Welcome to Tax and Accounting Service - The Right Partner For Your Business
Contact : Phone 0821-2566-2195 Wa 0821-2566-2195 Maret 2015

Tugas Hukum Pajak dan Fungsi Hukum Pajak

Tugas Hukum Pajak


Tugas Hukum Pajak secara umum yang menjadi kewajiban bagi Hukum Pajak adalah sebagai berikut :
  1. Memahami kondisi masyarakat yang bisa dihubungkan dengan pengenaan atas pajak
  2. Menyusun rumus kedalam peraturan hukum
  3. Menafsirkan peraturan hukum
  4. Mengatur semua ketentuan hukum pidana
  5. Mengatur semua ketentuan administrasi
  6. Mengatur semua ketentuan tentang peradilan administratif dan peradilan pajak

Sekilas Tentang Hukum Pajak

Hukum Pajak


Pengertian Hukum Pajak

Hukum Pajak atau yang dalam bahasa inggris disebut degnan Tax Law yang juga diistilahkan dengan hukum fiskal walaupun sebenarnya hukum fiskal dan hukum pajak mempunyai substansi yang beda. Hukum Pajak meliputi hanya mengenai pajak sebagai kajian objeknya sedangkan hukum fiskal membicarakan pajak dan juga sebagian keuangan negara sebagai kajian objeknya.

Hukum Pajak
Hukum Pajak
Secara umum, Hukum pajak adalah hukum yang berhubungan dengan pajak, lebih sempit lagi, hukum pajak merupakan seperangkat kaida-kaidah hukum secara tertulis yang meliputi sanksi hukum. Sanksi hukum disini dimaksudkan supaya Pejabat Pajak dan Wajib Pajak mentaati kaidah kaida hukum yang berlaku dan tidak terjadi penyimpangan. Sanksinya bisa berupa sanksi pidana dan sanksi administrasi

Hukum Pajak adalah sekumpulan peraturan undang undang yang mengatur tentang hubungan pemerintah yang bertindak sebagai pemungut pajak dengan rakyat sebagai pembayar pajak (Rochmat Soemitro : 1979). Jadi yang diterangkan didalam Hukum Pajak adalah :
  • Subjek Pajak
  • Objek Pajak
  • Kewajiban Wajib Pajak
  • Timbul dan terhapusnya Hutang Pajak
  • Tata cara Penagihan Pajak
  • Tata cara banding dan pengajuan keberatan kepada peradilan pajak
UU KUP No 28 th 2007 tidak menjabarkan mengenai pengertian Hukum Pajak. tetapi hanya menyatakan kedudukannya hanya sebagai ketentuan umum untuk peraturan perundangan perpajakan yang lain. UU KUP berfungsi menjadi payung hukum terhadap UU pajak yang bersifat sektoral.

Definisi Hukum Pajak bisa memberikan petunjuk bagi aparat penegak Hukum Pajak dalam mempergunakan wewenand serta kewajibannya dalam menegakkan Hukum Pajak. Sebaliknya, bisa dijadikan pedoman oleh Wajib Pajak untuk menjualankan kewajiban dan mempergunakan hak untuk mendapatkan perlindungan hukum akibat penegakan dari Hukum Pajak.

Penegakan Hukum Pajak pada lembaga peradilan dilaksanakan melalui lembaga peradilan pajak ataupun peradilan umum. Penegakan Hukum Pajak yang melalui lembaga peradilan pajak tertuju kepada penyelesaiaan sebuah sengketa pajak dan dijalankan melalui Lembaga Keberatan, Pengadilan Pajak serta Mahkamah Agung atau hanya Pengadlan Pajak dan Mahkamah Agung saja. Penegkan Hukum Pajak yang melalui Lembaga Peradilan Umum lebih memfokuskan penyelesaian mengenai tindak pidana pajak dan dijalankan oleh Pengadilan Negeri, Pengadilan, Pengadilan Tinggi serta Mahakamah Agung. Sedangkan pnegakan Hukum Pajak yang diluar lembaga peradilan dilaksanakan oleh para Pejabat Pajak dengan mempergunakan wewenangnya berupa penerbitan Surat Ketetapan Pajak dan surat keputusan yang berkaitan dengan penagihan pajak.

Demikianlah sekilas mengenai Hukum Pajak


4 Fungsi Pajak yang Utama

Fungsi Pajak


Fungsi Pajak - Pajak merupakan iuran rakyat kepada negara yang berdasar pada undang undang sehingga bisa dipaksakan dengan tidak mendapatkan balas jasa langsung yang bisa dirasakan oleh rakyat. Menurut Undang undang, Pajak bersifat memaksa, lalu memang apa saja fungsi dari pajak itu hingga sampai memaksa ?

fungsi pajak
Fungsi Pajak
Pajak memiliki peranan yang cukup signifikan didalam kehidupan bernegara, lebih khusus dalam menjalankan pembangunan. Pajak adalah sumber pendapatan bagi negara dalam membiayai seluruh pengeluaran yang dibutuhkan termasuk didalamnya pengeluaran untuk pembangunan. Pajak memiliki beberapa fungsi, Fungsi Pajak bisa tercakup dalam beberapa fungsi berikut:

Fungsi Anggaran | Budgetair


Fungsi Pajak yang pertama adalah Fungsi Anggaran (Budgetair). Sebagai sumber utama pendapatan negara, pajak berperan untuk membiayai seluruh pengeluaran negara. Dalam melaksanakan tugas rutin negara serta menjalankan pembangunan, negara memerlukan biaya dan biaya tersebut bisa diperoleh dari pungutan pajak. Dalam pengeluaran rutin negara, biasanya digunakan untuk biaya semisal belanja barang, belanja pegawai, pemeliharaan dan lain lain. Dalam membiayai pembangunan, uang yang digunakan dari tabungan pemerintah, tabungan ini berasal dari seluruh penerimaan yang diperoleh baik dari pajak dan non pajak dikurangi oleh pengeluaran rutin negara.

Fungsi Mengatur | Regulerend


Pertumbuhan ekonomi bisa diatur melalui kebijakan pajak, dengan menggunakan fungsi mengatur, pajak dapat dipergunakan sebagai alat dalam mencapai tujuan. misalnya kebijakan kebijakan mengenai keringanan pajak atau fasilitas pajak tertentu oleh negara bagi pihak pihak yang dikehendaki dan diperlukan. Semisal, pemberian insentif keringan pajak mengenai industri galangan kapal, dimana saat ini industri galangan kapal sulit berkembang dan mayoritas berasal dari luar negeri sehingga menimbulkan potensi pertumbuhan ekonomi dibidang kelautan. Untuk itu pemerintah perlu untuk memajukan industri galangan kapal dalam negeri dengan memberikan insentif pajak kepada industri galangan kapal agar bisa dengan cepat melaju dan bersaing dengan galangan kapal di luar negeri.

Fungsi Stabilitas


Dengan uang hasil pajak, Pemerintah mempunyai dana dalam melaksanakan kebijakan yang berkaitan dengan stabilitas harga dan tingkat inflasi bisa dikendalikan. Hal ini dapat dijalankan dengan mengatur peredaran uang yang ada di masyarakat, pemungutan pajak serta penggunaan dana pajak secara efektif dan efisien

Fungsi Redistribusi Pendapatan


Pajak yang diperoleh negara akan dipergunakan untuk kepentingan umum termasuk didalamnya membiayai pembangunan. Hal ini bisa membuka lapangan kerja yang ujungnya juga akan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Terima kasih telah berkunjung ke Blog ini, tingkalkan pesan jika ada pertanyaan ataupun koreksi mengenai Fungsi Pajak


    Pajak Penghasilan

    Pajak Penghasilan | PPh

    Pengertian Pajak Penghasilan atau yang umumnya disingkat PPh adalah Pajak yang dikenakan pada Subjek Pajak Penghaslan terhadap penghasilan yang diperoleh pada tahun pajak. Hampir seluruh warga negara merupakan Subjek Pajak, namun apakah seluruh Subjek Pajak tersebut akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) ?

    pajak penghasilan
    Pajak penghaslan
    Jawabannya tentu Tidak! Warga negara Indonesia yang dikenakan PPh hanyalah Subjek pajak yang mempunyai penghasilan saja, Dan apakah seluruh Subjek Pajak yang memperoleh penghasilan akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) ?

    Jawabannya juga Tidak ! karena ada batasan penghasilan didalam satu tahun pajak dimana apabila penghasilan Subjek Pajak masih dibawah batas yang ditentukan, maka Subjek Pajak tersebut tidak akan dikenakan PPh. Batas yang dimaksud ini biasa kita kenal Penghasilan Tidak Kena Pajak atau lebih familiar disingkat PTKP.

