Kehati-Hatian Dalam Akuntansi

Hasil gambar untuk prudence
Penyiapan laporan keuangan memerlukan penilaian profesional dalam mengadopsi kebijakan akuntansi dan estimasi. Kehati-hatian berarti bahwa akuntan harus waspada dalam mengadopsi kebijakan dan estimasi sedemikian rupa sehingga aset dan pendapatan dari entitas tidak overstated sedangkan tanggung jawab dan biaya tidak di understated


Alasan di balik kehati-hatian adalah bahwa perusahaan tidak boleh mencatat asset pada nilai yang lebih tinggi daripada jumlah yang diharapkan akan pulih bila dijual atau digunakan. Sebaliknya, kewajiban entitas tidak boleh disajikan di bawah jumlah yang mungkin harus dibayar  di masa depan.

Ada risiko yang melekat pada aset dan pendapatan  suatu entitas yang lebih mungkin untuk dicatat overstated daripada understated oleh manajemen sedangkan kewajiban dan biaya  lebih mungkin untuk  understated. Risiko muncul dari fakta bahwa perusahaan sering mendapat manfaat  lebih baik dengan melaporkan profitabilitas dan rasio yang baik, dalam bentuk sumber keuangan yang lebih murah dan harga saham yang lebih tinggi. Ada risiko yang leverage dalam pemilihan kebijakan akuntansi dan estimasi yang mungkin akan menghasilkan bias dalam penyusunan laporan keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas dan posisi keuangan melalui penggunaan teknik-teknik kreatif akuntansi. Konsep kehati-hatian membantu untuk memastikan bahwa bias tersebut dapat di mitigasi dengan penerapan kehati-hatian pada estimasi dan pengadopsian kebijakan akuntansi.

Contoh:

Persediaan dicatatkan biaya akuisisi atau nilai realisasi bersih (NRV) daripada harga jual yang diharapkan. Hal ini memastikan keuntungan pada penjualan persediaan hanya diakui ketika penjualan sebenarnya berlangsung.

Namun, kehatii-hatian tidak meminta manajemen untuk sengaja melebih-lebihkan kewajiban dan biaya atau  mengecilkan aset dan pendapatan. Penerapan kehati-hatian harus menghilangkan bias dari laporan keuangan tetapi penerapannya seharusnya tidak mengurangi kehandalan informasi

Search Term :

Tidak ada komentar :