Welcome to Tax and Accounting Service - The Right Partner For Your Business
Contact : Phone 0821-2566-2195 Wa 0821-2566-2195 Juni 2012

BAGAIMANA MENINGKATKAN "KINERJA"

OLEH: DRS. EC. RUS BUDIJONO. MM., AKUNTAN., IFRS
   Akuntan Reg Negr D. 50.867 

Kenerja adalah : hasil (output) dari aktifitas, yang bisa diukur dengan kriteria. Kriteria  untuk mengukur kinerja bisa dengan satuan (uang,angka,prosentase,satuan waktu/jam ), bisa juga diukur dengan daya banding(diperbandingkan dengan output produk  yang sejenis), dan bisa juga diperbandingkan dengan standart yang ditetapkan.

Tugas dari Menejer  adalah membawa organisasi yang dipimpinnya  mencapai kesuksesan sesuai visi dan misi yang sudah ditetapkan,Untuk mencapai kesuksesan tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh berbagai macam cara, tekhnik, formula, dan motivasi, dan membangun kemitraan dengan semua pihak.

Motifasi adalah salah satu cara untuk mencapai kesuksesan, karena pada dasarnya motifasi itu adalah dorongan untuk mencapai kesuksesan.

Meningkatkan kinerja pegawai membutuhka berbagai macam pemberian motivasi, diantanya adalah:
  1. Peningkatan kesejahteraan. 
  2. Pelatihan dan pendidikan agar pegawai memahami vis,misi, sistem dan prosedure, kebijakan,target, dan tujuan yang ingin dicapai.
  3. Diajak bekerja sama, dengan berdialog, dan menampung aspirasinya. . 
  4. Melakukan pendekatan parsuasif dan aktivis, termasuk memberikan penjelasan kebijakan menejemen.
  5. Agar pegawai merasa memiliki organisasi diajak bersama sama menyusun anggaran entitas, sehingga semua aspirasi pegawai dapat tertampung, yang mungkin sangat berguna kepada entitas.
  6. Pegawai tidak harus diintimidasi (ditakut takuti), tapi harus dibina melalui berbagai macam cara,    dari yang paling baik sampai dengan pemberian sanksi, diantarnya: pemberian   sanjungan dan      penghargaan bagi pegawai yang rajin dan baik (bukan dimarahi dan disalahkan terus), diberikan 
  7. Diberikan kesempatan dan hak yang sama dll, dan kalau mau memberikan sanksi harus dilihat dan dipertimbangkan dengan matang apakah pemberian sanksi tersebut sudah benar dan tepat. karena Membina pegawai tidak harus menyakiti atau memberikan sanksi.
  8. Dalam menejemen moderen pegawai adalah partner kerja bukan seperti atasan dan bawahan, mengapa? sesungguhnya keberhsilan pimpinan bukan karena pimpinan yang hebat, akan tetapi lebih banyak ditentutukan kerana adanya staf yang mampu dan mumpuni,
                    by : Drs.Ec  Rus Budijono MM., Akuntan., IFRS, Register Negara D. 50.867,
      Email:  Rusbudijono@Ymail.com, atau Rusbudijono@Gmail.com, www.akuntanpublikswd.com


BAGAIMANA SISTIM PENGENDALIAN INTERN YANG BAIK?

Sistim Pengendalian Intern yang baik :

Secara umum pengendalian intern dikatakan baik, jika tidak ada seorangpun  berada dalam kedudukan  sedemikian rupa  sehingga ia dapat membuat kesalahan  dan mneruskan tindakan tindakan  yang tidak diinginkan  tampa diketahui dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Supaya Sistem ini dapat berjalan  ia harus meliputi prosedure prosedure  yang dapat menemukan atau memberi isyarat  tentang terjadinya keganjilan keganjilan dalam sistem pertanggung jawaban , prosedure prosedre ini harus dijalankan oleh orang orang yang bebas dari pertnggungan jawab atas transaksi  atau kekayaan  yang dikuasakan kepadanya.

Menurut AICPA 4 unsur pengendalian intern yang baik meliputi:
a. Prosedure
b. Pelaksana
c. Pemisahan Tugas
d. Admnistrasi financial


Sebaik apapun ssuatu istim Pengendalian Intern  tetap tidak akan bisa menghapuskan suatu kecurangan dan penyelewengan, atau tetap akan mempunyai kelemahan  apabila:
  1. Adanya persekongkolan : Persekongkolan (cullusion) menghancurkan sistim pengendalian    intern yang bagaimanapun juga    baiknya.
  2. Biaya:     Pengendalian yang harus kita laksanakan harus mempertimbangkan biaya, Biaya untuk     mengendalikan mungkin bisasaja biaya nya  jadi melebihi kegunaannya. 
  3. Kelamahan manusia:     banyak kebobolan terjadi  pada pengendalian intern  yang secra tioritis  sudah baik, karena    pelaksanannya manusia  yang mempunyai kelemahan sering kali terjadi kecurangan dan    kebobolan.
  4.  Orang orang yang harus memeriksa  apakah prosedure prosedure tertentu sudah/belum     dijalankan,   sering sering membubuhkan parafnya  secara rutin dan otomatis tampa benar benar    melakukan pengawasan. Lobang lobang kecil semacam ini  cukup bagi sipembuat kecurangan untuk meneruskan kecurangan tersebut  tampa diketahui.

