Translate

Jelly Gamat Murah

Jelly Gamat Murah
Dapatkan Jelly Gamat Murah

Statistik Deskriptif dan Induktif

Pada umumnya ada dua macam bidang statistik yakni Statistik Deskriptif (Descriptive Statistics) dan Statistik Induktif/Inferensial (Inductive Statistics).

Statistik deskriptif adalah bidang ilmu pengetahuan statistik yang mempelajari tata cara penyusunan dan penyajian data yang dikumpulkan dalam suatu penelitian, misalnya dalam bentuk tabel frekuensi atau grafik, dan selanjutnya dilakukan pengukuran nilai-nilai statistiknya seperti arithmetic mean dan standard deviation. Sedang statistik induktif/inferensial adalah bidang ilmu pengetahuan statistik yang mempelajari tata cara penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan populasi berdasarkan data yang ada dalam suatu bagian dari populasi tersebut (disebut sampel). Di dalamnya adalah ‘berisi estimasi, uji hipotesis, prediksi, dan perhitungan derajat asosiasi antara variabel—variabel.

Jadi pada hakikatnya statistik adalah suatu kerangka teori-teori dan metode-metode yang telah dikembangkan untuk melakukan pengumpulan, penganalisaan, dan pelukisan data sampel guna memperoleh kesimpulan-kesimpulan yang bermanfaat. Fungsi utamanya adalah membantu peneliti untuk membuat keputusan-keputusan relatif tentang parameter populasi dari mana data sampel diambil (Chao, 1974: 5).

Pengertian dua macam statistik tersebut menunjukkan bahwa ruang lingkup statistik induktif/ inferensial lebih luas daripada statistik deskriptif. Penarikan kesimpulan yang dilakukan pada statistik induktif/inferensial merupakan generalisasi dari suatu populasi berdasarkan data sampel. Sedangkan penarikan kesimpulan-(kalaupun ada) pada statistik deskriptif hanya ditujukan pada kumpulan data yang ada, bukan untuk tujuan generalisasi. Sesuai dengan ruang lingkup yang dimilikinya, analisis statistik deskriptif akan meliputi.
  1. Distribusi frekuensi serta pengukuran nilai-nilai statistiknya (seperti pengukuran nilai sentral, dispersi,  skewness, dan kurto-sis) dan grafiknya (seperti histogram, frequency polygon, dan ogive).
  2. Angka indeks.
  3. Time series atau deret waktu.
  4. Koefisien regresi dan koefisien korelasi sederhana.

Sedang statistik induktif/inferensial akan mencakup:
  1.        Probabilitas.
  2.        Distribusi teoritis.
  3.       Sampling dan distribusi sampling.
  4.       Estimasi harga parameter.
  5.        Uji hipotesis, termasuk uji chi-square dan analisis variance.
  6.       Analisis regresi untuk prediksi.
  7.       Korelasi dan uji signifikansi.
S    Selanjutnya statistik induktif terbagi lagi menjadi dua yaitu statistik parametrik dan non parametrik. Seperti namanya parametrik mengikuti parameter parameter tertentu sedang non parametrik tidak.



Search Term :

Tidak ada komentar: