MEMULAI RISET KEUANGAN DAN AKUNTANSI PASAR MODAL (IV)


Tentukan topik/tema yang akan diteliti
  • Mengapa hal itu terjadi
  • Bagaimana hubungannya
  • Baca riset ilmiah terakhir  melalui journal ilmiah sesuai tema yang akan ditelitià menemukan posisi akhir ide penelitian
 Tentukan jenis  penelitian/metode riset yang  ditempuh:
  • Studi kasus
  • Survai
  • Correlation study
  • Eksperimen.
  • Trend
Data yang dibutuhkan
Dari skala: reliabilitas dan validitas
Jenis data: (1) Nominal; (2) Ordinal; (3) Interval; (4) Rasio

Data nominal:
Data hanya memiliki katagori dan mutually ekslusive sebagai informasi dasarà maks  dlm persentase.
Digunakan dalam  metode dummy baik independen maupun dependen hanya perbedaan kualitatif

                Contoh:
A. Perusahaan bangkrut/ tidak bangkrut
B. MEMBAYAR DIVIDEN (1) DAN LAINNYA = 0
C. IPO dengan firm kommitmen (1) lainnya= 0

Data Ordinal
  • Sebagai kategori dan menunjukkan ranking antara katagori. 
  • Urutan (1.2) ranking namun beda antara 1 dan 2 tidak diketahui pasti.
  • Lebih informatif dari pada nominal; ranking preferensi
Data Interval
  • Menungkinkan  operasi artmatika tertentu dan mengukur beda antara dua titik dalam skala.
  • Memungkinkan menghitung means dan standar  data.
Misal usia 30 tahun adalah 2 x usia 15 tahun; jarak waktu jam 03.00- 06.00 = 06.00- 09.00
Bisa dicari rata- rata; range, standar deviasi dan varian.

Data Rasio
  • Menggunakan pengukuran aritmetika atau geometrik
  • Jika aset perush A 1000 jt dan aset  B 500 jt-> rasio  A &B = 1: 2
  • Data rasio bisa diubah  menjadi yang lain (nominal) tapi tidak sebaliknya.
Data ditinjau dari waktu dan sektor:
  • Data Deret waktu : time seriesà setiap satuan waktu. Sering   ditemui R2 tinggià spurious regression sehingga ditambah variabel penjelas.
Misal: data perkembangan harga saham setiap satu waktu: harian, bulanan , tahunan  yang berpengaruh  kepada keuntungan investor.
  • Data lintas sektor (cross section): tidak homogen,
Misal: Industri A pada tahun 2006 terdiri 50 perusahaan.
  • Data Gabungan (Pool): untuk  menganalisis perkembangan (trend) satu grup.
Misal : industri A data tahun 2010 s/d 2011, dicari dengan random effect atau  fixed effect. Baltagi (1986): Random effect asumsi  masing-masing komponen saling bebas satu dg yang lain.                 Fixed effect:sampel mewakili populasi

Penentuan  jumlah sampel dari populasi:
  • Teknik sampling secara probability: peluang  sama bagi  setiap anggota populasi
  • Teknik sampling secara nonprobability: tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota
Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grand Theory

Jurnal Gaji, Tunjangan, BPJS dan Potongan

Bagaimana mengetahui Efek Dari Overstated dan Understated di Akuntansi