     (By :  Drs. Ec. Rus Budijono. MM., Akuntan, Akuntan Reg Neg D. 50.867)

APAKAH YANG DISEBUT PENGENDALIAN INTERN?

Pengendalian Intern: meliputi rencana organisasi  dan semua methode  serta kebijaksanaan yang terkoordinasi  dalam suatu perusahaan/entitas, untuk mengamankan harta kekayaannya, menguji ketepatan, sampai seberapa jauh data akuntansi dapat dipercaya, menggalakkan efisiensi usaha/oranisasi,  dan mendorong ditaatinya  kebijaksanaan pimpinan  yang telah digariskan.

Pada System pengendalian tidak dibatasi pada sistim sistim pengendalian keuangan saja, akan tetapi bisa meliputi:
Sistim anggaran (budgetery control), analisa statistik, Program program pelatihan untuk meningkatkan sdm,  melaksanakan pemeriksaan internal, sistem dan prosedure perusahaan (entitas) seberapa jauh dilaksanakan, dan seberapa jauh pegawai dapat melaksanakan sistem dan prosdure perusahaan,

Pengendalian intern seyogyanya tidak meliputi kegiatan diatas saja akan tetapi  meliputi kegiatan kegiatan lain  pada bidang lain seperti: penelitian mengenai  mutu dan waktu penyelesaian pekerjaan, termasuk kepuasan pelanggan,  peningkatan kesejahteraan pegawai dan kepedulian perusahaan pada lingkungan sekitar, terutatama pada dampak polusi lingkungan dan pengelolaan limbah.

(by: Drs. Ec. Rus Budijono. MM., Akuntan, Akuntan Reg Neg D. 50.867)


KOPERASI SEBAGAI SOKO GURU MASYARAKAT PENTING DIAUDIT AKUNTAN PUBLIK:

  1.  Koperasi sebagai Soko Guru masyarakat  harus dapat memberikan suri tauladan bagi Entitas    lain,untuk meningkatkan perekonomian Indonesia  karena pemilik modalnya berasal dari orang    banyak, anggota dan masyarakat karena itu harus diaudit oleh akuntan independen.
  2.  Akuntansi Koperasi diatur dalam PRINSIP STANDART AKUNTANSI KEUANGAN((PSAK)     No. 27
Koperasi disebut sebagai Soko Guru: 
  • Salah satu Alat perjuangan masyarakat  dan bangsa untuk meningkatkan perekonomian Indonesia  
  • Untuk memperbaiki  perekonomian masing masing anggota
  • Mempersatukan, mengarahkan, dan memberdayaan ekonomi
  • Mengembangkan daya kreasi, potensi,daya usaha rakyat, meningkatkanproduksi,  dan             meningkatkan pendapatan yang adil dan makmur yang merata.
  • Mepertinggi tingkat  taraf hidup dan tingkat kecerdasan rakyat atau anggota.
  • Membina kelangsungan dan perkembangan demokrasi ekonomi
  • Mempersatukan, mengarahkan dan memberdayakan ekomomi rakyat dan lain lain.

(By Drs. Ec. Rus Budijono. MM., Akuntan, Reg Neg D. 50.867)


MENGAPA JASA AUDIT OLEH AKUNTAN INDEPENDEN DIBUTUHKAN OLEH SUATU ENTITAS

Mengapa Jasa Audit oleh Akuntan Independen  dibutuhkan oleh Suatu Entitas  ?
diantaranya:
  1. Ada komflik kepentingan antara Pemegang saham selaku pemilik modal dengan Eksekutif,(Direktur) perusahaan (orang yang ditunjuk) untuk menjalankan perusahaan sehingga    dalam pemeriksaan  diperlukan akuntan yang independen dan profesional.
  2. Hasil Audit dibutuhkan pihak Eksternal dan Internal terutama bagi pengguna Laporan keuangan
  3. Bagi  Pihak Majemen  salah satu alat analisa dan pengendalian
  4. Bagi Pemerintah untuk perhitungan pajak
  5. Bagi karyawan senang kalau perusahaannya surplus (maju) untuk peningkatan kesejahteraan
  6. Salah satu Syarat untuk menaikkan prakwlifikasi
  7. Salah satu syrat untuk kredit bank
  8. Salah satu Syarat untuk mengikuti lelang/tender
  9. lain lain

