DPR Sepakat Batas Gaji Bebas Pajak Naik Jadi Rp 4,5 Juta

Image result for PTKPLiputan6.com, Jakarta Komisi XI DPR RI menyetujui usulan pemerintah menaikkan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari semula Rp 36 juta setahun atau Rp 3 juta per bulan menjadi Rp 54 juta setahun atau Rp 4,5 juta sebulan. Itu artinya, batasan gaji bebas pajak akan diumumkan pada Juni ini dan mulai berlaku untuk tahun pajak 2016.

AUDITING 1

BAB 1.
PENGERTIAN AUDITING
          Pengertian auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis , oleh pihak yang independen, terhadap lapran keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan – catatan pembukuan dan bukti – buktipendukungnya , dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.

Horeee.. Gaji Rp 4,5 Juta/Bulan Bebas Pajak


Usul Gaji Rp 4,5 Juta/Bulan Bebas Pajak, Menkeu: Agar Ekonomi TumbuhJakarta -Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menaikkan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), dari yang sebelumnya Rp 36 juta per tahun menjadi Rp 54 juta per tahun. Restu dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun telah dikantongi pemerintah.

Pengantar Audit Sistem Informasi

Audit Sistem Informasi adalah sebuah proses yang sistematis dalam mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti untuk menentukan bahwa sebuah sistem informasi berbasis komputer yang digunakan oleh organisasi telah dapat mencapai tujuannya.

Tujuan itu antara lain adalah:
1.    Pengamanan atas aktiva
Dukungan sistem informasi berbasis komputer dalam pengamanan aktiva yang terdapat di bagian atau fungsi pengolahan data elektronik, yang meliputi: hardware, software, personel, file data dan pendukung sistem informasi. Hardware dapat saja rusak, data dapat hilang dan masih banyak kemingkinan yang terjadi. Seperti halnya aktiva lain, sistem informasi juga harus didukung oleh suatu sistem pengendalian internal yang memadai. Dukungan sistem informasi berbasis komputer dalam pengamanan aktiva
juga tidak terbatas hanya pada assets bagian PDE saja, tetapi meliputi juga bagian-bagian lain dalam organisasi.
2.    Pemeliharaan atas integritas data. Integritas data (data integrity) di dalam sebuah sistem informasi berbasis komputer mempunyai pengertian bahwa data yang diolah dalam suatu sistem informasi berbasis komputer haruslah data yang memenuhi syarat:

AUDIT SISTEM INFORMASI


 
A. Definisi Audit
Ada beberapa definisi audit yang diberikan oleh beberapa ahli di bidang akuntansi : Menurut Mulyadi :
“Suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan”.
Menurut Sumber lain :

Audit Komputer – Berbasis Sistem Informasi


Pendahuluan
Bab ini berfokus pada audit Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Audit adalah proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti mengenai pernyataan tentang tindakan dan peristiwa ekonomi dalam rangka untuk menentukan seberapa baik mereka sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil audit tersebut kemudian dikomunikasikan kepada pengguna yang tertarik. Audit membutuhkan perencanaan yang matang dan koleksi, review, dan dokumentasi dari bukti audit. Dalam mengembangkan rekomendasi, auditor menggunakan kriteria yang telah ditetapkan, seperti prinsip-prinsip pengendalian dijelaskan dalam bab-bab sebelumnya, sebagai dasar untuk evaluasi.
Audit internal merupakan jaminan yang memiliki, independen, obyektif dan aktivitas konsultasi yang dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan efektivitas organisasi dan efisiensi, termasuk membantu dalam desain dan implementasi SIA. Audit internal membantu organisasi mencapai tujuannya dengan membawa pendekatan yang sistematis dan disiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian, dan tata kelola.
Ada beberapa jenis audit internal:

Akuntansi Sektor Publik


Akuntansi Sektor Publik - Lane (1993) memberikan pengertian bahwa “sektor publik dan sektor privat terkait dengan kepentingan (interest) yang timbul. Sektor publik terkait dengan kepentingan publik atau masyarakat (public interest), sedangkan sektor privat terkait dengan kepentingan individu atau kelompok individu sendiri (self interest).” Freeman and Shoulders (2000) menjelaskan bahwa, “Kepentingan publik tersebut terkait dengan politik dan pemerintahan. Hal inilah yang membawa pengertian sektor publik lebih banyak difokuskan pada pemerintah (Jones and Pendlebury, 2000), meskipun lingkup sektor publik termasuk organisasi non pemerintah yang tidak mencari keuntungan.”

Makalah Audit Berbasis Komputer


1.     Latar Belakang
Pengendalian (controlling) merupakan salah satu fungsi manajemen dalam mencapaitujuan organisasi,yang merupakan manifestasidari usaha manajemen untuk mengurangiresiko kerugian dan penyimpangan dalamsuatu organisasi.Pengendalian Internal yangefektif merupakan salah satu faktor kuncidalam kesuksesan sebuah organisasi.Dalampengendalian intern yang efektif, manajemen dan segenap anggota organisasi yang lainakan memiliki tingkat keyakinan yangmemadai dalam mencapai tujuan dan sasaran suatu organisasi.Dimana dengan adany sistem pengendalian intern yang efektif,dapat membantu dalam mencapai tujuan organisasi yang antara lain dalam hal efisiensi,mengurangi resiko kerugian,dan menghasilkan suatu laporan keuangan yang andal dan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.