    Yang perlu diketahui adalah penghitungan Pajak Penghasilan PPh dilaksanakan pada satu periode tertentu, di Indonesia adalah satu tahun, jadi perhitungan PPh akan dilaksanakan setahun sekali. Pun demikian dengan administrasi perpajakan akan dijalankan secara tahunan.

    Menurut UU No 36 th. 2008 mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Subjek Pajak yang memperoleh penghasilan disebut sebagai Wajib Pajak. Wajib pajak dikenakan pajak terhadap penghasilan yang diperolehnya dalam waktu satu tahun atau bisa juga dikenakan pajak untuk penghasilan didlam bagian tahun pajak jika kewajiban pajak subyektifnya diawali atau diakhiri dalam tahun pajak.

    Perlu diketahui, Pajak Penghasilan adalah pajak subyektif yang kewajiban pajaknya menempel atau melekat pada Subjek Pajak pihak yang bersangkutan, maksudnya kewajiban pajak tsb dimaksudkan suapay tidak dilimpahkan kepada Sbujek Pajak yang lain. Maka dari itu penentuan waktu dimulai dan berakhir sebuah kewajiban pajak subjektif sangat penting untuk memberi kepastian hukum.

    Subjek Pajak Penghasilan


    Subjek Pajak Penghaslan ialah orang pribadi, warisan yang belum dibagi sebatai satu kesatuan, menggantikan yang memiliki hak, Badan dan Bentuk Usaha Tetap
    Subjek Pajak PPh terdiri atas Subjek Pajak Dalam Negeri dan Subjek Pajak Luar Negeri

    Pajak Penghasilan PPh dikenakan kepada Subjek Pajak yang memiliki penghasilan melebihi batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dalam satu periode.

    Apa hubungannya dengan Nomor Pokok Wajib Pajak atau yang populer dengan istilah NPWP ?

    NPWP merupakan alat pemerintah dalam mengawasi kewajiban pajak warga negaranya. Makin banyak wajib Wajib Pajak yang memiliki NPWP atau terdaftar pada sistem administrasi perpajakan melalui kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak maka semakin memudahkan pengawasan oleh pemerintah. Apabila seorang Wajib Pajak sudah mempunyai NPWP, maka kewajiban melaporkan besarnya Pajak Penghasilan menjadi suatu kewajiban. 

    Adakah pertanyaan atau sesuau yang perlu dikoreksi? silahkan tinggalkan komentar dikolom komentar, terima kasih telah membaca tentang Pajak Penghasilan


    Setahun Kerja di 3 Tempat, Ini Tips Lapor SPT

    Pertanyaan :
    Saya Dedis, usia 22 Tahun. Saat ini saya bekerja di salah satu perusahaan Provider ternama sebagai Web Service Officer Social Media.
    Pada hari Rabu 4 Maret 2015, saya menerima himbauan berupa SPT yang akan deadline per tanggal 31 Maret 2015.
    Sebelumnya, saya pernah bekerja di kantor pertama saya selama tiga bulan, di kantor kedua saya selama lima bulan, di kantor ketiga selama sebulan, dan sekarang ini di kantor keempat saya baru menginjak bulan ketiga.
    Sebelumnya di kantor-kantor saya tersebut, saya sudah menyerahkan copy-an NPWP saya ke bagian HRD & pihak sana yang akan membayarkan pajak penghasilan (PPh) saya.
    Yang ingin saya tanyakan, apakah saya harus membayarkan lagi untuk PPH saya tersebut? saat ini saya sedang dibuat bingung dengan SPT tersebut karena maklum saja, sebelumnya saya seorang Fresh Graduated & belum terlalu mengerti dengan masalah perpajakan, terutama Pph & sistem perhitungannya.
    Sebelum & sesudahnya terima kasih :)
    Best Regards,
    Dedis
    Email: dhekhXXXX@gmail.com

    Jawaban:
    Yth. Mbak Dedis,
    Data NPWP yang diberikan kepada perusahaan tempat Mbak Dedis bekerja adalah dalam rangka melakukan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) atas penghasilan (gaji dan tunjangan) yang dibayarkan perusahaan kepada pegawai.
    Himbauan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Mbak Dedis terdaftar adalah untuk mengingatkan agar menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) Tahun 2014 sebelum 31 Maret 2015.
    Berikut kami buatkan ilustrasi sehubungan dengan pertanyaan yang Mbak Dedis sampaikan.
    Selama tahun 2014
    - Bekerja selama tiga bulan di perusahaan A
    - Bekerja selama lima bulan di perusahaan B
    - Bekerja selama satu bulan di perusahaan C
    Selama tahun 2015
    - Bekerja di perusahaan D dan sudah memasuki bulan ketiga
    Dalam rangka melaporkan kewajiban tahunan PPh OP untuk Tahun Pajak 2014, kami sarankan agar Mbak Dedis segera meminta bukti potong 1721-A1 kepada perusahaan-perusahaan tempat Mbak Dedis bekerja selama Tahun 2014 yaitu perusahaan A, perusahaan B dan perusahaan C.
    Selanjutnya, Mbak Dedis dapat melaporkan kewajiban tahunan PPh OP dengan media Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan yang dapat disampaikan dengan tiga pilihan cara berikut ini.
    1. Pengisian dan Pelaporan Secara Manual Menggunakan Hardcopy Formulir SPT
    a. Meminta formulir SPT 1770 atau 1770S atau 1770SS ke KPP terdekat dengan ketentuan sebagai berikut:i. Dalam hal selama tahun 2014 hanya menerima penghasilan dari pekerjaan sebagai pegawai dan penghasilan brutonya tidak lebih dari Rp 60 juta, maka dapat menggunakan formulir 1770SS;
    ii. Dalam hal selama tahun 2014 menerima penghasilan bruto lebih dari Rp 60 juta atau juga menerima penghasilan lainnya di luar pekerjaan sebagai pegawai (antara lain bunga, royalti, sewa, penghargaan dan hadiah, keuntungan penjualan harta selain tanah-bangunan), maka dapat menggunakan formulir 1770S;
    iii. Dalam hal selama tahun 2014 menerima penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas, maka harus menggunakan formulir 1770.
    b. Mengisi formulir tersebut secara jelas, benar dan lengkap sesuai data-data yang ada. Agar tidak keliru dalam melakukan pengisian kami sarankan agar Mbak Dedis membaca dengan seksama lembar/buku Petunjuk Pengisian SPT Tahunan PPh OP yang juga dapat diminta dari KPP terdekat.
    c. Menyetorkan PPh OP kurang bayar, apabila terdapat kurang bayar, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Isi tanggal melakukan penyetoran dalam formulir SPT.
    d. Setelah formulir diisi secara lengkap dan ditandatangani, Mbak Dedis dapat langsung menyampaikan SPT Tahunan PPh OP beserta kelengkapannya langsung melalui KPP tempat Mbak Dedis terdaftar atau melalui KPP terdekat (drop box).
    e. Jangan lupa untuk menyimpan copy SPT Tahunan PPh OP dan Bukti Penerimaan Surat untuk arsip pribadi sekaligus bukti telah melaporkan kewajiban tahunan PPh OP.
    2. Pengisian dan Pelaporan Menggunakan eSPT (1770S atau 1770)
    a. Download aplikasi eSPT Tahunan PPh OP dari website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id).
    b. Lakukan instalasi aplikasi pada komputer dengan mengikuti petunjuk instalasi yang ada di website tersebut.
    c. Mengisi eSPT secara lengkap, benar dan jelas sesuai data yang ada.
    d. Menyetorkan PPh OP kurang bayar, apabila terdapat kurang bayar, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Isi tanggal melakukan penyetoran dan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) dalam eSPT.
    e. Mencetak hasil pengisian eSPT dan kemudian ditandatangani.
    f. Membuat menu lapor eSPT dan kemudian memasukkannya ke dalam compact disc (CD).
    g. Menyampaikan hasil cetakan eSPT yang telah ditandatangani dan CD berisi menu lapor beserta kelengkapan lainnya ke KPP tempat Mbak Dedis terdaftar atau KPP terdekat (drop box).
    h. Jangan lupa untuk menyimpan copy hasil cetakan eSPT dan Bukti Penerimaan Surat untuk arsip pribadi sekaligus bukti telah melaporkan kewajiban tahunan PPh OP.
    3. Pengisian dan Pelaporan Menggunakan e-filing (online) Bagi yang Telah Memiliki e-FIN (1770S atau 1770SS)
    a. Masuk ke web pelaporan pajak online Direktorat Jenderal Pajak (https://efiling.pajak.go.id/).
    b. Lakukan pengisian SPT Tahunan PPh OP secara online.
    c. Menyetorkan PPh OP kurang bayar, apabila terdapat kurang bayar, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Isi tanggal melakukan penyetoran dan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) dalam SPT online (efiling).
    d. Setelah SPT online diisi secara lengkap, minta kode verifikasi. Kode verifikasi akan dikirim ke email atau nomor handphone yang sebelumnya telah didaftarkan.
    e. Kirim SPT online dengan memasukkan kode verifikasi yang telah diterima.
    f. Bukti pelaporan SPT online akan dikirimkan ke alamat email yang telah didaftarkan.
    g. Petunjuk penyampaian SPT secara online (efiling) dapat dipelajari melalui tutorial yang diunggah oleh Direktorat Jenderal Pajak di website www.pajak.go.id.
    Untuk penghasilan dan bukti potong 1721-A1 Mbak Dedis yang diterima dari perusahaan D, akan dipergunakan untuk keperluan pelaporan kewajiban tahunan PPh OP untuk Tahun 2015 (tahun depan).

