebuah perusahaan lebih baik menjalankan manajemen pemasaran internasional ketika perusahaan tersebut sudah bisa menerapkan serta menentukan strategi STP. yaitu strategi Segmenting - Targeting - Positioning secara baik dan benar didalam setiap produk barang dan jasa yang dihasilkan. Serta berani mengambil segala resiko yang ada.

    Demikian sekilas mengenai Manajemen Pemasaran Internasional


    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia adalah untuk mengoptimalkan kegunaan dari seluruh pekerja didalam sebuah perusahaan atau organisasi. Pada konteks ini, produktivitas diartikan sebagai nisbah dari output (keluaran) dari sebuah perusahaan terhadap inputnya (masukan) baik tu manusia,modal bahan baku, energi dan yang lainnya.  dan sementara itu, tujuan khusus dari sebuah Manajemen sumber daya manusia adalah untuk membantu para manajer fungsional atau manajer lini supaya bisa mengelola seluruh pekerja dengan cara yang lebih efektif.
    manajemen sumber daya manusia
    tujuan manajemen sumber daya manusia
    Didalam konteks ini, seorang manajer sumber daya manusia adalah merupakan seorang yang lazimnya bertindak seperti kapasitas sebagai seorang staff, yang saling bekerja sama dengan pada manajer lainnya dalam membantu mereka untuk menangani semua masalah sumber daya manusia. Jadi, Basically, seluruh manajer bertanggung jawab terhadap pengelolaan tenaga kerja karyawan pada unit kerjanya masing masing. Dalam pelaksanaannya, dibutuhkan semacam suatu pembagian peran dan tanggung jawab dalam aktivitas aktivitas operasional pengelolaan Sumber Daya Manusia antar manajer lain yang sehari-harinya mengelola para bawahan atau anggota dalam unit kerja.

    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia 

    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) bisa kita perhatikan seperti berikut ini:
    • Tujuan Sosial - Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki tujuan sosial yaitu perusahaan mampu bertangung-jawab secara etis dan sosial terhadap suatu tantangan dan keutuhan masyarakta dengan meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan
    • Tujuan Organisasional - Tujuan organisasional Manajemen Sumber Daya Manusia adalah sasaran-sasaran formal yang disusun guna membantu perusahaan dalam pencapaian tujuannya
    • Tujuan Fungsional - Tujuan fungsional manajemen sumber daya manusia merupakan tujuan untuk memperhatannkan kontribusi departemen SDM dalam tingkat yang sesuai kebutuhan perusahaan
    • Tujuan Individual - Tujuan individual dalam manejemen sumber daya manusia adalah tujuan yang bersifat pribadi dari tiap-tiap anggota perusahaan yang bermaksud untuk mencapai melalui kegiatannya didalam organisasi perusahaan.

    Tujuan yang ingin dicapai melalui seluruh proses atau fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia yaitu tidak lain untuk sumber daya manusia yang profesional, yang mempunyai karakter, berkompeten, serta termotivasi.

    Pertama

    Model seperti ini ingin menggaris-bawahi, khususnya didalam kontek perkembangan kekinian di Indonesia, betapa sangat pentingnya bagi organisasi atau perusahaan jenis apapun, untuk memiliki manusia yang mempunyai integritas serta moral y ang tinggi. Hal ini harus menjadi pondasi bagi tiap pemikiran, sikap, serta tindakan seluruh pihak didalam organisasi perusahaan, didalam seluruh bidang.

    Kedua

    Sumber Daya Manusia profesional adalah mereka yang berkompetensi tinggi, sesuai profesi mereka yang ditekuni. Maksudnya, manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, serta atribut yang lain yang dibutuhkan supaya bisa berhasil dan sukses dalam pekerjaannya.

    Ketiga

    Model tersebut pun menunjukkan bahwa akhlak mulia serta tingkat kompetensi seseorang tidak cukup memadai untuk menghasilkan sebuah kinerja yang sesuai ekspektasi, apabila dia tidak mempunyai hasrat yang besar untuk melaksanakan suatu tindakan tertentu kearah untuk mencapai tujuan. Dengan bahasa sederhana, kinerja yang unggul akan didapat apabila ada motivasi yang besar dalam mewujudkannya.

