Complience Test

  • Complience test adalah tes terhadap bukti-bukti pembukuan yang mendukung transaksi yang dicatat perusahaan untuk mengetahui apakah setiap transaksi yang terjadi sudah diproses dan dicatat sesuai dengan sistem dan prosedur yang ditetapkan manajemen
  •  Jika terjadi penyimpangan dalam pemrosesan dan pencatatan transaksi, walaupun jumlah rupiah tidak material, auditor harus memperhitungkan pengaruh dari penyimpangan tersebut terhadap efektivitas pengendalian intern.

 Compensating control

Kesalahan yang  dilakukan        
Kelemahan I/C                     
Compensating Control

Bukti Pengeluaran  kas dan bukti-bukti pendukung tidak di cap lunas.                  
Timbul kemungkinan bukti pendukung digunakan untuk pembayaran yang kedua         kalinya 
  • Subledger utang selalu di update dan setiap akhir bulan direconcile  dengan saldo utang di buku besar
  • Perusahaan memilliki bagian internal  audit yang cukup kuat dan setiap bulan memeriksa kelengkapan bukti-bukti pengeluaran kas




  
Pelaksanaan Complience Test
  
Jenis Transaksi           
Jenis Complience test        
Sampel yang digunakan 
Penjualan  
Sales Test                            
Faktur Penjualan
Penerimaan Kas                    
Cash Receipt Test               
Kwitansi

Pengeluaran Kas                   
Cash Disbursement Test     
Nomor check/giro

Pembelian
Purchase Test                      
Purchase Order
Pembayaran Gaji dan Upah  
Payrol Test                         
Daftar Gaji

Jurnal Koreksi/Penyesuaian
Journal Voucher Test          
Jurnal Voucher
   
Pelaksanaan Complience Test
  • Dalam melaksanakan complience test, auditor harus memperhatikan hal-hal berikut :
  • Kelengkapan bukti pendukung (supporting documents)
  • Kebenaran perhitungan  mathematis (footing, cross footing, extension)
  • Otorisasi dari pejebat perusahaan yang berwenang
  • Kebenaran nomor akun yang didebit/dikredit
  • Kebenaran posting ke buku besar dan sub buku besar



Search Term :

Tidak ada komentar :