    Demikian penjelasan kami. Semoga membantu.



    Salam, Fitrah Purnama Megawati S.sos
    (Liputan6)

    Wajib Pajak

    Pengertian Wajib Pajak


    Pengertian Wajib Pajak adalah Orang pribadi ataupun Badan yang berdasarkan ketentuan perundang undangan perpajakan untuk menjalankan kewajiban perpajakan termasuk didalamnya pemungut pajak atau pemotongg pajak tertentu

    Pengertian Wajib Pajak
    Wajib Pajak
    Apa yang dimaksud Badan ?

    Badan merupakan kumpulan orang dan atau modal yang adalah satu kesatuan yang menjalankan usaha ataupun tidak yang tidak menjalankan usaya yang mencakup perseoran terbatas, perseroan komantider, perseraon lainnya, BUMN atau BUMD dengan nama dan berbentuk apapun, firma, kongsi,koperasi, dana pension, persekutuan, perkumplan, yayasan, organisasi masa, organisasi sospol (sosial politik), maupun organisasi yang sejenis, lembaga, bentuk usaha tetap dan bentk badan yang lain.

    Berdasarkan Pengertian diatas, Wajib Pajak terdiri atas :
    • Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi
    • Wajib Pajak (WP) Badan
    • Wajib Pajak (WP Bendahara yang sebagai pemungut serta pemotong Pajak

    Dan berdasar pada tempat terdaftarnya, Wajib Pajak terdiri Atas
    • Wajib Pajak (WP) Domisili atau tunggal
    • Wajib Pajak (WP) Pusat
    • Wajib Pajak (WP) Cabang serta WP orang pribadi tertentu

    Kewajiban Wajib Pajak


    Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk mendaftarken diri, melakukan sendiri perhitungan pembayaran serta pelaporan pajak yang terutang sesuai denagn sistem self assessment

    Referensi dan Sumber : 
    UU No 28 Th 2007 mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan


    Pengertian Pajak Begini Toh Ternyata...

    Pengertian Pajak telah banyak para ahli yang mencoba mendefinisikannya, kesemuanya rata rata memiliki maksud dan tujuan yang sama walau dengan tata bahasa dan penyampaian yang berbeda. Kali ini kita akan melihat Definisi Pajak menurut para ahli dan tentu saja menurut Undang Undang yang berlaku.

    Pengertian Pajak

    Pengertian Pajak Menurut Undang Undang


    Menurut Undang Undang Pasal 1 angka 1 Nomer 28 Tahun 2007 mengenai Ketentuan Umum serta Tata Cara Perpajakan menyebutkan: Pajak adalah kontribusi yang sifatnya wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi ataupun badan yang bersifat memaksa berdasa pada Undang Undang dengan tidak memperoleh imbalan secara langsund dan dipergunakan dalam keperluan negara untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat

    Pengertian Pajak
    Pengertian Pajak

    Pengertian Pajak Menurut Para Ahli


    Pengertian Pajak menurut Prof Dr PJA. Adriani,
    Pengertian pajak merupakan iuran oleh masyarakat kepada negara yang bersifat memaksa dan terutan oleh yang wajib membayar berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku dengan tidak memperoleh prestasi kembali secara langsung yang berfungsi untuk membiayai seluruh pengeluaran pengeluaran umum yang berhubugnan dengan tugas negara dalam penyelenggaraan pemerintahan
    Pengertian Pajak menurut Prof Dr H Rochmat Soemitro SH
    Pajak adalah iurang oleh rakyat kepada kas negara yang berdasarkan kepada undang undang yang bisa dipaksakan dengan tidak mendapat jasa timbal balik langsung serta dipergunakan dalam membayar seluruh pengeluaran umum.
    Pengertian Pajak menurut Sommerfeld Ray M Anderson Herschel M dan Brock Horace R
    Pajak merupakan suatu pengalihan sumber dari sektor swasta (rakyat) kepada sektor pemerintahan, bukan karena akibat pelanggaran hukum, tetapi wajib untuk dijalankan berdasarkan kepada ketentuan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa memperoleh imbalan langsung dan proporsional supaya pemerintah bisa menjalankan seluruh tugas tugasnya dalam menjalankan pemerintahan

    Kita bisa melihat, kesemua definisi pajak yang ada diatas memiliki benang merah yang sama, yang juga sesuai dengan pengertian pajak menurut undang undang yang berlaku. Kita bisa mengartikan definisi pajak sebagai sebuah peralalihan kekayaan dari rakyat kepada kas negara yang dipergunakan untuk membiayai pengeluaran pengeluaran rutin dan surplusnya (jika ada) dipergunakan untuk public saving yang nantinya bisa digunakan sebagai sumber pembiayaan dalam public investment

    Jadi Pajak sifatnya "Memaksa" karena ada kekuatan undang undang yang berlaku. Mau tidak mau, rakyat harus menjalankan kewajibannya untuk membayar pajak sesuai dengan aturan aturan perudang udangan yang berlaku tentunya.

    Pemerintah bisa memaksa para wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakannya bahkan dengan mempergunakan surat sita atau surat paksa. Segala bentuk kelalaian ataupun pelanggaran baik yang disengaja ataupun tidak yang dilakukan oleh para wajib pajak bisa dikenakan sanksi atau hukuman berupa kurungan penjara ataupun denda. Sedangkan arti dari kata Perpajakan adalah semua hal yang berkaitan dengan permasalahan dan sistem pelaksanaan pajak. Baik dari segi Akuntansi Perpajakan ataupun teknis lainnya.

    Apabila anda memiliki pertanyaan, koreksi ataupun hal lain yang ingin disampaikan, tolong tinggalkan dikolom komentar, dan terima kasih telah membaca Pengertian Pajak


    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

    Siklus Akuntansi


    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa sebenarnya sama saja dengan siklus akuntansi pada perusahaan dagang, yang membedakan adalah jenis usahanya, dimana perusahaan jasa ini bergerak dalam menjual "jasa", tidak berupa barang. Jika pada perusahaan dagang ada akun persediaan barang, maka pada perusahaan jasa tidak akan pernah dijumpai persediaan barang karena memang perusahaan jasa tidak pernah memiliki persediaan barang untuk dijual.

    siklus akuntansi perusahaan jasa
    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

    Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa


    Pengumpulan bukti transaksi. Ini adalah Siklus pertama dari sebuah Siklus Akuntansi Namun kali ini kita skip saja.

    Siklus Akuntansi 1 : Penjurnalan

    Setelah bukti bukti transaksi selesai dinilai, pada siklus penjurnalan ini adalah menjurnal atau bahasa lainnya mencatat nilai transaksi yang terdapat pada bukti bukti yang dikumpulkan tersebut kedalam buku catatan transaksi. proses ini seringkali disebut dengan kegiatan menjurnal.

    Siklus Akuntansi 2 : Buku Besar

    Penyusunan Buku besar merupakan sebuah proses dari pengklasifikasian atau pengelompokan terhadap nilai nominal pos akun masing masin supaya bisa mengetahui saldo dari masing masing akun.

    Siklus Akuntansi 3 : Neraca Percobaan

    Neraca percobaan biasanya disusun ketika hendak penutupan buku. Neraca percobaan dilakukan untuk melihat input data yang ada pada jurnal umum ke buku besar sudah sesuai dan benar dengan menyusun neraca saldonya. Posisi debit dan kredit haruslah seimbang.

