Arti Akuntansi Akrual

Hasil gambar untuk accrual basis

Akuntansi berbasis  akrual, adalah transaksi yang dicatat pada pembukuan ketika mereka terjadi, meskipun pembayaran belum diterima atau dibayarkan. Akrual mewakili kewajiban dan aset non-tunai. Aset-aset ini mencakup, antara lain, hutang,  piutang, goodwill, kewajiban pajak masa depan dan beban bunga masa depan.

Sebaliknya, akuntansi cash basis adalah pencatatan transaksi dilakukan pada saat pembayaran aktual atau penerimaan uang, meninggalkan pendapatan berdasarkan kredit dan kewajiban masa depan.

Sementara akuntansi akrual adalah metode yang paling umum digunakan untuk pembukuan, beberapa bisnis yang sangat kecil atau baru menggunakan akuntansi berbasis kas.

Contoh :
Perusahaan kostruksi memesan kayu senilai Rp.5.000.000. Mereka menerima kayu dan menggunakannya dalam pembangunan rumah baru, sebelum menerima invoice pemasok dan membayarnya. Nilai Rp.5.000.000 dicatatkan pada pembukuan perusahaan konstruksi sebagai kredit yang masih harus dibayar dan di debet sebagai persediaan

(Db) Persediaan Rp. 5.000.000
          (Cr)  Hutang Rp.5.000.000

Setelah faktur untuk kayu diterima dan dibayar, transaksi hutang dibalik, dengan kredit untuk pembayaran dan debit untuk Hutang.

(Db)  Hutang Rp. 5.000.000
  (Cr)  Bank/Cash Rp.5.000.000


Akuntansi akrual memberikan gambaran yang jauh lebih baik tentang kesehatan keuangan perusahaan daripada  akuntansi cash, karena  tidak hanya mencatat   situasi keuangan perusahaan saat ini, tetapi juga transaksi masa depan.

Search Term :

Tidak ada komentar :