Netralitas dalam Akuntansi

Hasil gambar untuk neutrality accounting

Informasi yang terkandung dalam laporan keuangan harus bebas dari bias. Informasi harus mencerminkan pandangan yang seimbang tentang urusan perusahaan tanpa berusaha menghadirkan info yang disukai. 

Informasi mungkin saja sengaja dibuat bias atau bias secara sistematis.


Disengaja Bias

Disengaja bias: terjadi mana situasi dan kondisi menyebabkan manajemen sengaja membuat laporan keuangan yang salah saji

Contoh:
Manajer perusahaan dijanjikan bonus berdasarkan laba. Ini mungkin menggoda manajemen untuk mengadopsi kebijakan akuntansi yangmengakibatkan  keuntungan yang lebih tinggi daripada mereka mencerminkan kinerja perusahaan yang sesuai dengan PSAK.

Perusahaan menghadapi masalah likuiditas yang serius. Manajemen mungkin memutuskan membuat laporan keuangan yang dibuat bagus yang dengan cara yang meningkatkan rasio  untuk menyembunyikan gawatnya situasi.

Perusahaan menghadapi masalah litigasi. Meskipun perkiraan yang wajar jumlah penyelesaian yang mungkin bisa dibuat, manajemen memutuskan untuk menutupi ketidakmampuannya  mengukur kewajiban potensial dengan kehandalan yang memadai.

Bias Sistematis 
Bias sistematis: terjadi dimana sistem akuntansi yang diterapkan memiliki kecenderungan melekat  pada sebuah hasil daripada yang lain dari waktu ke waktu.

Contoh:
Kebijakan akuntansi dalam sebuah organisasi mungkin terlalu berhati-hati karena pengaruh budaya atas kepemimpinan yang sangat berhati-hati.


Search Term :

Tidak ada komentar :