    Siklus Akuntansi 4 : Jurnal Penyesuaian

    Jurnal Penyesuaian merupakan kegiatan penyesuaian antara saldo pada akun dengan perhitungan fisik yang ada. Selengkapnya bisa anda baca di: Jurnal Penyesuaian

    Siklus Akuntansi 5 : Neraca Lajur

    Neraca Lajur atau Neraca Percobaa setelah Penyesuaian dilakukan jika saldo masih belum seimbang, pada langkah neraca percobaan diulang lagi dan langkah jurnal penyesuaian juga harus diulang lagi hingga kondisinya menjadi seimbang

    Siklus Akuntansi 6 : Laporan Keuangan

    Siklus Akuntansi selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan yang berupa Neraca, Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas


    Siklus Akuntansi 7 : Jurnal Penutup

    Siklus Akuntansi perusahaan jasa berikutnya adalah membuat jurnal penutup, jurnal penutup ini dilakkan kepada beberapa pos akun yang berpengaruh terhadap Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas. Pos pos yang ditutup adalah seluruh pendapatan, beban, penarikan ekuitas (prive) dan Laba Rugi,
    Untuk lebih jelas anda bisa membaca mengenai Jurnal Penutup di: Jurnal Penutup

    Siklus Akuntansi 8 : Jurnal Pembalik

    Jurnal Pembalik merupakan siklus akuntansi proses terakhir. Jurnal pembalik dilakukan untuk menutup beberapa post akun yang sudah ditutup sebelumnya, semisal pembayaran sewa dibayar dimuka dan yang lainnya
    Untuk lebih detail silahkan baca di: Jurnal Pembalik

    Siklus Akuntansi 9 : Neraca Awal atau Neraca Akhir

    Penyusunan Neraca Awal atau Neracas Akhir, Neraca awal disusun berdasarkan neraca akhir periode tahun sebelumnya
    Baca lebih lanjut mengenai: Neraca


    Pertama Kali Isi SPT Pajak, Ini Caranya!

    Pertanyaan :
    Saya baru tahun ini pertama kali isi form 1770 SS atau formulir untuk wajib pajak pribadi dengan penghasilan di bawah Rp 60 juta.
    Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara menghitung untuk mengisi kolom nomor 8-12 dan apa saja yang menjadi bagian dari masing-masing kolom tersebut?
    Sebagai penjelasan,
    Kolom nomor 8 adalah Dasar Pengenaan Pajak/Penghasilan Bruto Pajak Penghasilan Final.
    Kolom nomor 9 adalah Pajak Penghasilan Final Terutang.
    Kolom nomor 10 adalah Penghasilan yang Dikecualikan dari Objek Pajak.
    Kolom nomor 11 adalah Jumlah Keseluruhan Harta yang Dimiliki pada Akhir Tahun Pajak.
    Kolom nomor 12 adalah Jumlah Keseluruhan Kewajiban/Utang pada Akhir Tahun Pajak.
    mohon bantuannya karena saya kurang mengerti panduan yang ada dari website pajak.
    terima kasih atas perhatiannya.
    best regards,
    Anthony
    Email: anthonXXXX@gmail.com

    Jawaban: 
    Yth. Sdr. Anthony,
    Kolom 8 pada SPT 1770 SS diisikan dengan penghasilan final antara lain bunga deposito dan tabungan. Dari buku tabungan atau sertifikat deposito Saudara dapat diketahui jumlah bunga yang saudara peroleh selama tahun 2014. Misalkan bunga tabungan selama tahun 2014 totalnya Rp 2.500.000 maka dasar pengenaan pajak/penghasilan bruto pajak penghasilan final yang diisikan dalam kolom 8 adalah Rp 2.500.000.
    Selanjutnya PPh Final terutang yang diisi dalam kolom 9 adalah sebesar Rp 500.000 (20 persen x Rp 2.500.000). Tarif PPh Final untuk bunga tabungan/deposito adalah 20%.Pada kolom 10 diisikan dengan penghasilan yang dikecualikan dari Objek Pajak misalnya warisan, pembayaran dari perusahaan asuransi kepada orang pribadi sehubungan dengan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi dwiguna, dan asuransi bea siswa. Jika penghasilan ini tidak ada, tidak perlu diisi.
    Wajib Pajak wajib melaporkan jumlah nilai perolehan dari seluruh harta yang dimiliki dan anggota keluarganya pada akhir tahun pajak di kolom 11, misalnya rumah, kendaraan bermotor, dan lain-lain. Sebagai contoh apabila Saudara memiliki rumah pada tahun 2014 seharga Rp 200.000.000, sepeda motor Rp 12.000.000, dan uang tunai Rp 25.000.000 maka jumlah yang diisi di kolom 11 adalah sebesar Rp 237.000.000.
    Selain itu Wajib Pajak juga harus melaporkan jumlah seluruh utang yang dimiliki oleh Wajib Pajak dan anggota keluarganya pada akhir tahun pajak di kolom 12. Jika Saudara misalnya mempunyai sisa pinjaman ke bank sebesar Rp 20.000.000 pada akhir tahun 2014, maka jumlah yang diisi di kolom 12 adalah sebesar Rp 20.000.000.

    Semoga membantu.

    Salam,
    Fitrah Purnama Megawati S.sos
    (Liputan6)

    NPWP Tak Valid, Apa yang Harus Dilakukan?

    Pertanyaan :
    Dear Redaksi Liputan 6,
    Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan mengenai SPT, sebagai berikut
    1. Pada saat saya mengajukan permohonan e-FIN, petugas menyampaikan bahwa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saya tidak valid. Jika seperti itu kira-kira apa penyebabnya ya?
    saya sudah hubungi KPP tempat saya mendaftar, dan mereka menginfokan bahwa ada beberapa kasus seperti itu yang diakibatkan pada saat mendaftar NPWP melalui e-reg (saya memang sempat mendaftar melalui e-reg pada NPWP pertama saya, tapi pada saat saya ganti wilayah, saya datang langsung ke KPP tersebut untuk pengurusan).
    Karena kasus ini, petugas pajak menyuruh saya untuk datang langsung untuk memvalidasi NPWP tersebut, yang saya heran apakah tidak cukup mengaktifikan via telepon dengan menginfokan nomor NPWP-nya.
    2. Jika NPWP tidak valid, dan saya tidak melakukan pengurusan, ini berarti saya tidak perlu melaporkan SPT Tahun 2014 kan? Atau memang otomatis pajak yang saya bayarkan tahun 2014 tidak ter-record di kantor pajak.
    Dan atau jika saya melakukan pengurusan validasi tahun ini, berarti SPT yang saya laporkan adalah Pajak tahun 2015 kan dan itu tahun 2016 untuk pelaporan SPT-nya.
    Fyi saja, saya kena pajak hanya selama enam bulan saja di tahun 2014 ini (pada masa kerja) dan tahun 2015 sudah tidak bekerja.
    3. Mohon info dampak yang timbul jika saya tidak melakukan validasi NPWP namun saya sudah memegang kartu fisik NPWP tersebut.
    Mohon info dan saran.
    Terimakasih
    Putri
    Email: aristipraXXXXXX@gmail.com

    Jawaban:
    Yth. Mbak Aristi Putri,

    1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) tidak valid terjadi karena data NPWP yang diberikan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Mbak Putri terdaftar belum diadministrasikan dalam master file Direktorat Jenderal Pajak.Langkah Mbak Putri untuk menghubungi pihak KPP tempat terdaftar sudah benar.
    Mengenai permintaan pihak KPP untuk datang langsung, menurut pendapat kami adalah karena prinsip kehati-hatian. Kecuali untuk hal-hal yang sifatnya konsultansi maupun permintaan informasi secara lisan, menurut pengetahuan kami, Standar Operasi dan Prosedur pelayanan di KPP memang tidak dapat dilakukan melalui telepon.
    Kami sarankan Mbak Putri untuk mengikuti arahan dari petugas tempat KPP terdaftar untuk datang langsung. Kami juga sarankan juga untuk membawa asli Kartu Tanda Peduduk (KTP) untuk menunjukkan bahwa Mbak Putri adalah pemilik kartu NPWP yang sah.
    2. NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
    Kewajiban perpajakan tidak serta-merta hilang meskipun Mbak Putri memiliki NPWP tidak valid (atau bahkan tidak memiliki NPWP). Apabila penghasilan yang diterima selama enam bulan bekerja di tahun 2014 telah melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), maka Mbak Putri berkewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2014.
    3. Apabila Mbak Putri tidak melakukan validasi NPWP sehingga tidak dapat menyampaikan SPT Tahunan PPh OP sampai dengan batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh OP tanggal 31 Maret 2015, maka Mbak Putri berpotensi dikenakan denda sebesar Rp 100.000 karena tidak menyampaikan SPT tepat waktu.
    Memang pengenaan sanksi ini dapat diperdebatkan mengingat penyebab tidak validnya NPWP adalah bukan karena kesalahan Mbak Putri, melainkan karena permasalahan teknis di internal Direktorat Jenderal Pajak.
    Kami berharap agar Mbak Putri dapat menyelesaikan proses validasi NPWP dengan baik dan melaporkan SPT Tahunan PPh OP Tahun 2014 sebelum batas waktu tanggal 31 Maret 2015.
    Demikian penjelasan kami. Semoga membantu.