    Dan masih didalam perspektif yang sama, tapi mempergunakan istilah yang beda, sumber daya manusia yang profesional adalah Sumber daya manusia yang mempunyai kecerdasan spriritual, emosional, intelektual serta kecerdasan kinestetik.
    • Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang digunakan dalam mengakses sebuah makna, nilai, tujuan hingga motivasi tertinggi kita. 
    • Kecerdasan emosional mendasarkan pada ketrampilan, kapabilitas, serta kompetensi non-kognitif yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untk berhasil didalam menghadapi tekanan dan tuntutan dari lingkungan. Kecerdasan emosional mempunyai 5 dimensi, Self, awareness, self regulation, self motiation, social awareness serta social skill.
    • Kecerdasan intelektual masih berkaitan dengan kecerdasan rasional seseorang yang terwujud didalam kemampuan olah pikir pada bidang teknologi dan ilmu pengetahuan 
    • Kecerdasan Kinestetik, dimensi kecerdasan yang juga sangat penting adalah kecerdasan kinestetik. Seseorang yang pintar dan cerdas secara kinestetik adalah seseorang yang mampu mengaktualisasiikan diri melalui olah raga untuk mewujudkan seorang insan yang sehat jasmani.

    Sumber Daya Manusia yang professional, pada akhirnya akan menjadi subjek utama didalam upaya untuk menghasilkan, memproduksi barang atas jasa yang memiliki kualitas tinggi dan kompetitif. Mereka mereka inilah, yang nantinya mengelola semua sumber daya yang lain yang dimiliki organisasi atau perusahaan . Hal ini akan berlaku baik pada organisasi bisnis (perusahaan) yang berorientasi utama mendapatkan laba maupun organisasi nirlaba yang tidak bertujuan mencari laba ataupun keuntungan jenis apapun, termasuk didalamnya lembaga pemerintah atau organisasi sektor publik. Akhirnya, apabila kondisi seperti ini bisa diwujudkan, maka kesejahteraan karyawan sebagai seorang individu, kesejahteraan entitas atau organisasi, serta kesejahteraan seluruh masyarakat akan dengan mudah bisa direalisasikan pula.


    Tujuan Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan

    Tujuan Manajemen Keuangan - Masalah Keuangan ( Financial Management ) tentu tidak akan pernah terlepas dari kehidupan sehari hari kita sebagai mahluk ekononmi. Bukan hanya sebagai seorang individu, namun juga dengan hal yang berskala besar juga pasti berkaitan erat dengan masalah keuangan. Supaya bisa berjalan secara efisien dan efektif, maka keuangan harus bisa diatur dengan sedemikian rupa, Nah, Ilmu pengaturan keuangan ini umumnya biasa kita sebut sebagai Manajemen Keuangan.

    Tujuan Manajemen Keuangan

    Dalam pembahasan kali ini, yang akan kita ulas adalah tujuan manajemen keuangan pada perusahaan. Supaya manajemen keuangan bekerja secara efisien, perusahaan paling tidak harus memiliki sasaran atau tujuan utama yang jelas. Bila kita melihat perkembangan, tujuan dalam perusahaan memiliki beberapa macam tujuan, antara lain :

    manajemen keuangan
    Manajemen Keuangan

    Tujuan Tradisional


    Tujuan perusahaan tidak lain tidak bukan adalah memaksimalkan keuntungan atau laba pemilik perusahaan. Tujuan seperti sebenarnya sudah tidak bisa memadai lagi, karena menurut Hampton, (1995) :
    1. Memaksimalkan keuntungan atau laba (earning per share)  tidak memeprtimbangkan asas nilai waktu dari uang dan jangka rentang waktu pengembalian (return) modal dimasa mendatang
    2. Risiko atas pengembalian modan (return) dimasa mendatang tidak dengan tepat dipertimbangkan
    3. Kebijakan mengenai dividen yang tidak menjadi pertimbangan
    Tujuan Memaksimalkan kesejahteraan para pemegang saham yaitu dijalankan dengan cara memaksimalkan harga pasar dari saham perusahaan. Tujuan tersebut bisa dikata merupakan sebuah tujuan yang tepat, ini dikarenakan :
    1. Harga pasar saham merefleksikan evaluasi oleh pasar terhadap prestasi dari perusahaan tersebut pada saat itu dan masa mendatang.
    2. Tujuan memaksimalkan harga pasar turut memperhitungkan kapan pengembalian modal (return) akan diterima oleh para investor atau pemilik, rentang jangka waktu terjadinya, resiko atas return tersebut, serta kebijakan mengenai dividen.
    Memaksimalkan kesejahteraan para pemegang saham tidak bisa membebaskan perusahaan tersebut dari pertanggung-jawaban sosial, mengapa? karena :
    1. Kesejahteraan para pemegang saham serta kehidupan perusahaan tersebut sangat bergantung pada pertanggung-jawaban sosial dari perusahaan.
    2. Perusahaan bisa dipandang memproduksi baik barang atau jasa pribadi ataupun barang atau jasa sosial yang nantinya akan sangat menguntungkan bagi para pemegang saham.

