Postingan

Menampilkan postingan dengan label Harga Pokok Penjualan

Harga Pokok Penjualan Metode LIFO dan Kajian Perpajakan

Harga Pokok Penjualan Metode LIFO  LIFO, yang berakronim Last In First Out, adalah barang yang terakhir masuk, akan dijual paling awal (lebih dahulu). aneh? bisa dibilang iya, karena dengan metode ini akan membuat HPP akan menjadi tidak realistis. Coba dipikirkan, biaya yang dibebankan mempergunakan cost dari pembelian yang terakhir dan tidak memperhitungkan bahwa ada kemungkinan barang dagang yang dijual bercampur antara persediaan barang yang menggunakan harga yang lama dengan persediaan barang baru dengan harga yang berbeda (harga baru). di Amerika, metode LIFO ini tidak dianjurkan untuk diimplementasikan dan dianggap sebuah praktek yang ilegal, pun bila ada yang menggunakan metode LIFO akan diawasi dengan sangat ketat oleh pemerintah disana. Baiklah, mari kita mencoba hitung Harga Pokok Penjualan atau HPP dengan metode LIFO ini. saya akan tulis kembali soal yang sama seperti pada metode rata rata dan metode FIFO. UD Albirin Asri yang merupakan sebuah toko yang berdagang menjua...

Harga Pokok Penjualan Metode Rata Rata | Average Method

Penentuan Harga Pokok Penjualan Average Method Dear para pembaca, tulisan ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya tentang harga pokok penjualan pada perusahaan dagang Penilaian Persediaan dan Penentuan Harga Pokok Penjualan Seperti yang telah dijelaskan pada postingan sebelumnya, ada tiga metode yang bisa kita gunakan dalam penentuan besaran Harga Pokok Penjualan dalam usaha dagang sekaligus nilai persediaan pada akhir periode. Metode Rata Rata (average method) Metode FIFO  Metode LIFO Kita langsung pada Contoh Kasus UD Albirin Asri yang merupkan sebuah toko yang berdagang menjual beras pada tanggal 1 April mempunyai persediaan sejumlah 1 kwintal (100 kg) beras senilai Rp 300.000. tampak beberapa transaksi yang terlihad pada buku catatan UD Albirin Asri seperti berikut: Date Transaksi Kuantitas Unit Price Jumlah 01-Apr Penjualan 40 4.500 180.000 10-Apr pembelian 30 3.100 93.000 10-Apr Penjualan 66 4.650 302.000 20-Apr ...

Contoh Soal Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang

Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang Tulisan ini adalah lanjutan tulisan pada postingan sebelumnya tentang harga pokok penjualan dalam perusahaan dagang. kali ini akan dibahas tentang contoh perhitungan harga pokok penjualan dalam usaha dagang. OK, kita langsung saja, perhitungan COGS atau HPP usaha dagang ini rumusnya sederhana: Harga Pokok Penjualan = Inventory Cost + Biaya Overhead  Inventory Cost = Persediaan Awal + Pembelian - Persediaan Akhir Pembelian = Pembelian + Ongkos Angkut - Potongan Harga - Pengembalian (return) Contoh Kasus Perhitungan COGS  UD Ali Sejahtera, yang usahanya bergerak dibidang pedagang furniture di salah satu pusat perbelanjaan, pada awal bulan tanggal 01 Maret 2015 mempunyai persediaan furniture senilai 1.000.000. sepanjang bulan Maret 2015 UD Ali Sejahtera membeli kain sebagai persediaan dari pengrajin furniture sebesar Rp 48.000.000 dengan ongkos kirim yang ditanggung sebesar Rp 1.000.000. sepanjang b...

Harga Pokok Penjualan Perusahaan Dagang

Gambar
Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang - Setelah sebelumnya saya membahas tentang basic mengenai Harga Pokok Penjualan (Cost of Good Sold) atau yang biasa di singkat HPP atau COGS. Sekarang saya akan membahas mengenai Harga Pokok Penjualan untuk Perusahaan Dagang. kali ini bahasan akan mengenai alur COGS, jurnalnya, perhitungan dan juga pelaporan HPP-nya. Harga Pokok Penjualan Perusahaan Dagang Pada postingan sebelumnya, untuk perusahaan dagang, ntah itu berbentuk wholesaler ataupun retailer, penghitungan harga poko penjualan-nya lebih mudah, juga lebih sederhana dibanding perhitungan harga pokok penjualan pada perusahaan manufakture (industri), tetapi meskipun begitu, dalam usaha dagang mempunyai karakteristik yang khas: Dalam perusahaan dagang tidak menggunakan mesin untuk produksi, maka dari itu tidak akan muncul penyusutan atas mesin. tapi mungkin akan ada beban penyusutan atas peralatan, contohnya peralatan packing. Tidak ada Direct Labour Cost ( Tenaga Kerja Langsung),  se...

Harga Pokok Penjualan Metode FIFO

Perhitungan Harga Pokok Penjualan (COGS) Metode FIFO Setelah sebelumnya perhitungan harga pokok penjualan metode rata rata (average), kali ini kita bahas contoh soal harga pokok penjualan metode FIFO, FIFO yang merupakan akronim dari First In First Out, adalah barang dagang yang masuk lebih dulu, itulah yang harus dijual lebih dulu. Contoh Soal: Masih dengan contoh soal yang sama dengan sebelumnya, pada Harga Pokok Penjualan metode rata rata (average method), saya akan tulis kembali: UD Albirin Asri yang merupakan sebuah toko yang berdagang menjual beras pada tanggal 1 April mempunyai persediaan sejumlah 1 kwintal (100 kg) beras senilai Rp 300.000. tampak beberapa transaksi yang terlihad pada buku catatan UD Albirin Asri seperti berikut: Date Transaksi Kuantitas Unit Price Jumlah 01-Apr Penjualan 40 4.500 180.000 10-Apr pembelian 30 3.100 93.000 10-Apr Penjualan 66 4.650 302.000 20-Apr pembelian 25 3.200 80.000 30-Apr pembelian 40 3.250 130.000 30...

Harga Pokok Penjualan | Cost of Goods Sold - Basic

Gambar
Pengertian Harga Pokok Penjualan Harga Pokok Penjualan adalah semua biaya yang muncul dalam rangka menghasilkan suatu produk hingga produk tersebut siap dijual. dengan bahasa sederhana, Harga Pokok Penjualan yang biasa disingkat HPP merupakan biaya yang dikeluarkan dalam suatu proses produksi barang dan jasa yang dapat dihubungkan secara langsung dengan aktivitas prosess yang membuat produk barang dan jasa siap jual. Harga Pokok Penjualan HPP Struktur Harga Pokok Penjualan Dari definisi Harga Pokok Penjualan diatas, bisa kita dapatkan strukture dasar dalam harga pokok penjaualan umumnya terdiri dari tiga elemen besar: Persediaan atau Inventori Tenaga Kerja Langsung atau Direct Labour Cost Biaya Overhead (Overhead Cost) Persediaan | Inventory Dalam perusahaan dagan, element persediaan (inventory) hanya terdiri atas Persedian Barang Jadi saja, dikenal dengan istilah Inventori Sedangkan pada perusahaan manufakture, elemen persediaan meliputi: Raw Materials (Persedian Bahan Baku) Work In ...