    Salam,

    Aldonius, S.E.
    (Liputan6)

    Berapa Persen dari Penghasilan yang Kena Pajak?


    Pertanyaan :
    Saya Yosua, ingin bertanya sebagai berikut:
    Berapa persen jika saya harus membayar pajak penghasilan?
    Terima kasih, salam.
    Email: yosua.daXXXX@gmail.com

    Jawaban:
    Yth. Bapak Yosua,
    Tarif pajak penghasilan atas penghasilan yang diterima oleh orang pribadi adalah sesuai pasal 17 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh), yaitu sebagai berikut:

    -  Penghasilan Kena Pajak sampai dengan Rp 50 juta, dikenakan PPh dengan tarif 5 persen;
    -  Penghasilan Kena Pajak di atas Rp 50 juta sampai dengan Rp 250 juta, dikenakan PPh dengan tarif 15 persen;
    -  Penghasilan Kena Pajak di atas Rp 250 juta sampai dengan Rp 500 juta, dikenakan PPh dengan tarif 25 persen;
    -  Penghasilan Kena Pajak di atas Rp 500 juta, dikenakan PPh dengan tarif 30 persen.

    Penghasilan kena pajak adalah penghasilan neto dikurangi dengan besaran PTKP, yaitu:
    a. Rp 24.300.000 untuk diri Wajib Pajak orang pribadi;
    b. Rp 2.025.000 tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;
    c. Rp 24.300.000 tambahan untuk seorang isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami;
    d. Rp 2.025.000 tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak tiga orang untuk setiap keluarga.

    Misalkan Tuan A (memiliki NPWP) per 1 Januari 2014 telah menikah dan memiliki satu orang anak dengan  penghasilan neto selama satu tahun sejumlah Rp 720 juta, maka PPh Terhutang untuk Tahun Pajak 2014 adalah Rp 152.495.000 dengan perhitungan sebagai berikut:
     - Penghasilan neto              : Rp 720.000.000
     - PTKP                             : Rp   28.350.000
                                                ______________ -
    - Penghasilan Kena Pajak    : Rp  691.650.000
      
     Perhitungan PPh Terhutang:
    - Rp 50.000.000 x 5%        : Rp 2.500.000
    - Rp 200.000.000 x 15%    : Rp 30.000.000
    - Rp 250.000.000 x 25%    : Rp 62.500.000
    - Rp 191.650.000 x 30%    : Rp 57.495.000
                                                _______________ +
                                                Rp 152.495.000

    Demikian penjelasan kami. Semoga membantu.

    Salam,
    Aldonius, S.E. 
    (Liputan6)

    Strategi Operasional

    Pengertian Strategi Operasional


    Strategi Operasional adalah fungsi operasional yang menentukan arah dalam pengambilan sebuah keputusan yang terintegrasikan bersama strategi bisnis. Strategi Operasional menciptakan pola pola pengambilan sebuah keputusan operasional secara konsisten.

    Ada beberapa ahli yang memberikan pendapat mengenai pengertian Strategi Operasional

    strategi operasional
    Strategi Operasional

    Fungsi Manajemen Operasional

    Fungsi Manajemen Operasional - Manajemen Operasional bisa diartikan sebagai sebuah tindakan pengelolaan sumber daya untuk sebuah proses produksi supaya memiliki hasil yang maksimal. Bermacam sumber daya dikerahkan semisal bahan baku, mesin, perlengkapan dan peralatan, tenaga kerja dan uang.

    Dalam menjalankan fungsi operasi, dibutuhkan serangkaian aktivitas yang termasuk kedalam sebuah sistem. Dalam Manajemen Operasional umumnya terdiri atas 4 (empat) macam fungsi operasional :

    fungsi manajemen operasional
    Fungsi Manajemen Operasional

    Ruang Lingkup Manajemen Operasional

    Lingkup Manajemen Operasional


    Manajemen Operasional merupakan upaya dalam pengelolaan secara maksimal atas penggunan seluruh faktor produksi yang ada baik itu tenaga kerja, mesin, peralatan, bahan baku dan faktor yang lain

    Ruang Lingkup Manajemen Operasional meliputi tiga bagian utama, Tiga bagian itu adalah Perencanaan Sistem Produksi, Pengendalian Produksi dan Sistem Informasi Produksi
    ruang lingkup manajemenoperasional
    Manajemen Operasional

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen - Sistem Informasi Manajemen atau yang lebih diringkas dengan sebutan SIM merupakan bagian pengendalian internal suatu perusahaan yang mencakup pemanfaatan sumber daya yang ada, manusia, dokumen, tekhnologi serta prosedur oleh Akuntansi Manajemen yang bertujuan untuk memecahkan berbagai masalah semisal layanan, produk, strategi bisnis ataupun yang lain.

    tujuan sistem informasi manajemen
    Tujuan Sistem Informasi Manajemen

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen 

    8 Manfaat Sistem Informasi Manajemen

    Manfaat Sistem Informasi Manajemen - Analis sistem manajemen harus memahami kebutuhan informasi yang diperlukan agar sistem informasi yang ada bisa berguna dan dimanfaatkan oleh para pemakai informasi. Kebutuhan kebutuhan bisa diketahui dengan mencerna aktivitas aktivitas pada masing masing level atau tingkat manajemen dan tipe keputusan yang diambil.

    Tujuan dari dibentuknya sebuah Sistem Informasi Manajemen (SIM) agar sebuah organisasi mempunyai informasi yang bisa memberikan manfaat didalam pembuatan sebuah keputusan manajemen, ntah itu keputusan yang menyangkut rutin maupun keputusan manajemen yang bersifat strategis.

    manfaat sistem informasi manajemen
    Manfaat Sistem Informasi Manajemen

    Komponen Sistem Informasi Manajemen

    Komponen Komponen Sistem Informasi Manajemen


    Komponen Sistem Informasi Manajemen adalah semua elemn elemen yang membentuk sebuah sistem informasi. Komponen dalam Sistem Informasi Manajemen umumnya terbagi menjadi dua bagian :
    1. Komponen Sistem Informasi Manajemen Fungsional
    2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Fisik.

    sistme informasi manajemen
    Komponen Sistem Informasi Manajemen

    Sistem Informasi Manajemen

    Pengertian Sistem Informasi Manajemen


    Sistem Informasi Manajemen adalah sistem informasi yang dibutuhkan sebuah organisasi dengan pengolahan seluruh transaksi yang mendukung fungsi manajemen dalam pengambilan sebuah keputusan.

    Sistem Informasi Manajemen Meliputi metode dan upaya yang terorganisasi dalam menjalankan fungsi pengumpulan data baik dari dalam atau dari luar organsasi dan mempergunakan komputer dalam prosesnya untuk bisa menghasilkan lalu menyajikan informasi kekinian, akurat, tepat, dan cepat untuk semua pihak yang berkepentingan dalam pengambilan sebuah keputusan manajemen

    Sistem Informasi Manajemen
    Sistem Informasi Manajemen

    FLOW CHART

    Flowchart atau diagram alir merupakan sebuah diagram dengan simbol-simbol grafis yang menyatakan aliran algoritma atau proses yang menampilkan langkah-langkah yang disimbolkan dalam bentuk kotak, beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah tersebut menggunakan tanda panah. Diagram ini bisa memberi solusi selangkah demi selangkah untuk penyelesaian masalah yang ada di dalam proses atau algoritma tersebut.