    Ok, itu tadi sekilas mengenai tujuan manajemen keuangan dalam perusahaan, walaupun sekilas semoga bisa memberikan manfaat atau paling tidak membantu dalam tugas anda. dan jangan lupa baca juga artikel terkait tentang Pengertian Manajemen


    Beberapa Fungsi Manajemen Keuangan

    Fungsi manajemen Keuangan - Prinsip manajemen keuangan perusahaan menuntut didalam upaya mendapatkan dana harus berdasarkan kepada pertimbangan efektifitas dan efisien. Dengan begitu, manajemen keuangan tidak lain tidak bukan merupakan manajemen dalam kaitannya untuk fungsi pembelanjaan.

    Dalam menjalankan fungsi pendanaan (financing), manajemen keuangan harus terus mencari berbagai alternatif sumber pendanaan untuk kemudian dianalisis, dan dari hasil analisis tersebut menghasilkan keputusan alternatif sumber pendanaan ataupun kombinasi kombinasi sumber dana yang mana yang nantinya akan dipilih. Dengan demikian manajemen keuangan pun harus mengambil sebuah keputusan pendanaan (financing decision).

    Manajemen Keuangan
    Manajemen Keuangan

    Fungsi Manajemen Keuangan

    Menurut Bambang Riyanto [2001:6] menyatakan didalam bukunya yang berjudul 'Dasar Dasar Pembelanjaan Perusahaan' pada dasarnya manajemen keuangan memiliki fungsi yang terdiri dari :
    1. Fungsi Penggunaan atau Pengalokasian Dana dimana dalam pelaksanaannya manajemen keuangan harus mengambil sebuah keputusan investasi ataupun pemilihan alternatif investasi
    2. Fungsi Perolehan Dana yang juga sering disebut sebagai fungsi mencari sumber pendanaan dimana dalam pelaksanaannya manajemen keuangan harus mengambil sebuah keputusan pendanaan atau pemilihan alternatif pendanaan (financing decision).
    Dua Fungsi Manajemen Keuangan tersebut sudah umum dibahas didalam dunia manajemen keuangan

    Bagaimana Manajemen Keuangan Memperoleh Dana ?


    Untuk menjalankan aktivitas perusahaan, Manajemen Keuangan harus bisa menentukan berapa jumlah dana tersedia serta bisa menentukan darimana saja sumber dana itu didapat. Suapay bisa menajalnakan aktivitas perusahaan, secara general sumber dana bisa didapat dari dua sumber, yaitu internal perusahaan (sumber dana internal) dan eksternal perusahaan (sumber dana dari luar perusahaan)

    Sumber dana yang berasal dari internal perusahaan merupakan dana yang dihasilkan atau dibentuk sendiri oleh perusahaan tersebut. Sumber dana yang berasal dari internal perusahaan terdiri atas berbagai sumber, diantaranya : Laba ditahan (retained earning), Penyusutan, Saham pemilik dan yang lainnya

    Sedangkan dana yang bersumber dari eksternal atau dari luar perusahaan umumnya terbagi atas dua kelompok, yaitu sumber dana jangka pendek dan sumber dana jangka panjang. Sumber dana jangka pendek yang bisa diperoleh antara lain dari kredit usaha atau kredit dagang, kredit dari bank, surat berharga dan yang lainnya. Sedangkan dana yang bersumber dari dana jangka panjang bisa diperoleh dari berbagai sumber, semisal diantaranya:
    • Pinjaman Obligasi - pinjaman dalam jangka waktu yang lama, diaman pihak debitor mengeluarkan surat pengakuan utang yang memiliki nilai nominal tertentu. 
    • Pinjaman Hipotik - yaitu pinjaman dalam tempo jangka waktu yang panjang, diaman pihak kreditor diberi hak hipotik terhadap suatu barang yang tidak bergerak, dan jika pihak debitor tidak dapat memenuhi kewajiban maka barang tersebut bisa dijual dan hasil dari penjualan barang tersbut bisa menutupi kewajibannya.

    Bagaimana Manajemen Keuangan Menggunakan Dana


    Dana adalah suatu alat yang begitu sangat diperlukan oleh perusahaan didalam upayanya menjalankan aktivitas sehari hari. Perusahaan yang mengalami kekurangan akan dana tentunya akan lebih sulit untuk berkembang. Dalam upaya  menghindar dari hal hal yang tidak diinginkan, Manajemen Keuangan harus bisa merencanakan penggunaan atas dana yang di peroleh dengan sebaik baiknya serta semaksimal mungkin manfaatnya
    .
    Dana yang diperoleh perusahaan bisa di investasikan kedalam aset tetap ataupun kedalam aktiva lancar. Manajemen Keuangan perusahaan yang berinvestasi didalam aktiva tetap, mengharapkan dan yang sudah diinvestasikan pada aktiva tetap tersebut memilki hasil dalam rentang waktu lebih satu periode atau satu tahun, sedangkan dana yang ditanam pada aktiva lancar, diharapkan bisa kembali dalam rentang jangka waktu yang pendek, kurang dari satu tahun buku.