Membandingkan Prinsip Biaya Historis dengan Akuntansi Nilai Wajar







Historical Cost Principle adalah prinsip yang menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva. utang, modal, dan biaya. Yang dimaksud dengan-harga perolehan adalah harga pertukaran yang disetuiui oleh kedua belah pihak vang tersangkut dalam transaksi. Harga perolehan ini harus terjadi dalam transaksi di antara dua belah pihak yang bebas. Harga pertukaran ini dapat terjadi pada seluruh transaksi dengan pihak ekstern, baik yang menyangkut aktiva, utang, modal atau transaksi lainnya.
Sedangkan Fair Value adalah Berdasarkan FASB Concept Statement No.7 dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa fair value adalah harga yang akan diterima dalam penjualan aset atau pembayaran untuk mentransfer kewajiban dalam transaksi yang tertata antara partisipan di pasar dan tanggal pengukuran (Perdana, 2011).

Sejarah Perkembangan Akuntansi

Sejalan dengan perkembangan sejarah dan peradaban manusia, akuntansi sebagai salah satu hasil temuan manusia, ikut pula berkembang. Mulai dari pencatatan yang primitif dan sangat sederhana, akuntansi berkembang semakin kompleks selaras dengan semakin kompleksnya dunia usaha dan masyarakat akhir-akhir ini. Akuntansi telah mengembangkan konsep dan teknik-teknik baru untuk mengimbangi kebutuhan akan informasi keuangan yang terus meningkat dan beragam. Tanpa informasi yang akurat dan tepat waktu, banyak sekali keputusan ekonomi dan bisnis yang akan tertunda dan salah.   Berikut ini adalah beberapa penjelasan perkembangan akuntansi dari berbagai waktu :

Otoritas Pasar Modal di berbagai Negara


Otoritas Pasar Modal di berbagai Negara
1.       Indonesia
Pemegang otoritas pasar modal di Indonesia adalah Bapepam. Pada waktu Pasar Modal dihidupkan kembali tahun 1976, dibentuklah Bapepam, singkatan dari Badan Pelaksana Pasar Modal.
Menurut Keppres No.52/1976, Bapepam bertugas:
-          Menyelenggarakan Bursa Pasar Modal yang efektif dan efisien
-          Terus-menerus mengikuti perkembangan perusahaan-perusahaan yang menjual saham-sahamnya melalui pasar modal.
Bapepam dipimpin oleh seorang ketua yang diangkat oleh Presiden dan dalam melaksanakan tugasnya ia bertanggung-jawab kepada Menteri Keuangan.

2.       Amerika Serikat
Pemegang otoritas pasar modal di Amerika Serikat adalah Securities and Exchange Commission (SEC). SEC dibentuk pertama kalinya pada tahun 1934, dimana peran utamanya adalah untuk mengatur penerbitan dan transaksi perdagangan sekuritas oleh emiten kepada khalayak ramai (publik). Seluruh perusahaan yang sahamnya dimiliki publik oleh SEC diharuskan untuk melengkapi laporan keuangan tahunan, laporan keuangan kwartalan, dan informasi lainnya secara berkala mengenai peristiwa-peristiwa yang dianggap signifikan. SEC juga mewajibkan perusahaan public agar laporan keuangan eksternalnya diaudit oleh akuntan independen.
SEC dibentuk untuk membantu investor memiliki informasi yang memadai mengenai perusahaan investee. SEC sangat fokus terhadap pelaporan keuangan perusahaan publik dan pengembangan standar akuntansi. SEC juga secara seksama memonitor proses pembentukan standar akuntansi di Amerika. SEC membantu mengembangkan dan menstandarisasi informasi keuangan yang disajikan kepada para pemegang saham.

3.       Malaysia
Otoritas Pasar Modalnya yaitu Malaysia Securities Commission.

4.       Inggris
Pemegang otoritas pasar modal di Inggris adalah Finansiala Services Auhority (FSA).

5.       Jepang
Pemegang otoritas pasar modal di Jepang adalah Japan FSA.

6.       Australia
Pemegang otoritas pasar modal di Australia adalah Australian Prudential Regulatory Authority (APRA).

7.       Singapura
Pemegang otoritas pasar modal di Singapura adalah Monetary Authority of Singapore. Didirikan pada tahun 1971 untuk mengawasi fungsi-fungsi keuangan terkait dengan perbankan dan keuangan. Sebelum pembentukan, fungsi keuangan dilakukan oleh Departemen pemerintah dan agen.
Sebagai negara berkembang Singapura, klaim dari perbankan semakin kompleks dan lingkungan keuangan mengharuskan perampingan fungsi untuk memudahkan pengembangan kebijakan yang lebih dinamis dan koheren tentang hal-hal keuangan. Oleh karena itu pada tahun 1970, Parlemen Singapura melewati hukum Otoritas Moneter Singapura yang mengarah pada pembentukan MAS pada 1 Januari 1971.