    Manajemen Proyek Gagal Karena 13 Hal Ini

    Kegagalan Manajemen Proyek


    Kesuksesan sebuah proyek pasti membutuhkan tenaga dan pikiran yang menguras segalanya. Seorang manajer proyek dituntut untuk memastikan bahwa sebuah proyek sudah berjalan sesuai perencanaan dan tidak berada dalam jalur yang salah. Namun, hingga saat ini kenyataannya terdapat begitu banyak proyek gagal atau paling tidak terlambat dalam penyelesaian dimana hal tersebut memicu membengkakan biaya yang dikeluarkan. Apa yang menjadi Penyebab kegagalan manajemen proyek ?

    berikut ini beberapa alasan diantaranya mengapa kegagalan Manajemen Proyek sering terjadi :
    manajemen proyek
    manajemen proyek

    Beberapa Fungsi Manajemen Proyek

    Fungsi Manajemen Proyek meliputi pembatasan (pelingkupan), perencanaan, prakiraan, penjadwalan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian (pengontrolan) serta penutupan
    fungsi manajemen proyek
    fungsi manajemen proyek

    Fungsi Manajemen Proyek

    Berikut beberapa ulasan singkat tentang Fungsi Manajemen Proyek
    • Pelingkupan | Scooping – menjelaskan mengenai batas batas dari sebuah proyek
    • Perencanaan | Planning – menidentifikasi tugas apa saja yang dibutuhkan dalam menyelesaikan sebuah proyek.
    • Perkiraan | Estimating – setiap tugas yang dibutuhkan dalam penyelesaian sebuah proyek harus diperkirakan
    • Penjadwalan | Scheduling – seorang manajer proyek harus bertanggung jawab atas penjadwalan seluruh kegiatan suatu proyek
    • Pengorganisasian | Organizing – seorang manajer proyek memastikan bahwa seluruh anggota tim dari sebuah proyek mengetahui peran serta tanggung jawab masing masing dan hubungan laporan mereka kepada manajer proyek.
    • Pengarahan | Directing – mengarahkan seluruh kegiatan kegiatan tim dalam proyek
    • Pengontrolan | Controlling – fungsi pengontrolan atau pengendalian ini mungkin saja merupakan fungsi tersulit dan juga terpenting bagi seorang manajer apakah proyek akan berjalan semestinya ataukah tidak
    • Penutupan | Closing – manajer proyek hendaknya selalu menilai keberhasilan atau kegagalan pada kesimpulan dari sebuah proyek yang dijalani

    Fungsi fungsi Manejemen Proyek tersebut diatas tergantung kepada komunikasi antar personal secara berkesinambungan di antara para manajer proyek, tim serta manajer yang terlibat didalamnya


    Manajemen Proyek Sistem Informasi | Konsep Dasar

    Konsep Manajemen Proyek Sistem Informasi


    Konsep Manajemen Proyek Sistem Informasi akan jadi pembahasan kali ini, bagaimana konsep dasar Manajemen Proyek Sistem Informasi? 

    Proyek


    Pengertian proyek adalah aktivitas yang melibatkan berbagai macam sumber daya yang dihimpun pada suatu entitas atau organisasi tertentu dalam rentang waktu tertentu untuk menjalankan aktivitas yang sudah ditetapkan sebelumnya yang bertujuan mencapai sasaran tertentu.

    manajemen proyek sistem informasi
    Manajemen Proyek Sistem Informasi

    Pengertian Sistem Informasi


    Definisi Sistem Informasi adalah sekumpulan elemen elemen yang antara satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan membentuk kesatuan untuk mengintegreasikan data, memproses serta menyimpan dan mendistribusikan informasi.

    Konsep Proyek Sistem Informasi


    Dalam konsep dasar Manajemen Proyek Sistem InformasiManajemen Proyek yang efektif bisa dipengaruhi oleh 4 (empat) faktor utama yang terdiri atas :
    1. Manusia
    2. Produk
    3. Proses
    4. Proyek

    Manusia | Human


    Didalam pekerjaan sistem informasi, faktor human (manusia) memiliki peranan yang sangat penting dalam kesuksesan manajemen proyek.

    Faktor manusia yang berperan penting ini dinyatakan didalam model kematangan kemampuan manajemen manusia yang mempunyai fungsi untuk meningkatkan kesiapan suatu sistem informasi didalam memecahkan masalah dengan menjalankan kegiatan :
    • Seleksi (memilih, menerima)
    • Kinerja Manajemen
    • Pelatihan
    • Kompensasi
    • Pengembangan Karir
    • Organisasi
    • Perencanaan Kerja
    • Pengembangan Tim

    Produk | Product


    Dalam pengembangan manajemen proyek sistem informasi, produk juga memiliki peranan dalam :
    • Penentuan ruang lingkup
    • Penentuan obyektif produk
    • Pendefinisian solusi alternatif

    Proses | Proccess


    Pada faktor proses, perlu dipertimbangkan :
    • Kegiatan layar kerja dari suatu pengembangan software ditentukan
    • Bermacam tugas, milestone, produc kerja serta poin poin tentang quality assurance dibahas

    Proyek | Project


    Pada faktor Proyek, masalah hendaknya di antisipasi :
    • Biaya proyek mengalami pembengkakan dan jadwal penyelesaian proyek yang diperpanjang.
    • Permasalahan gagal atau tidaknya sebuah proyek


    5 Strategi Pemasaran Produk Dasar ini Patut Dicoba

    Strategi Pemasaran Produk - Didalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha, ada beberapa hal yang dirasa lebih penting dibandingkan menghasilkan sebuah produk, apa itu?
    Strategi Pemasaran !
    Strategi Pemasaran
    Strategi Pemasaran
    Ya, Pemasaran produk menjadi hal yang penting manakala produk telah dihasilkan, lantas akankah produk tersebut hanya menjadi barang koleksi saja tanpa adanya penjualan? dan bahkan jika tak punya produk sekalipun, banyak pebisnis yang sukses "hanya" dengan ilmu pemasaran yang dimilikinya, menjualkan produk orang lain.

    Strategi Pemasaran adalah kunci keberhasilan penjualan sebuah produk, tanpa mengesampingkan kualitas produk yang juga dibutuhkan untuk kepuasan konsumen yang menjadi nilai tersendiri dan membantu dalam strategi pemasaran.

    Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan 


    Anda telah memastikan produk yang anda hasilkan adalah produk yang memiliki kualitas terbaik? atau paling tidak memenuhi standar kepuasan konsumen? maka susunlah Strategi Pemasaran yang efektif serta efisien yang dalam prosesnya nanti bisa berjalan secara dinamis serta bisa anda kontrol.

    Lima hal berikut merupakan strategi pemasaran yang umumnya diterapkan oleh berbagai perusahaan untuk meningkatkan penjualan produk barang atau jasa yang dihasilkan para pebisnis

    Mengenali Pelanggan


    Pertama, Kenali target pasar yang anda bidik, lakukan identifikasi bisa melalui survey atau pengamatan dan yang lainnya, semisal bisnis yang dijalani berkecimpung dalam bidang katakanlah pakaian bayi, maka usahakan pasar yang dibidik adalah kalangan wanita berumur atau ibu ibu yang memiliki kepentingan dan merasa membutuhkan. Bisnisnya bergerak dibidang minuman beregergi? tinggal sasar saja para pemuda pemuda khsusnya pria yang gemar berolahraga ataupun laki laki pekerja.

    Ketepatan identifikasi tepat sangat membantu mempermudah didalam menyusun strategi pemasaran yang efektif dan efisien serta menghindari pembengkakan biaya dan waktu yang bisa melelahkan, tentu sangat sulit bagi anda jika anda menjual garam di wilayah madura bukan? ataupun menawarkan sepatu bola pada arisan ibu ibu. Tentu hal tersebut sangat membuang waktu, tenaga, dan sisa sia disamping biaya yang dikeluarkan tidak sedikit

    Melakukan Promosi


    Melakukan produk yang dihasilkan kepada konsumen secara kreatif. Sedapat mungkin melakukan promosi yang konsisten terus menerus apalagi secara masif

    Dan jangan lupa, amati kerja para kompetitor bagaimana mereka melakukan promosi produknya kepada konsumen. apa yang mereka terapkan, anda bisa memodifikasi lalu menerapkannya juga dengan cara yang lebih dari para pesaing.

    Namun jangan pernah mengekor, itu hanya akan membuat kesuksesan produk kita juga akan "mengekor". menjalankan ide secara orisinil lebih diutamakan dan hasilnya akan jauh lebih efektif dan efisien dari sekedar mengekor.

    Oh, Iya, Satu lagi cara memasarkan produk yang bisa dilakukan, mengusahakan promosi gaya dari mulut ke mulut. Sebuah cara yang banyak pihak menyatakan kuno, ya bisa jadi. namun jika berhasil membuat suatu program dimana sukses menyebabkan masyarakat membicarakannya terus menerus dari mulut kemulut mengenai produk yang dihasilkan, maka ini akan menjadi viral dan masif dipromosikan dengan biaya yang relatif kecil, efektif dan tentu juga efisien.

    Memilih Lokasi Strategis


    Pemilihan lokasi, pernah melihat kantor cabang bank nasional disebuah gang kecil ?
    Pernah melihat sebuah luxury store menjajakan barangnya di pasar tradisional?
    Ataupun pedagang yang menjual perlengkapan solat ditengah tengah lokalisasi?

    Saya yakin hampir pasti hal tersebut tidak terjadi. mengapa?
    Seperti yang disebut diatas tadi, kita akan kesusahan apabila menjual garam dimadura. saya pikir sudah banyak yang mengerti.

    Kita bisa melihat warung warung banyak bertebaran di sekeliling kampus, para penjual kaos bola melingkari stadion ataupun kantor bank yang selalu terletak di jalan utama kota. Pemilihan lokasi adalah salah satu strategi dalam menjaring konsumen. Lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh pelanggan yang anda sasar tentu memudahkan dalam meningkatkan penjualan produk.

    Menggunakan Media Internet Marketing

    Strategi Pemasaran
    Strategi Pemasaran
    Internet Marketing, kata kata ini sudah menghiasi keseharian kita paling tidak setengah windu belakangan ini. Internet marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang sedang naik pamor saat ini. Media sosial menjadi ladang pemasaran baru, dengan jejaring sosial, manajemen pemasaran bisa mengetahui apa saja yang dibutuhkan konsumennya, sudah banyak jasa jasa internet marketing, tool tool internet marketing bisa digunakan untuk mengetahui kebutuhan konsumen yang bagaimana yang perlu disasar. Internet sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat, bisa dibayangkan sehari tanpa koneksi internet? khususnya pemuda pemudi? anda tentu bisa bayangkan sendiri, betapa begitu besarnya pangsa pasar dari dunia maya yang bisa digarap saat ini.

    Dunia sedang berubah, konsumen cenderung lebih ingin berbelanja tanpa harus capek, ribet dan langsung menuju tempat dimana dia membutuhkan sesuatu tanpa tahu apakah ditempat yang dituju, barang yang dia inginkan tersedia atau tidak. akan mengorbankan banyak waktu dan melelahkan harus memecah keramaian dalam perjalanan. Internet adalah solusinya

    Website, jejaring sosial, fanspage atau teknis teknis detail lainnya dalam dunia internet seakan menjadi kebutuhan khusus dalam strategi pemasaran. Internet marketing bisa memunculkan interaksi secara langsung dengan pelanggan tanpa ada batas ruang dan waktu

    Menjalin Ikatan Baik Terhadap Konsumen 


    Sudah pasti pernah mendengar istilah "Konsumen Adalah Raja".

    Perlakukanlah konsumen layaknya seorang raja untuk menjaga kelangsungan bisnis. Menjalin hubungan yang erat dengan konsumen, semisal menghubungi hanya untuk sekedar menanyakan pendapatnya atas produk, testimoni atas produk yang dikeluarkan dan promo promo yang dijalankan.

    Konsumen memerlukan produk dan perusahaan memerlukan konsumen. Simbiosis mutualisme ini harus diterapkan, mempertahankan konsumen bukanlah perkara mudah, menjalin ikatan dengan konsumen akan memudahkan ini. Kita bisa sering melihat gathering gathering antar sesama pemilik mobil ABC katakanlah yang diselenggarakan oleh perushaan ABC itu, touring yang dilakukan beberapa dealer sepeda motor tiap bulan, atau pun jalan sehat bersama pagi hari oleh beberapa produk kesehatan. Mereka melakukan itu semua hanya untuk bisa berinteraksi dengan konsumen, menjalin ikatan dan pengenalan produk tentunya

    Menjalin ikatan denga konsumen secara baik adalah kunci yang lumayan ampuh dalam kesuksesan penjualan produk.


    Fungsi Pemasaran yang Perlu Diketahui

    Fungsi Manajemen Pemasaran mencakup riset konsumen, pengembangan suatu produk, komunikasi - promosi, strategi distribusi, penetapan harga produk dan pemberian layanan. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan untuk bisa mengetahui, memenuhi, melayani, serta memuaskan kebutuhan para konsumen. Adapun fungsi dari pemasaran itu sendiri ada beberapa diataranya akan kita bahas dalam artikel ini

    manajemen pemasaran
    Manajemen Pemasaran

    Manajemen Pemasaran Internasional

    Manajemen Pemasaran Internasional merupakan suatu wadah aktivitas pemasaran yang menembus melewati batas lebih dari 1 (satu) teritori negara. Manajemen pemasaran internasional tidak lain adalah merupakan penerapan suatu konsep, prinsip, aktivitas, serta proses manajemen pemasaran didalam rangka penyaluran ide, barang dan jasa perusahaan kepada konsumen yang ada di berbagai belahan dunia.

    Contoh : Perusahaan sekaliber Indofood yang telah memasuki pangsa pasar internasional, produknya telah sampai dibeberapa negara seperti australia, jepang, belanda dan negara negara di afrika dan amerika

    Manajemen Pemasaran internasional
    Manajemen Pemasaran

    Mengapa sebuah perusahaan perlu menjalankan manajemen pemasaran internasional ?

    Manajemen Pemasaran Internasional diperlukan oleh perusahaan yang lumayan besar karena melihat sebuah alternatif strategi pemasaran yang bisa dibilang sangat luas, dan keberlangsungan aktivitas operasional perusahaan tidak mau dalam kondisi terhenti (stuck) pada suatu kondisi saja. Pada sisi lain perusahaan juga tidak menghendaki para kompetitornya lebih dahulu memasuki pangsa pasar alternatif strategi yang luas itu. Jadi sebuah perusahaan seharusnya melakukan Manajemen Pemasaran Internasional dan menjalankan persaingan yang positif dengan para kompetitor.

    Misalnya, Sebuah perusahaan melakukan aktivitas produksi di pasar dalam negeri dimana ada dua jenis, yaitu ekspor langsung dan ekspor tak langsung. kedua hal tersebut merupakan alternatif sebuah perusahaan dalam memasuki pangsa pasar luar negeri atau pangsa pasar internasional.

    Siapa Saja Perusahaan yang melakukan Manajemen Pemasaran Internasional?
    1. Perusahaan Eksportir
    2. Perusahaan Importir
    3. Perusahaan Multinasional

    Lalu apa yang membedakan manajemen pemasaran dalam negeri dengan manajemen pemasaran internasional ?

    Manajemen Pemasaran dalam negeri merupakan pemasaran yang secara nyata memfokuskan diri pada orientasi pangsa pasar dan strategi yang dijalankan hanya dalam lingkup pemasaran dalam negeri saja

    Manajemen Pemasaran Internasional atau luar negeri merupakan pemasaran yang fokus utamanya berada pada pemanfaatan semua aset, pengalaman serta produk barang dan jasa perusahaan secara global, lintas negara dan melaksanakan penyesuaian pada hal hal yang inovatif dan unik pada setiap negara yang ditujunya

    Jadi melihat hal hal diatas, kita bisa melihat perbedaannya. perbedaan mendasar hanya berasal dari tujuan produk atau jasa yang dipasarkan. Pada manajemen pemasaran internasional produk barang atau jasa ditujukan untuk melintasi banyak negara pangsa pasarnya, sedangkan manajemen pemasaran dalam negeri penyebaran pemasaran produk barang atau jasanya hanya dfokuskan pada pangsa pasar lokal dalam negeri dengan lingkup yang tentu jauh lebih kecil daripada manajemen pemasaran internasional

    Notes:

    Sebuah perusahaan lebih baik menjalankan manajemen pemasaran internasional ketika perusahaan tersebut sudah bisa menerapkan serta menentukan strategi STP. yaitu strategi Segmenting - Targeting - Positioning secara baik dan benar didalam setiap produk barang dan jasa yang dihasilkan. Serta berani mengambil segala resiko yang ada.