    Dalam mempergunakan dana perusahaan, manajer keuangan patut memperhatikan sumber dana itu dari mana diperoleh. Jika perusahaan mempergunakan dana yang diperoleh untuk di investasikan dalam bentuk aktiva tetap, maka perusahaan harusnya memilih sumber pendanaan yang berjangka waktu lama atau jangka panjang. Pun sebaliknya jika dana yang diperoleh diinvestasikan kedalam bentuk aktiva lancar, maka sebaiknya perusahaan memilih sumber pendanaan yang bersifat jangka pendek.


    Manajemen Strategi Sektor Publik

    Manajemen Strategi 


    Manajemen Strategi Sektor Publik - Siagian [2004] mengemukakan manajemen strategi sebagai suatu rangkaian rangkaian keputusan serta tindakan yang disusun oleh manajemen puncak dan kemudian diimplementasi oleh semua jajaran entitas atau organisasi dalam kerangka pencapaian tujuan yang ditetapkan organisasi tersebut.

    Manajemen strategi tidak hanya dipergunakan pada sektor swasta namun juga telah diterapkan pada sektor publik. Penerapan manajemen strategi pada ke-2 jenis entitas tersebut sebenarnya tidaklah terlampau jauh berbeda, hanya saja pada institusi sektor publik tidak menekankan pada tujuan organisasi dalam mencari laba namun lebih kepada pelayanan untuk masyarakat.

    manajemen strategi
    manajemen strategi
    Anthony dan Young [2003] menyatakan penekanan organisasi sektor publik dapat diklasifikasikan ke dalam 7 hal yaitu :
    1. Tidak memiliki motif untuk mencari laba atau keuntungan.
    2. Ada pertimbangan yang khusus didalam pembebanan pajak
    3. Adanya kecenderungan orientasi hanya pada pelayanan semata
    4. Banyak menghadapi permasalahan yang lumayan besar pada tujuan dan juga strategi
    5. Kurang menggantungkan diri kepada klien dalam memperoleh bantuan keuangan
    6. Dominasi profesional.
    7. Pengaruh politik umumnya memainkan peran yang begitu penting.

    Manajemen Strategi juga telah diterapkan di Indonesia, diantaranya berada dibidang pendidikan. Nawawi [2003] menyatakan Departemen Pendidikan Nasional menjalankan proses manajemen strategi dengan cara mengendalikan strategi serta pelaksanaan pendidikan nasional yang diwujudkan didalam Sistem Pendidikan Nasional baik itu pendidikan secara formal ataupun pendidikan yang non formal. Proses manajemen strategi dijalankan secara efisien dan efektif guna mencapai tujuan organisasi pendidikan yaitu warganegara yang kompetitif dan berkualitas.

    Nutt dan Backoff [1992] pada Salusu [2006: 496 - 498] menyatakan ada beberapa alasan perlunya perubahan strategi yang juga sekaligus memberi petunjuk mengenai bagaimana manfaat manajemen strategi untuk organisasi sektor publik ataupun organisasi nirlaba sebagai berikut :
    1. Organisasi sektor publik yang baru ataupun yang berkembang harus memikirkan sasaran dan tujuan yang diprioritaskan.
    2. Kebutuhan dalam mempertahankan stabilitas pembiayaan yang membutuhkan strategi baru dalam mencari sumber dana baru
    3. Keinginan dalam mengembangkan pelayanan, dengan seiring semakin tersedianya sumber daya, mendorong manajemen untuk melakukan perubahan atas kebijakan, prosedur, bahkan hingga prioritas kepada klien yang dilayani.
    4. Perluasan peranan karena desakan oleh publik, guna memenuhi kebutuhan mereka. Perubahan kepemimpinan umumnya diikuti dengan visi yang baru yang menuntut para pemangku memahami kebijakan yang baru.
    5. Tuntutan yuridis didalam planning yang memungkinkan perubahan suatu prosedur jika ada desakan dari pemerintah untuk mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
    6. Tuntutan akan integrasi antar departement, biro, bagian, seksi dan yang lainnya seringkali terjadi didalam organisasi sektor publik yang akan menuntut suatu penyesuaian misi, visi tujuan, dan berbagai prosedur lainnya.
    7. Koordinasi tindakan yang menuntut adanya perubahan dalam kebijaksanaan internal
    8. Ancaman politik yang menuntut para pemangku untuk menyesuaikan kebijakan organisasi-nya dengan ancaman tuntutan tersebut.

