Aktiva Tertentu atau Aset Kualifikasi (Qualifying Asset)

International Accounting Standard 23 ( IAS 23 ) mendefinisikan aset tertentu (aset Kualifikasi) sebagai " aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hingga siap untuk digunakan atau dijual sesuai tujuan".


Konsep aset kualifikasi penting bagi pelaksanaan IAS 23 . IAS 23 memungkinkan kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset tertentu . Biaya pinjaman dapat dari jumlah material dan perlakuan akuntansi yang tepat adalah penting untuk penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu penting untuk memahami konsep aset kualifikasi ketika menerapkan IAS 23 untuk memanfaatkan biaya pinjaman .

Asset kualifikasi atau Aktiva tertentu (Qualiying Asset),  adalah aset yang sedang dibangun oleh entitas dan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun mereka. Aset yang siap untuk digunakan atau dijual, ketika diperoleh, tidak termasuk kualifikasi aset yang dimaksud oleh IAS 23 .

Berikut ini adalah beberapa contoh aset yang dapat diklasifikasikan sebagai aset kualifikasi .
  • Sebuah pembangkit listrik yang pembangunannya cukup lama untuk siap  menghasilkan listrik
  • Sebuah bendungan air yang melayani kebutuhan kota dan memakan waktu bertahun tahun dalam pembangunannya
  • Sebuah jembatan tol yang membutuhkan beberapa tahun untuk membangun sebelum akhirnya dibuka untuk pengguna umum
Persediaan yang biasanya diproduksi oleh suatu entitas secara berulang-ulang selama periode waktu yang singkat jelas merupakan bukan kualifikasi aset. Namun persediaan yang memerlukan periode yang lama untuk membawa ke kondisi dapat dijual dapat dianggap sebagai aset kualifikasi.

Seringkali konsep aset kualifikasi disalahpahami dan dimaknai. Beberapa entitas menganggap atau bersikeras menganggap aset mahal sebagai aset kualifikasi. Mereka berpikir bahwa kuantum dari biaya pinjaman yang berkaitan dengan tingginya biaya aset membenarkan anggapan aset mahal bisa dianggap sebagai aset tertentu  Mereka berpendapat bahwa biaya pinjaman yang berkaitan dengan aset mahal cukup signifikan sehingga tidak tepat untuk mencatat mereka sebagai beban. Tapi, menurut IAS 23, sebuah aset tidak dapat dianggap sebagai suatu aset tertentu (Qualifying Asset) atas dasar alasan ini .

Search Term :

Tidak ada komentar :