8.       Hong Kong
Pemegang otoritas pasar modal di Singapura adalah Hong Kong Monetary Authority.

PERSONALIA INTI:

PERSONALIA INTI:
  1. DRS. SOEWARDHONO AKUNATAN, REG.NEG D. 1916
  2. DRS. EC. RUS BUDIJONO. MM., AKUNTAN., IFRS, REG.NEG. D. 50.687
  3. DRS. EC. SUHARTOMO. AK
  4. DRS. RUS SUTIARSO AK
  5. PERSONALIA ASISTEN AUDITOR TERDIRI DARI DARI  BERBAGAI BIDANG DAN     
  6. KEAHLIAN YANG DIMILIKI :
  •     4 orang Sarjana Akuntansi
  •     4 orang 3 d  akuntansi
  •     4 orang  Insinyur  tekhnik sipil
  •     9 orang sarjana dari berbagai bidang disiplin ilmu


PROSEDURE PELAKSANAAN KONTRAK AUDIT

PROSEDURE PELAKSANAN KONTRAK AUDIT/KOMPILASI:
1. Persetujuan proposol audit/kompilasi lap keuangan
2. Berkas dikirim ke Kantor Kap SWD
3. Dikerjakan pada  Malam hari, atau dikerjakan asistten pada siang/malam hari
4. Stop opname dikerjakan oleh asisten
5. Draf Laporan Audit di ACC  perusahaan, dan di ACC oleh  managing Partner Jakarta
6.  Laporan Final Hasil Audit selesai diserahkan ke perusahaan

JASA GENERAL AUDIT

JASA GENERAL AUDIT:

    JASA  general AUDIT Adalah : Suatu Jasa Pemeriksaan oleh :  Akuntan   Publik
    ( Akuntan independen)     dengan sasaran/Objek:

    a. Perusahaan Profiet Orientied seperti  (PT,CV,UD)
    b. Badan Usaha Milik  Daerah (BUMD). Perusahaan daerah (PD)
    c. Lembaga Sosial Masyarakat (Lembaga Non Profiet Orientied).
    d. Perusahaan Perbankan dan sejenisnya.
    e. Lembaga Pemerintah
    f. Organisasi Nirlaba dan organisasi lainnya.

 Maksud dan tujuan  General audit adalah untuk memberikan informasi dan  keyakinan memadai kepada  Para pemilik Modal (Pemegang Saham), Dewan Komisaris, Pihak Menejemen, Calon Kreditur,Para Penanam modal (Invistor), Pemerintah dan Pihak lain yang memerlukannya, bahwa laporan keuangan yang disajikan   Menejemen terlepas dari salah saji, dari seluruh unsur material, System dan procedure akuntansi lainnya yang berlaku  sesuai Standart Akuntansi yang berlaku Umum di Indonesia. Oleh karenanya dalam proses pelaksanaan audit  yang kami lakukan melalui Evaluasi, Prosudure Analitik, tes, pengujian Hipotesis, Konvormasi, dan  evaluasi lainnya,  dengan tidak mengurangi Tanggung Jawab Pihak Menejemen selaku  Pihak yang bertanggung Jawab. Audit  juga mengandung resiko bawaan yang tidak dapat dihindarkan dari suatu keterbatasan.
 

JASA YANG DITAWARKAN

JASA YANG DITAWARKAN:

1. GENERAL AUDIT.
2. INTERNAL AUDIT
3. AUDIT KHUSUS
4. AUDIT INVESTIGASI
5. AUDIT IT
6. REVIEW PENYUSUNAN LAP KEUANGAN
7. KOMPILASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
8. PEMBORONGAN PEMBUKUAN
9. PENYUSUNAN SYSTEM AKUNTANSI
10.PENYUSUNAN SPT PAJAK TAHUNAN
11.PENYUSUNAN SPT PAJAK MASA (BULANAN)
12.RETTITUSI PAJAK
13.DIKLAT PENGELOLAAN KEUANGAN BISNIS
14.DIKLAT PENGELOLAAN KEUANGAN NON BISNIS
15.DIKLAAT PENGELOLAAN KEUANGAN  KEUANGAN
     NEGARA/PEMERINTAH
16.NARA SUMBER DIKLAT  LAINNYA (SESUAI 
     PERMINTAAN).
17. KAJIAN AKADEMIK