    Mengapa organisasi sektor publik memerlukan manajemen strategis dalam melakukan aktivitasnya ?

    Karena instansi atau organisasi sektor publik membutuhkan rencana yang strategis untuk menggapai tujuan yang dirinci program dan aktivitas yang bisa bersinergi. Terlebih lagi dengan struktur organisasi yang besar serta sangat kompleks, dengan menerapkan manajemen strategi, para pemangku kepentingan bisa memotivasi serta mengarahkan para pegawai yang kemudian bisa meningkatkan kinerja organisasi. Sektor publik pun bisa merumuskan strategi ke masa mendatang dan melihat ancaman dan peluang yang ada serta menetapkan tujuan yang jelas pada masa mendatang

    Dengan penerapan manajemen strategi, diharapkan instansi sektor publik dapat :
    • Menjadi instansi yang reaktif didalam menghadapi suatu perubahan situasi yang
    • Mengelola sumber daya untuk hasil yang optimal           
    • Mengubah orientasinya menjadi instansi yang berorientasi pada masa mendatang
    • Menjadikan instansi adaftif serta fleksibel, mengurangi alur birokrasi yang rumit dan lebih terbuka atau transparan
    • Menjadikan instansi sektor publik mampu memenuhi ekspentasi para pengguna layanan

    Kendala Manajemen Strategi Sektor Publik

    Kendala terjadi dikarenakan karakteristik dari sektor publik berbeda dengan karakter sektor swasta, kendala tersebut diartikan sebagai kondisi yang tetap [struktural atau prosedural] yang kecenderungannya ada dalam beberapa periode dan manajemen harusnya beradaptasi serta mengatasi kendala tersebut. Kendala kendala yang serint terjadi pada sektor publik diantaranya :
    • Ada perbedaan yang mendasar dalam undang - undang, dimana sektor publik mempergunakan konstitusi dari negara, hal inii bisa membuat sektor publik lebih kaku dan ketika menyusun suatu program aktivitas harus mengeceknya dulu dengan undang - undang apakah program tersebut tidak melanggar undang undang.
    • Karena merupakan perpanjangan tangan pemerintahan, maka organisasi publik bersifat lebih terbuka kepada lingkungan eksternal dibandingkan dengan swasta. Hal ini mengakibatkan kinerjanya menjadi sorotan jika visi maupun misi dan program yang dijalankan jauh dari para pengguna layanan. secara tak langsung bisa mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
    • Prosedur pemerintahan yang sering kali rumit, kaku dan berjenjang sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam menyelesaikan suatu masalah. 
    • Proses pengukuran kinerja pada instansi pemerintahan lebih sulit jika dibanding dengan sektor swasta. Output maupun tujuan dalam sektor swasta sangat jelas yaitu produk ataupun jasa yang dijual dan mencari laba, sedangkan pemerintah mempunyai wilayah kerja yang jauh lebih luas dan rumit didalam mengukur tujuan maupun hasilnya.
    • Keterbatasan akan informasi menjadi kendala dalam menghasilkan keputusan yang tepat. Hal ini terjadi karena adanya pembelokan dari tujuan insentif yang berhubungan dengan penerapan manajemen strategi. Para manajer pelaksana bisa memberi informasi yang keliru dengan harapan memberi kesan yang positif terhadap kinerjanya yang sebenarnya kurang baik.


    Sampai disini saja pembahasan mengenai Manajemen Strategi sektor publik, semoga memberikan manfaat bagi pembaca. dan jika ada waktu luang dan tertarik silahkan baca juga
    • manfaat manajemen strategi
    • fungsi manajemen strategi komprehensif



    MANAJEMEN STRATEGI

    Manajemen Strategi - Pengambilan keputusan dan perencanaan adalah fungsi dari manajemen, maka juallah suatu peranan pengambilan keputusan strategis dan perencanaan strategis kepada manajemen strategi.

    fungsi manajemen strategi
    manajemen strategi
    Pertama, manajemen strategi bertugas untuk membuat keputusan strategis yang meng"goal"kan ketetapan atas tujuan dan sasaran. Lalu kemudian manajemen strategi akan menetapkan apa saja yang sebaiknya dijalankan pada masa mendatang. Manajemen strategi lantas menentukan siapa saja yang melaksanakannya dan bagaimana tindakannya. Lalu setelah itu manajemen strategi akan meninjau, menggerakkan kegiatan operasional total semua yang bertanggung jawab, yang terlibat langsung didalam usaha pencapaian tujuan serta sasaran. Singkat kata, manajemen strategi berfungsi untuk membuat sebuah keputusan strategis, membuat perencanaan strategis, dan juga berfungsi meninjau atau mengeveluasi strategi.

