Representasi dalam Akuntansi

Hasil gambar untuk faithful representation

Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus mewakili transaksi dan peristiwa yang terjadi selama periode akuntansi.

Representasi meminta bahwa setiap  transaksi dan kejadian akuntansi harus dihitung dengan cara yang mewakili hakekat ekonomi mereka sebenarnya daripada sekedar bentuk hukum. Konsep ini dikenal sebagai substansi lebih penting daripada bentuk.


Substansi lebih penting atas bentuk mengharuskan jika substansi transaksi berbeda dari hukum maka transaksi tersebut harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan substansi dan realitas ekonomi.

Alasan di balik ini adalah informasi keuangan yang terkandung dalam laporan keuangan harus mewakili bisnis inti dari transaksi dan peristiwa, tidak hanya aspek-aspek hukum mereka untuk menyajikan pandangan yang benar dan adil.

Contoh:

Mesin disewakan kepada perusahaan A selama usia guna mesin tersebut. Meskipun perusahaan A bukan pemilik yang sah dari mesin. Akan tetapi mesin tersebut harus diakui sebagai aset dalam neraca karena perusahaan memiliki kontrol atas manfaat ekonomi yang  berasal dari penggunaan aset. Ini adalah aplikasi akuntansi konsep substansi lebih pentinga daripada  bentuk hukum, dimana transaksi  substansi  ekonomi lebih diutamakan daripada aspek hukumnya.

Search Term :

Tidak ada komentar :