    Demikian sekilas mengenai Manajemen Pemasaran Internasional


    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia adalah untuk mengoptimalkan kegunaan dari seluruh pekerja didalam sebuah perusahaan atau organisasi. Pada konteks ini, produktivitas diartikan sebagai nisbah dari output (keluaran) dari sebuah perusahaan terhadap inputnya (masukan) baik tu manusia,modal bahan baku, energi dan yang lainnya.  dan sementara itu, tujuan khusus dari sebuah Manajemen sumber daya manusia adalah untuk membantu para manajer fungsional atau manajer lini supaya bisa mengelola seluruh pekerja dengan cara yang lebih efektif.
    manajemen sumber daya manusia
    tujuan manajemen sumber daya manusia
    Didalam konteks ini, seorang manajer sumber daya manusia adalah merupakan seorang yang lazimnya bertindak seperti kapasitas sebagai seorang staff, yang saling bekerja sama dengan pada manajer lainnya dalam membantu mereka untuk menangani semua masalah sumber daya manusia. Jadi, Basically, seluruh manajer bertanggung jawab terhadap pengelolaan tenaga kerja karyawan pada unit kerjanya masing masing. Dalam pelaksanaannya, dibutuhkan semacam suatu pembagian peran dan tanggung jawab dalam aktivitas aktivitas operasional pengelolaan Sumber Daya Manusia antar manajer lain yang sehari-harinya mengelola para bawahan atau anggota dalam unit kerja.

    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia 

    Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) bisa kita perhatikan seperti berikut ini:
    • Tujuan Sosial - Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki tujuan sosial yaitu perusahaan mampu bertangung-jawab secara etis dan sosial terhadap suatu tantangan dan keutuhan masyarakta dengan meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan
    • Tujuan Organisasional - Tujuan organisasional Manajemen Sumber Daya Manusia adalah sasaran-sasaran formal yang disusun guna membantu perusahaan dalam pencapaian tujuannya
    • Tujuan Fungsional - Tujuan fungsional manajemen sumber daya manusia merupakan tujuan untuk memperhatannkan kontribusi departemen SDM dalam tingkat yang sesuai kebutuhan perusahaan
    • Tujuan Individual - Tujuan individual dalam manejemen sumber daya manusia adalah tujuan yang bersifat pribadi dari tiap-tiap anggota perusahaan yang bermaksud untuk mencapai melalui kegiatannya didalam organisasi perusahaan.

    Tujuan yang ingin dicapai melalui seluruh proses atau fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia yaitu tidak lain untuk sumber daya manusia yang profesional, yang mempunyai karakter, berkompeten, serta termotivasi.

    Pertama

    Model seperti ini ingin menggaris-bawahi, khususnya didalam kontek perkembangan kekinian di Indonesia, betapa sangat pentingnya bagi organisasi atau perusahaan jenis apapun, untuk memiliki manusia yang mempunyai integritas serta moral y ang tinggi. Hal ini harus menjadi pondasi bagi tiap pemikiran, sikap, serta tindakan seluruh pihak didalam organisasi perusahaan, didalam seluruh bidang.

    Kedua

    Sumber Daya Manusia profesional adalah mereka yang berkompetensi tinggi, sesuai profesi mereka yang ditekuni. Maksudnya, manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, serta atribut yang lain yang dibutuhkan supaya bisa berhasil dan sukses dalam pekerjaannya.

    Ketiga

    Model tersebut pun menunjukkan bahwa akhlak mulia serta tingkat kompetensi seseorang tidak cukup memadai untuk menghasilkan sebuah kinerja yang sesuai ekspektasi, apabila dia tidak mempunyai hasrat yang besar untuk melaksanakan suatu tindakan tertentu kearah untuk mencapai tujuan. Dengan bahasa sederhana, kinerja yang unggul akan didapat apabila ada motivasi yang besar dalam mewujudkannya.

    Dan masih didalam perspektif yang sama, tapi mempergunakan istilah yang beda, sumber daya manusia yang profesional adalah Sumber daya manusia yang mempunyai kecerdasan spriritual, emosional, intelektual serta kecerdasan kinestetik.
    • Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang digunakan dalam mengakses sebuah makna, nilai, tujuan hingga motivasi tertinggi kita. 
    • Kecerdasan emosional mendasarkan pada ketrampilan, kapabilitas, serta kompetensi non-kognitif yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untk berhasil didalam menghadapi tekanan dan tuntutan dari lingkungan. Kecerdasan emosional mempunyai 5 dimensi, Self, awareness, self regulation, self motiation, social awareness serta social skill.
    • Kecerdasan intelektual masih berkaitan dengan kecerdasan rasional seseorang yang terwujud didalam kemampuan olah pikir pada bidang teknologi dan ilmu pengetahuan 
    • Kecerdasan Kinestetik, dimensi kecerdasan yang juga sangat penting adalah kecerdasan kinestetik. Seseorang yang pintar dan cerdas secara kinestetik adalah seseorang yang mampu mengaktualisasiikan diri melalui olah raga untuk mewujudkan seorang insan yang sehat jasmani.

    Sumber Daya Manusia yang professional, pada akhirnya akan menjadi subjek utama didalam upaya untuk menghasilkan, memproduksi barang atas jasa yang memiliki kualitas tinggi dan kompetitif. Mereka mereka inilah, yang nantinya mengelola semua sumber daya yang lain yang dimiliki organisasi atau perusahaan . Hal ini akan berlaku baik pada organisasi bisnis (perusahaan) yang berorientasi utama mendapatkan laba maupun organisasi nirlaba yang tidak bertujuan mencari laba ataupun keuntungan jenis apapun, termasuk didalamnya lembaga pemerintah atau organisasi sektor publik. Akhirnya, apabila kondisi seperti ini bisa diwujudkan, maka kesejahteraan karyawan sebagai seorang individu, kesejahteraan entitas atau organisasi, serta kesejahteraan seluruh masyarakat akan dengan mudah bisa direalisasikan pula.


    Tujuan Manajemen Keuangan Dalam Perusahaan

    Tujuan Manajemen Keuangan - Masalah Keuangan ( Financial Management ) tentu tidak akan pernah terlepas dari kehidupan sehari hari kita sebagai mahluk ekononmi. Bukan hanya sebagai seorang individu, namun juga dengan hal yang berskala besar juga pasti berkaitan erat dengan masalah keuangan. Supaya bisa berjalan secara efisien dan efektif, maka keuangan harus bisa diatur dengan sedemikian rupa, Nah, Ilmu pengaturan keuangan ini umumnya biasa kita sebut sebagai Manajemen Keuangan.

    Tujuan Manajemen Keuangan

    Dalam pembahasan kali ini, yang akan kita ulas adalah tujuan manajemen keuangan pada perusahaan. Supaya manajemen keuangan bekerja secara efisien, perusahaan paling tidak harus memiliki sasaran atau tujuan utama yang jelas. Bila kita melihat perkembangan, tujuan dalam perusahaan memiliki beberapa macam tujuan, antara lain :

    manajemen keuangan
    Manajemen Keuangan

    Tujuan Tradisional


    Tujuan perusahaan tidak lain tidak bukan adalah memaksimalkan keuntungan atau laba pemilik perusahaan. Tujuan seperti sebenarnya sudah tidak bisa memadai lagi, karena menurut Hampton, (1995) :
    1. Memaksimalkan keuntungan atau laba (earning per share)  tidak memeprtimbangkan asas nilai waktu dari uang dan jangka rentang waktu pengembalian (return) modal dimasa mendatang
    2. Risiko atas pengembalian modan (return) dimasa mendatang tidak dengan tepat dipertimbangkan
    3. Kebijakan mengenai dividen yang tidak menjadi pertimbangan
    Tujuan Memaksimalkan kesejahteraan para pemegang saham yaitu dijalankan dengan cara memaksimalkan harga pasar dari saham perusahaan. Tujuan tersebut bisa dikata merupakan sebuah tujuan yang tepat, ini dikarenakan :
    1. Harga pasar saham merefleksikan evaluasi oleh pasar terhadap prestasi dari perusahaan tersebut pada saat itu dan masa mendatang.
    2. Tujuan memaksimalkan harga pasar turut memperhitungkan kapan pengembalian modal (return) akan diterima oleh para investor atau pemilik, rentang jangka waktu terjadinya, resiko atas return tersebut, serta kebijakan mengenai dividen.
    Memaksimalkan kesejahteraan para pemegang saham tidak bisa membebaskan perusahaan tersebut dari pertanggung-jawaban sosial, mengapa? karena :
    1. Kesejahteraan para pemegang saham serta kehidupan perusahaan tersebut sangat bergantung pada pertanggung-jawaban sosial dari perusahaan.
    2. Perusahaan bisa dipandang memproduksi baik barang atau jasa pribadi ataupun barang atau jasa sosial yang nantinya akan sangat menguntungkan bagi para pemegang saham.

    Ok, itu tadi sekilas mengenai tujuan manajemen keuangan dalam perusahaan, walaupun sekilas semoga bisa memberikan manfaat atau paling tidak membantu dalam tugas anda. dan jangan lupa baca juga artikel terkait tentang Pengertian Manajemen