    Manajemen Strategi seringkali dipandang sebagai suatu game plan atau skenario dalam pengembangan usaha, mempertahankan ataupun memperbaiki posisi didalam pasar, menarik dan memuaskan para konsumen, sukses dalam berkompetisi dengan para pesaing, menjalankan operasional bisnis serta mencapai sasaran yang strategis. Para manajer dalam perusahaan menjalankan manajemen strategi sebagai suatu proses dalam merumuskan dan megimplementasikan strategi didalam usaha menyediakan suatu nilai bagi customer untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan.

    Sehingga pada akhir akhir ini manajemen strategi sudah mengalami sebuah peralihan dari perencanaan menjadi keunggulan dalam bersaing. Penyusunan sebuah strategi lebih berdasarkan pada konsep keunggulan bersaing yang mempunyai 5 (lima) karakteristik, sebagai berikut :

    Kompetensi Khusus


    Keunggulan dalam bersaing adalah suatu hal khusus yang dimiliki atau dilakukan oleh suatu perusahaan yang memberi kekuatan dalam menghadapi pesaing. Kompetensi ini bisa berupa opini ataupun merek yang memiliki persepsi kualitas yang tinggi. semisal pengelolaan dalam administrasi yang brilian rapi, terkenal bebas KKN dan bersih serta tepat waktu. ataupun Merk dagang layaknya Coca Cola, Nike, Adidas, BMW, Mercy dan yang lainnya.

    Menciptakan Persaingan Tidak Sempurna


    Didalam persaingan yang sempurna, seluruh perusahaan menghasilkan produk yang sama/serupa sehingga bebas keluar-masuk kedalam pasar. Suatu perusahaan bisa mendapatkan keunggulan bersaing dengan menciptakan suatu persaingan yang tidak sempurna yaitu bisa dengan cara memberi kwalitas yang tinggi pada aspek tertentu.

    Berkesinambungan


    Keunggulan bersaing seharus bersifat berkesinambungan dan bukan hanya sementara waktu serta tidak mudah untuk ditiru oleh para kompetitor.

    Kesesuaian dengan Lingkungan Internal


    Keunggulan bersaing bisa didapat dengan cara menyesuaikan permintaan pasar. Karena didalam lingkungan eksternal bisa merupakan ancaman serta peluang, sehingga perubahan pada pasar bisa meningkatkan keunggulan ataupun kelemahan perusahaan.

    Keuntungan yang Tinggi daripada Keuntungan Rata Rata


    Sasaran yang utama keunggulan dalam bersaing adalah memperoleh keuntungan yang lebih besar daripada keuntungan rata rata perusahaan dalam industri


    11 Manfaat Manajemen Strategi yang Bisa Diperoleh

    Manajemen Strategi

    manfaat manajemen strategi
    Manajemen Strategi

    Manajemen Strategi adalah suatu cara dalam mengatur seluruh sumber daya yang dimiliki perusahaan baik itu sumber daya manusia ataupun sumber daya yang lain untuk bisa melaksanakan semua aktivitas aktivitas perusahaan yang pada akhirnya mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.

    Manajemen strategi memungkinkan sebuah perusahaan untuk lebih proaktif daripada reaktif dalam upayanya membentuk masa depan perusahaan itu sendiri, hal tersebut memungkinkan suatu perusahaan untuk memulai dan mempengaruhi kegiatan sehingga bisa mengendalikan tujuannya perusahaan itu sendiri.

