Welcome to MAGISTER AKUNTANSI - The Perfect Partner For Your Business
Contact : Phone 0821-2566-2195 Wa 0821-2566-2195 Prinsip Pareto | Magister Akuntansi

Labels

Prinsip Pareto

Prinsip Pareto - Hallo sahabat Magister Akuntansi , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Prinsip Pareto , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Umum , yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Prinsip Pareto
link : Prinsip Pareto

Baca juga


Prinsip Pareto


Prinsip Pareto yang juga dikenal sebagai aturan 80-20 diciptakan oleh Vilfredo Pareto yang merupakan seorang ekonom Italia pada tahun 1906. Formula ini diciptakan untuk menjelaskan ketimpangan distribusi kekayaan dengan asumsi bahwa 20 persen dari orang-orang dari negara memegang 80 persen dari total kekayaan. Pada akhir tahun 1940, DR. Joseph M. Juran mengatribusikan aturan ini untuk Pareto dan menyebutnya Prinsip Pareto.


Prinsip Pareto menggambarkan hubungan antara input dan output. Prinsip ini menetapkan bahwa 20 persen dari input bertanggung jawab untuk 80 persen dari output. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa 80 persen dari hasil bergantung pada 20 persen penyebab.


Prinsip Pareto juga menyatakan bahwa ada hubungan yang tidak seimbang antara input dan output. Sebagai contoh, 80 persen dari laba perusahaan akan menjadi hasil dari upaya 20 persen dari staf perusahaan.

Ketika Prinsip Pareto diterapkan, sangat efektif digunakan di area seperti manajemen, SDM dan manufaktur. Sebenarnya, Pareto Principle dimaksudkan untuk negari Pareto sendiri,  di mana ia menjelaskan bahwa 80 persen dari properti itu dimiliki oleh 20 persen penduduk Italia.

Ketika Prinsip Pareto diterapkan dalam bisnis, maka dapat dijelaskan seperti ini:

  • 80 persen  keuntungan perusahaan tergantung pada 20 persen pelanggan.
  • 80 persen peningkatan penjualan akan tergantung pada 20 persen peningkatan dalam produksi sebuah produk.
  • 80 persen dari keluhan akan datang dari 20 persen pelanggan yang tidak puas
  • Kenaikan 80 persen laba akan datang dari tambahan usaha 20 persen masing-masing karyawan.

Dapat dikatakan bahwa Prinsip Pareto dapat mendorong kita untuk lebih banyak berupaya dalam melaksanakan tugas.



Demikianlah Artikel Prinsip Pareto

Sekianlah artikel Prinsip Pareto kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Prinsip Pareto dengan alamat link https://magisterakutansi.blogspot.com/2014/06/prinsip-pareto.html

0 Response to " Prinsip Pareto "