Prinsip dan Pentingnya Akuntansi Dalam Bisnis



Hasil gambar untuk prinsip dan pentingya akuntansi dalam bisnis

Organisasi membutuhkan cara untuk menjaga kinerja ketika melakukan operasi bisnis. Akuntansi adalah jawaban untuk kebutuhan ini karena memungkinkan perusahaan untuk membuat laporan keuangan yang dapat dibandingkan dengan perusahaan lain atau standar industri. Pemilik bisnis dan manajer juga menggunakan akuntansi untuk meninjau efisiensi operasi. Informasi ini dapat membantu pemilik dan manajer membuat keputusan bisnis dan meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Perbedaan Antara Standar Akuntansi Rule Based dan Principle Based

Hasil gambar untuk Perbedaan antara standar akuntansi rule dan principle base

Praktik akuntansi yang tidak etis memungkinkan perusahaan seperti Enron dan WorldCom untuk menipu para uang investor  dalam jumlah besar. Sebagai tanggapan, Kongres mengesahkan Sarbones-Oxley Act of 2002 untuk mengotorisasi Securities and Exchange Commission untuk mengeksplorasi reformasi sistem rule based akuntansi. Sementara itu perdebatan terus berlanjut tentang pendekatan yang terbaik untuk standar akuntansi lebih dari satu dekade kemudian. Akuntan umumnya mendukung kecenderungan menggunakan sistem priciple base akuntansi sebagai standar akuntansi untuk bisnis.

Mengapa Informasi Akuntansi itu Penting dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Departemen akuntansi  bertanggung jawab untuk tugas-tugas  seperti penggajian, piutang dan pengendalian persediaan. Perencanaan  proses bisnis yang komprehensif  memerlukan berbagai jenis informasi yang dihasilkan oleh  departemen akuntansi. Ketika Anda memahami relevansi data akuntansi dalam pengambilan keputusan bisnis, maka Anda dapat dapat memaksimalkan informasi bisnis penting yang dihasilkan setiap hari.

Perbedaan Antara Tradisional & Komputerisasi Akuntansi

Hasil gambar untuk The Difference Between Traditional Accounting & Computerized Accounting

Sebelum munculnya komputer  yang cepat dan murah, akuntansi tradisional diproses secara manual dimana semua transaksi  dicatat dalam kolom kolom tabel dan disimpan dalam binder bervolume volume. Setelah komputer  populer dan perangkat lunak  terjangkau, akuntansi beralih ke media ini, dimana konsepnya tetap sama tapi mekanisnya berubah dari kertas ke program.

Bagaimana Cara Mengelola Kas Kecil


Mengelola kas kecil merupakan aspek penting manajemen keuangan usaha kecil. Kegagalan mengelola kas kecil dapat menyebabkan anda mendapat gambaran tidak lengkap tentang situasi keuangan perusahaan. Hal ini juga dapat menyebabkan kesalahan akuntansi, kesembronoan atau pemborosan pengeluaran, bahkan pencurian oleh karyawan yang tidak bermoral. Untuk mencegah masalah ini muncul adalah dengan mengontrol ketat penggunaan kas kecil dalam bisnis anda serta siapa saja  yang memiliki akses

Kepatuhan Internal Audit


Departemen  internal  audit  adalah  bagian  perusahaan  yang  menjamin  bahwa  kebijakan internal, prosedur  dan  pedoman  yang  memadai  sudah sesuai dengan  rekomendasi manajemen puncak , standar  sumber  daya  manusia  dan peraturan industri.

Tradisional Costing Vs Activity Based Costing (ABC)

Costing System membantu perusahaan menentukan biaya produk yang terkait dengan pendapatan yang dihasilkannya. Dua sistem costing yang umum digunakan oleh bisnis adalah tradisional costing dan kegiatan berbasis biaya atau activity base costing (ABC). Tradisional  costing  membebankan overhead manufaktur berdasarkan volume, seperti jumlah jam kerja langsung yang diperlukan untuk memproduksi output. Pemicu biaya adalah factor faktor yang menyebabkan biaya, seperti jam mesin, jam tenaga kerja langsung dan jam bahan baku langsung. Sedangkna ABC mengalokasikan biaya manufaktur produk menurut kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk memproduksi output. Manajer mesti memahami keuntungan dan kerugian dari kedua sistem ini, dan menggunakannya sesuai dengan kebutuhan bisnis masing masing.

Masalah etika akuntansi keuangan

Hasil gambar untuk etika akuntansi

Etika dalam akuntansi menekankan pada cara membuat pilihan yang baik dan bermoral dalam mempersiapan, mempresentasikan dan pengungkapan informasi keuangan. 

Kilas balik, selama 1990-an dan tahun 2000-an, serangkaian skandal pelaporan keuangan mencuat. 

Maka penting bagi akuntan untuk mengetahui beberapa isu-isu etika akuntansi  sehingga dapat memberikan persfektif  dan  melihat implikasi atas tindakan-tindakan yang diambil dalam bisnis.

Tujuan Akuntansi Bank Syariah

Hasil gambar untuk tujuan akuntansi bank syariah

Akuntansi keuangan terutama berkaitan dengan penyediaan informasi untuk membantu para pemakai di dalam pengambilan keputusan. Mereka yang berurusan dengan bank bank Islam mempunyai kepedulian untuk mematuhi dan mencari ridho Allah di dalam urusan keuangan dan urusan lain mereka.

Revaluasi Aset Tetap Tak Berwujud

Hasil gambar untuk aset tetap tak berwujud
            Aset tak berwujud didefinisikan dalam paragraf 8 PSAK 19 (Revisi 2010) sebagai aset nonmoneter teridentifikasi tanpa wujud fisik. Ada tiga karakteristik mendasar untuk bisa menentukan apakah pengeluaran sumber daya maupun penciptaan liabilitas yang dilakukan oleh entitas dalam perolehan, pengembangan, pemeliharaan atau peningkatan sumber daya tak berwujud dapat dikategorikan sebagai aset tak berwujud. Ketiga karakteristik mendasar tersebut adalah:

Penyesuaian Program Imbalan Kerja/Pensiun

Hasil gambar untuk Penyesuaian Program Imbalan Kerja/Pensiun
                        Akuntansi program imbalan pasti membutuhkan adanya asumsi aktuarial untuk mengukur kewajiban dan beban, yang dapat menimbulkan kemungkinan adanya keuntungan atau kerugian aktuarial (PSAK 24). Risiko aktuarial (imbalan lebih besar dari yang diharapkan) dan risiko tersebut terjadi, maka kewajiban dapat meningkat. Kewajiban diukur dengan menggunakan dasar diskonto, karena kemungkinan kewajiban tersebut baru dapat terselesaikan beberapa tahun setelah pekerja memberikan jasanya. Aset program diukur dengan nilai wajar.

Akuntansi Bonus





Bonus buat karyawan adalah hadiah ketika mencapai tujuan tertentu. Beberapa perusahaan membayar bonus dengan skema "semua atau tidak sama sekali", sementara yang lain menggunakan skala geser dan membayar sesuai dengan kinerja seorang karyawan dalam mencapai tujuan. Bonus dan komisi tidak sama. Bonus jumlahnya tetap, sedangkan komisi sesuai persentase berdasarkan pada tingkat penjualan. Prosedur akuntansi untuk menghitung bonus tergantung pada bagaimana seorang karyawan memenuhi syarat untuk menerima bonus dan bagaimana bonus akan dibayar.