Stratified Random Sampling
Populasinya dibagi-bagi menjadi beberapa bagian/sub-populasi/stratum. Anggota-anggota dari sub-populasi (stratum) dipilih secara random, kemudian dijumlahkan, jumlah ini membentuk anggota sampel.
Misalkan kita bermaksud memperkirakan penghasilan rata-rata per tahun dari (N = 30.000) kepala keluarga yang bermukim di suatu wilayah pedesaan/pertanian. Perkiraan penghasilan rata-rata ini akan didasarkan pada sebuah sampel berukuran (n= 60). Misalnya populasi itu dapat dibagi-bagi menjadi beberapa strata, yakni: petani, buruh tani dan lain-lain.
Dari stratum pertama kemudian diambil sebuah sampel random, dari stratum kedua juga diambil sebuah sampel random demikian juga pada stratum ketiga. Hasilnya kemudian digabungkan menjadi sebuah sampel yang diperlukan untuk memperkirakan penghasilan rata-rata per tahun.
Apabila pengambilan banyak individu dari setiap stratum ditentukan sebanding dengan ukuran-ukuran tiap stratum dan pengambilannya dilakukan secara random, dinamakan "proportional random sampling".
Misalnya dari contoh tersebut di muka, dari populasi sebanyak 30.000 akan diambil sebuah sampel berukuran 60. Anggota sampel sebesar 60 ini adalah 1/5 % dari ukuran populasi. Maka dari stratum petani perlu diambil secara random sebanyak 1/5 % dari 15.000 atau 30 orang, dari stratum buruh tani sebanyak 1/5% dari 10.000 atau 20 orang dan dari stratum lain-lain sebanyak 1/5% dari 5.000 atau 10 orang . Jumlah seluruhnya 60 orang, sebanyak sampel yang dikehendaki.
Penggunaan metode "stratified random sampling" harus memenuhi tiga syarat yaitu (Teken, 1965: 78 - 79).
- Harus ada kriteria yang akan dipergunakan sebagai dasar untuk menstratifikasi populasi itu ke dalam stratum-stratum (misalnya variabel yang akan diteliti).
- Harus ada data pendahuluan dari populasi mengenai kriteria yang akan dipergunakan untuk stratifikasi
- Harus dapat diketahui dengan tepat jumlah satuan-satuan individu dari setiap stratum dalam populasi itu.
Komentar