    Pembahasan lebih lengkap bisa anda baca di Manajemen Strategi

    Manfaat Manajemen Strategi


    Melihat dari definisi manajemen strategi serta pembahasan sebelumnya, manajemen strategi memiliki beberapa manfaat, diataranya adalah :
    1. Manajemen Strategi setidaknya bisa mencegah terjadinya berbagai macam masalah di dalam maupun diluar perusahaan serta meningkatkan kemampuan perusahaan didalam menghadapi sebuah masalah
    2.  Manajemen Strategi bisa membuat kondisi atas penolakan terhadap suatu perubahan dapat berkurang.
    3. Manajemen Strategi membuat perusahaan akan bisa melaksanakan seluruh aktivitas operasionalnya secara lebih efisien serta efektif 
    4. Keterlibatan tenaga kerja atau karyawan perusahaan terhadap perumusuan strategi bisa memperbaiki pengertian karyawan atas penghargaan sebuah produktivitas dalam tiap perencanaan strategi sehingga ujungnya bisa meningkatkan motivasi kerja dan rasa kebersamaan antar karyawan.
    5. Seluruh keputusan yang dijalankan oleh para manajer didalam perusahaan cenderung lebih tepat, hal ini dikarenakan seluruhnya didasarkan pada perencanaan yang sudah matang dan sudah memperhitungkan seluruh aspek yang terkait.
    6. Manajemen Strategi akan membuat pihak manajemen perusahaan akan menjadi bertambah peka terhadap ancaman yang bisa datang dari luar lingkungan perusahaan
    7. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditunjukkan bahwa perusahaan yang mempergunakan konsep manajemen strategi lebih profitable daripada perusahaan yang tidak menerapkan manajemen strategi
    8. Kegiatan kegiatan yang saling tumpang tindih akan berkurang
    9. Manajemen Strategi dapat membantu perusahaan bisa dengan mudah beradaptasi pada perubahan perubahan yang terjadi, dan keengganan dari karyawan lama untuk berubah bisa dikurangi
    10. Manajemen Strategi dapat mengidentifikasi keungulan komparatif perusahaan didalam lingkungan yang makin beresiko
    11. Manajemen Strategi memberikan arah perusahaan jangka panjang yang jelas yang nanti akan dituju

    Itu tadi manfaat Manajemen Strategi yang bisa diperoleh, saya akan tambahkan manfaat manfaat dari manajemen strategi dari beberapa ahli

    Manfaat dari Manajemen Strategi menurut David [2002:15] antara lain :
    • Bisa membantu perusahaan dalam menyusun strategi perusahaan yang lebih baik dengan mempergunakan pendekatan yang jauh lebih sistematis, rasional, logis, rasional pada pilihan strategis.
    • Manajemen Strategi adalah sebuah proses dan bukanlah keputusan ataupun dokumen. Tujuan utama dari sebuah proses adalah untuk mencapai pengertian serta komitmen dari semua pihak manajer dan karyawan.
    • Suatu proses menyediakan pemberdayaan individual. Pemberdayaan merupakan kegiatan dalam memperkuat pengertian dari karyawan tentang efektivitas dengan cara mendorong serta menghargai mereka para karyawan untuk bisa berpartisipasi didalam pengambilan suatu keputusan dan latihan yang inisiatif serta imajinasi.
    • Mendatangkan laba
    • Meningkatkan kesadaran terhadap ancaman eksternal
    • Manajemen Strategi bisa memberikan pemahaman yang lebih baik tentang strategi dari pesaing
    • Manajemen Strategi dapat meningkatkan produktivitas para karyawan
    • Manajemen Strategi bisa membuat berkurangnya penolakan terhadap suatu perubahan dalam perusahaan
    • Manajemen Strategi bisa memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang hubungan prestasi dan penghargaan

    Sedangkan menurut Greenley, manfaat manajemen strategis akan dirasakan perusahaan seperti berikut :
    1. Manajemen Strategi memungkinkan untuk mengidentifikasi, menentukan prioritas, serta eksploitasi peluang yang ada.
    2. Dapat memberikan suatu pandangan yang objektif terhadap masalah manajemen.
    3. Mencerminkan kerangka kerja (frame work) dalam aktivitas kontrol serta koordinasi yang jauh lebih baik.
    4. Manajemen strategi bisa meminimalisir akibat dari suatu kondisi dan perubahan yang tidak bagus.
    5. Manajemen strategi memungkinkan supaya keputusan yang besar bisa mendukung dengan lebih baik terhadap tujuan yang sudah ditetapkan.
    6. Manajemen strategi membuat alokasi waktu dan sumber daya yang ada lebih efektif untuk memaksimalkan peluang yang sudah terindentifikasi.
    7. Memungkinkan alokasi sumber daya yang ada dan waktu yang relatif lebih sedikit dalam mengoreksi suatu keputusan yang keliru atau tidak terencana dengan baik
    8. Bisa menciptakan frame work (kerangka kerja) untuk komunikasi internal diantara para staff.
    9. Dapat membantu dalam mengintegrasikan perilaku tiap individu kedalam usaha bersama.
    10. Manajemen strategi bisa memberik dasar untuk mengklarifikasi suatu tanggungjawab individu.
    11. Manajemen strategi bisa mendorong suatu pemikiran ke masa yang akan datang.
    12. Manajemen strategi mampu menyediakan pendekatan yang kooperatif, terintegrasi, serta antusias dalam menghadapi suatu masalah dan peluang.
    13. Dapat mendorong terciptanya suatu sikap positif terhadap suatu perubahan.
    14. Manajemen strategi bisa memberi tingkat kedisiplinan dan moralitas kepada manajemen perusahaan.
    Ok, itu tadi beberapa manfaat manajemen strategi yang bisa diperoleh oleh perusahaan menurut beberapa para ahli dan beberapa referensi.


