Dasar Hukum dan Pengertian Pajak Pertambahan Nilai

Apakah Kita Tahu Pajak Pertambahan Nilai atau PPN? Dari sekian jumlah jenis pajak, Pajak PPN ini termasuk jenis pajak yang lebih sering kita lihat karena tertulis di tagihan pembayaran saat kita berbelanja. Tetapi apa sih sebenarnya PPN itu?  PPN adalah kependekan dari Pajak Pertambahan Nilai. Pada dasarnya, PPN adalah pajak yang dikenakan atas transaksi jual beli yang dilakukan oleh orang pribadi atau pun badan. Nah PPN sendiri ada yang jenisnya dikenakan untuk orang pribadi atau badan yang memiliki usaha, tetapi ada pula PPN yang dikenakan atas transaksi jual beli properti. Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari jenis-jenis PPN beserta penjelasannya sebagai berikut :

11 Software Akuntansi populer di Indonesia

Mendapat email dari vendor software akuntansi untuk menjadi pemasar produknya itu sesuatu. Jadi tertarik untuk melihat lihat produk software yang populer di Indonesia. Browsing browsing nemu artike teantang 11 software yang katanya terbaik di Indonesia.

Ada banyak sekali software yang beredar di Nusantara. Dari software yang gratis hingga software dengan harga puluhan juta. Dari yang simple sampai yang kompleks.

Berikut ini daftar 11 software akuntansi terkenal yang banyak penggunanya di Negeri ini 

Judul Skrips tesis dan SNA



  • Pengaruh Current Ratio, Return On Equity, Total Asset Turnover, Dan Size Terhadap Price To Book Value (Studi Empiris Pada Perusahaan Consumer Good yang terdaftar di BEI Periode 2006 - 2011)
  • Pengaruh Price Earning Ratio, Return On Equity Dan Debt To equity Ratio Terhadap Retur Saham (Studi Observasi Pada Perusahaan Property yang terdaftar di BEI Periode 2006 - 2009)
  • Pengaruh Debt To Equity Ratio, Asset Growth Dan Inflasi Terhadap Abnormal Return (Studi Empiris pada Saham Perusahaan Jakarta Islamic Index)

Theory Legitimacy


Menurut Haniffa et al., (2005) (dalam Riswari, 2012), dalam legitimacy theory perusahaan memiliki kontrak dengan masyarakat untuk melakukan kegiatannya berdasarkan nilai-nilai justice, dan bagaimana perusahaan menanggapi berbagai kelompok kepentingan untuk melegitimasi tindakan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan semakin menyadari bahwa kelangsungan hidup perusahaan juga tergantung dari hubungan perusahaan dengan masyarakat dan lingkungan dimana perusahaan tersebut menjalankan setiap aktivitasnya. Menurut Haniffa et al (2005) (dikutip dari Sayekti dan Wondabio, 2007), jika terjadi ketidakselarasan antara sistem nilai perusahaan dan sistem nilai masyarakat, maka perusahaan akan kehilangan legitimasinya dan selanjutnya akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan. 

PENGELOLAAN HUTAN DALAM TATANAN BARU EKONOMI DUNIA

Oleh Untung Iskandar

Pengelolaan Masa Kini
Berdasarkan penerbitan resmi, Pemerimah Indonesia mengumumkan luas hutan di Indonesia ada 112 juta hektar, terrdiri dari hutan lindung (29,6 juta hektar), hutan swaka alam dan wisata (l9,1 juta hektar) dan hutan produksi tetap dan terbatas (63,9 juta hektar). Berbagai jenis hutan yang melingkupi 112 juta hektar antara lain hutan tropika basah hutan mangrove, hulan rawa gambut, hulan gambut dan hutan musim. Disamping itu terdapat juga Iahan hutan tidak produktif yang jumlahnya cukup luas.