Welcome to MAGISTER AKUNTANSI - The Perfect Partner For Your Business
Contact : Phone 0821-2566-2195 Wa 0821-2566-2195 Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu | Magister Akuntansi

Labels

Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu

Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu - Hallo sahabat Magister Akuntansi , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Pajak , Artikel Perpajakan , yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu
link : Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu

Baca juga


Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu


JAKARTA, KOMPAS.com - Pada suat acara Seminar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa anak buahnya suka memperoleh pertanyaan dari kalangan masyarakat buat apa membayar pajak. Pertanyaan ini sering disampaikan maka menjadi kewajiban Direktorat Jenderal Pajak buat menerangkan fungsi dan benefit yang diperoleh dari pendapatan pajak. 

"Masyarakat bertanya, kenapa kami harus bayar pajak, utamanya bila bertatapan dengan generasi era milenial," kata Sri Mulyani waktu pidato di depan peserta seminar pajak di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (11/7/2018). 

Demi menjawab pertanyaan sejenis itu, Sri Mulyani menggunakan perumpamaan pajak seperti tulang punggung di tubuh orang. Tulang punggung pada basicnya memiliki peran utama dalam menopang badan agar semua organ dan bagian lainnya dapat berfungsi sesuai dengan tugasnya masing masing..

"Kalau Republik ini ingin bergerak, berdiri tegak, dihormati rakyatnya dan disegani, maka harus ditopang dengan tulang punggung yang kuat. Kalau rapuh, entah osteoporosis, salah bentuk, maka badan ikut kena dampaknya," tutur Sri Mulyani. 

Secara ideal bila tanpa perumpamaan , Sri Mulyani menyampaikan bahwa pajak adalah kontrak antara negara dengan rakyatnya. Melalui kontrak tersebut, terdapat perjanjian bersama pemerintah dengan rakyat untuk bersama sama  memajukan negara dengan berbagai cara, di antaranya menghadirkan keamanan, peningkatan tingkat kesejahteraan, serta peluang untuk berkembang lebih baik lagi. 

"Pajak sebagai kontrak antara negara dengan rakyatnya untuk menjaga negara yang berdaulat dan bersatu. Kemudian negara hadir menyiapkan yang diharapkan masyarakat," ujar Sri Mulyani. 

Meski kerap menemui pertanyaan serupa, Sri Mulyani menilai kini semakin banyak orang yang sadar terhadap kewajibannya untuk membayar pajak. Hal itu terlihat dari peningkatan Wajib Pajak (WP) yang melapor Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) tahunannya dari tahun ke tahun yang makin tinggi. 

Dia membandingkan, pada 2008 lalu hanya ada 33 persen WP yang lapor SPT tahunannya. Sekarang, yang lapor SPT sudah mencapai 73 persen dari total WP yang tercatat di database Direktorat Jenderal Pajak. 

Meskipun, sudah semakin banyak yang sadar akan pajak, Menkeu masih akan menggiatkan pengenalan tentang pentingnya hal diatas. Salah satu wujud sosialisasi yang selalu dilakukan adalah melalui media sosial dan dalam bentuk yang beragam, mulai dari grafik sampai film pendek.


Demikianlah Artikel Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu

Sekianlah artikel Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu dengan alamat link https://magisterakutansi.blogspot.com/2018/07/kenapa-saya-harus-bayar-pajak-ini.html

0 Response to " Kenapa Saya Harus Bayar Pajak? Ini Jawaban Menkeu "