Konsep Verifiability
Verifiability berarti
bahwa informasi akuntansi yang disajikan dalam laporan keuangan harus
diverifikasi oleh akuntan independen.
Penjelasan
Informasi akuntansi yang
disajikan dalam laporan keuangan dianggap dapat diverifikasi jika dua akuntan
independen (misalnya auditor) dapat cukup menyimpulkan berdasarkan verifikasi
mereka bahwa transaksi dan keadaan yang terjadi terefleksi secara adil
Verifikasi informasi
akuntansi bisa langsung atau tidak langsung.
Penting
Verifiability membantu untuk meyakinkan pengguna bahwa laporan keuangan yang mendasari transaksi benar dan adil. Jika informasi yang terkandung dalam laporan keuangan tidak dapat diverifikasi, pengguna tak akan memiliki dasar untuk menempatkan kepercayaan dalam informasi.
Verifiability membantu untuk meyakinkan pengguna bahwa laporan keuangan yang mendasari transaksi benar dan adil. Jika informasi yang terkandung dalam laporan keuangan tidak dapat diverifikasi, pengguna tak akan memiliki dasar untuk menempatkan kepercayaan dalam informasi.
Dalam beberapa kasus,
perlu untuk mengungkapkan informasi berwawasan ke depan dalam laporan keuangan
yang saat ini belum dapat diverifikasi tetapi relevan bagi pengguna.
Contoh informasi
tersebut adalah akuntansi dan pengungkapan sengketa hukum yang tertunda. Hal
ini penting dalam kasus seperti ini, untuk mengungkapkan semua asumsi-asumsi
yang diperlukan, metode dan konteks yang berkaitan dengan informasi tersebut
untuk memudahkan pengguna dalam membantu mereka menilai kehandalan informasi
akuntansi.

Komentar
Program Akuntansi Keuangan