Freeport Indonesia tuntut Pemerintah ke Arbitrase

Oleh : Bobby Andika

Jadi begini ceritanya Mas…
Freeport itu mulai beroperasi di Indonesia dari tahun 1967 dengan menandatangani kontrak karya.
Kenapa kontrak karya? karena kita semua tahu, di awal orde baru, pemerintah bisa dibilang tidak punya uang, habis oleh segala macam revolusi yang belum selesai di masa sebelumnya, jadi untuk bisa menambang hasil bumi “secepat-cepatnya” untuk kemakmuran rakyat (jangan didebat rakyat yang mana), kontrak karya pada saat itu adalah pilihan yang paling logis, selogis sistem production sharing contractor (psc) dengan cost recovery nya yang terkenal itu di sektor oil and gas…

Cara Jokowi membangun...


Tidak perlu jadi doktor atau professor untuk tahu cara smart Jokowi membangun infrastruktur ekonomi. Caranya bagaimana ? Jokowi berpikir sederhana layaknya seorang pengusaha. Artinya akal sehat dengan memperhatikan realitas tanpa terjebak dengan berpikir melangit tanpa bisa di laksanakan seperti era SBY.

Global Waqf Indonesia

  Global Waqf Indonesia
Latar Belakang
Lembaga wakaf sebagai pranata keagamaan yang memiliki potensi & manfaat ekonomi perlu dikelola secara efektif dan efisien untuk kepentingan ibadah secara khusus maupun  kesejahteraan umum di bidang pendidikan, ekonomi & social. Wakaf dapat dijadikan sebagai instrument untuk pengentasan kemiskinan ummat Islam seperti pendidikan gratis bagi kaum miskin, perbankan bagi kaum miskin, dst.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf. Wakaf adalah perbuatan hokum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah/dan atau kesejahteraan umum menurut Syariah.

Big Four (4)



Pengantar Big Four

Big Four mencakup empat jaringan layanan profesional terbesar internasional dalam bidang akuntansi dan jasa audit profesional. Jaringan  layanan profesional ini  mayoritas menangani audit untuk perusahaan publik dan berbagai perusahaan swasta sehingga menciptakan oligopoli dalam audit perusahaan besar. Kelompok ' Big Four ' ini pernah dikenal sebagai ' Big Eight ', dan kemudian berkurang menjadi ' Big Five ' melalui serangkaian merger. The ' Big Five ' berubah lagi menjadi ' Big Four ' melalui merger lebih lanjut.