Akuntansi Bonus





Bonus buat karyawan adalah hadiah ketika mencapai tujuan tertentu. Beberapa perusahaan membayar bonus dengan skema "semua atau tidak sama sekali", sementara yang lain menggunakan skala geser dan membayar sesuai dengan kinerja seorang karyawan dalam mencapai tujuan. Bonus dan komisi tidak sama. Bonus jumlahnya tetap, sedangkan komisi sesuai persentase berdasarkan pada tingkat penjualan. Prosedur akuntansi untuk menghitung bonus tergantung pada bagaimana seorang karyawan memenuhi syarat untuk menerima bonus dan bagaimana bonus akan dibayar.



Aturan Bisnis
Langkah pertama dalam menghitung bonus adalah untuk memutuskan apakah seorang karyawan harus memenuhi tujuan sasaran secara penuh atau jika bonus akan dibayar sesuai dengan seberapa dekat seorang karyawan mencapai tujuan. Aturan bisnis dapat mengatakan, misalnya, manajer departemen akan menerima bonus triwulanan Rp.90.000.000 jika tingkat pelayanan rata-rata 98 ​​persen untuk 1 kuartal. Aturan bisnis juga dapat mengatakan bahwa manajer departemen dapat menerima hingga Rp 90.000.000 kuartalan, atau Rp. 30.000.000 per bulan untuk setiap bulan yang tingkat layanan rata-rata 98 ​​persen.
 
Pembayaran Tunggal

Mencatat entri jurnal “semua-atau-tidak ada” untuk pembayaran bonus pada akhir periode akuntansi dengan mendebet rekening beban bonus dan mengkredit kas dan hutang pajak atas gaji. Pembayaran bonus yang dikenakan pajak atsa gaji sama dengan upah reguler. Pajak terutang dibayar sesuai dengan ketentuan pajak penghasilan PPh 21 yang berlaku 

Akrual Bonus

Untuk pembayaran bonus yang diakui dari waktu ke waktu, dimulai dengan menentukan apakah bonus akan dibayar untuk periode interim. Tidak ada jurnal jika karyawan tidak memenuhi syarat, tetapi jika bonus tetap akan dibayar untuk periode tersebut, debet rekening beban bonus untuk jumlah yang diakui dan kredit akun hutang bonus yang masih harus dibayar. Ketika bonus dibayar pada akhir periode akuntansi, debet rekening kewajiban bonus yang masih harus dibayar sejumlah penuh bonus dan kredit kas dan hutang pajak atas gaji dibayarkan. 

Pengakuan Beban Bonus

Apakah bonus adalah pembayaran tunggal atau diakui dari waktu ke waktu, pendapatan bonus harus diakui dalam tahun pajak dimana biaya terjadi. Jika periode pelaporan untuk pembayaran bonus satu kali berakhir pada 31 Desember tapi bonus tidak benar-benar membayar sampai 15 Januari laporan keuangan akhir tahun harus menunjukkan total bonus sebagai kewajiban lancar. Ketika pembayaran dilakukan pada bulan Januari, debet rekening kewajiban dan uang tunai kredit dan hutang pajak atas gaji.


Search Term :

Tidak ada komentar :