    Pengertian MANAJEMEN OPERASIONAL

    Manajemen Operasional | Manajemen Operasi


    Manajemen Operasional adalah suatu usaha pengelolaan secara maksimal penggunan semua faktor produksi yang ada baik itu tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan, raw material (bahan mentah) dan faktor produksi yang lainnya dalam proses tranformasi untuk menjadi berbagai macam produk barang atau jasa.
    manajemen operasional
    Manajemen Operasional
    Apa yang dapat dilakukan oleh manajer operasi serta orientasi manajer operasional ?

    Yang bisa dilakukan oleh manajemen operasi adalah melaksanakan seluruh fungsi dari proses manajemen : planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), pembentukan staff, kepemimpinan serta pengendalian.

    Orientasi manajer operasional adalah mengarahkan hasil output dalam kuantitas, kwalitas, harga, waktu serta tempat tertentu yang sesuai dengan permintaan user atau konsumen.
    Jangan lupa baca juga Pengertian Manajemen

    Tanggung Jawab Manajer Operasional :

      Menghasilkan barang atau jasa.
      Mengambil sebuah keputusan mengenai fungsi operasi serta sistem transformasi.
      Mengkaji pengambilan sebuah keputusan dari suatu fungsi operasinal.

    Fungsi Produksi dan Operasional

      Proses produksi serta operasional
      Jasa penunjang dalam pelayanan produksi
      Planning (Perencanaan)
      Controlling (Pengendalian dan pengawasan)

    Lingkup Manajemen Operasional :

    1. Perancangan desain system produksi dan operasional
    • Seleksi serta perancangan desain produk
    • Seleksi serta perancangan proses dan peraalatan
    • Pemilihan site dan lokasi perusahaan serta unit produksi
    • Rancangan tata letak serta arus kerja
    • Rancangan atas tugas pekerjaan
    • Strategi produksi dan operasional serta pemilihan kapasitas
    2. Pengoperasian sistem produksi dan operasional
    • Menyusun rencana produk dan operasional
    • Perencanaan dan pengendalian atas persediaan serta pengadaan bahan
    • Pemeliharaan utilitas mesin dan juga peralatan
    • Pengendalian atas mutu
    • Manajemen sumber daya manusia (tenaga kerja)

    Pengambilan Keputusan

    Dilihat dari sudut pandang kondisi atas keputusan yang harus ditempuh, ada empat (4) macam pengambilan keputusan :
    • Pengambilan keputusan mengenai suatu peristiwa yang pasti
    • Pengambilan keputusan mengenai peristiwa yang memiliki resiko
    • Pengambilan keputusan mengenai suatu peristiwa yang tak pasti
    • Pengambilan keputusan mengenai peristiwa yang muncul akibat pertentangan dengan kondisi yang lain.

    Beberapa Jenis Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Operasi :

    -Proses:Keputusan tentang proses fisik serta fasilitas yang dipakai
    -
    Kapasitas:Keputusan dalam menghasilkan jumlah, waktu serta tempat yang sesuai
    -
    Persediaan:Keputusan mengenai persediaan meliputi apa yang yang di pesan,
    kualitas, kuantitas dan kapan raw material (bahan baku) dipesan.
    -Tenaga Kerja:Meliputi proses seleksi, rekruitmen, peng-gajian, PHK, pelatihan,
    supervisi, kompensasi serta promosi kepada karyawan dan 
    penggunaan atas tenaga spesialis
    -Kualitas:Keputusan dalam penentuan mutu barang atau jasa yang diproduksi,
    penetapan standart, desain peralatan, karyawan terampil, serta pengawasan atas produk 





    Keputusan didalam manajemen Sistem Produksi
    • Keputusan perencanaan strategis jangka panjang didalam sumber daya
    • Desain sistem produktif : pekerjaan, alur proses, tata arus, serta susunan atas saran fisik
    • Keputusan implementasi operasinal : harian, mingguan serta bulanan.

    Keputusan Perencanaan Strategik :
    • Pemilihan desain rangkaian produk atau jasa
    • Keputusan perencanaan atas kapasitas, site lokasi gudang, dan rencana ekspansi
    • System pembekalan, penyimpanan serta logistik.

    Pengertian Sistem Produksi :

    Instrumen yang dipakai dalam mengubah semua sumberdaya untuk menghasilkan barang atau jasa.
    Ada 3 macam sistem didalam proses produksi :
    1. Proses produksi yang berkelenjutan
    2. Proses produksi yang terputus putus
    3. Proses produksi yang bersifat proyek 

    Apabila ada pertanyaan silahkan tuliskan pada kolom komentar di bawah. Terima kasih telah membaca Manajemen Operasional