Ditelpon dan Di kunjungi oleh AR Pajak

Sudah umum kalau sekarang AR berkunjung ke kantor wajib pajak. Maka perlu kita ketahui apa saja yang biasanya ditanyakan oleh AR saat kunjungan. Karena biasanya pimpinan perusahaan akan menyerahkan ke bagian accounting dan pajak untuk menerima AR. Apalagi bila pimpinan sangat sibuk dan sering bepergian keluar kota atau kantor


x

Berbeda dengan Pemeriksa yang datang dengan atas nama tugas dan juga prosedur yang baku. AR datang biasanya bersifat lebih umum atau  bisa  juga sangat spesifik. Tidak ada panduan dan ketentuan yang baku serta prosedural

Contoh Secara General
AR bertanya  jumlah karyawannya ada berapa orang. Pabriknya yang ada di daerah  ada berapa orang, perkiraan penjualan sampai akhir tahun berapa?

Bisa dikatakan kunjungan juga bersifat observasi, memberikan himbauan atau  saran saran  atas kekurangan administrasi perpajakan. AR ingin mengetahui profil usaha lebih jauh,dll.  Apakah ada perbaikan dari kunjungan terdahulu, bila tidak ada perbaikan biasanya ditanyakan kenapa tidak ada perbaikan bahkan mungkin bisa naik ke pemeriksaan. 

Hal hal lain lebih ke melihat kesesuaian data yang dimiliki AR dengan profil perusahaan seperti alamat usaha, hubungan omset yang dilaporkan dengan kondisi lapangan dan hal hal umum lainnya. Hal hal seperti ini memang tugas AR dalam hal pembinaan dan pengayoman ke WP.

Sebagai perwakilan WP kita juga menjawab secara garis besar usaha perusahaan. Menjawab pertanyaan pertanyaan AR dengan baik selama tidak terkait data keuangan detil, karena hal semacam itu perlu persetujuan pimpinan sebagai penanggung jawab.

Ada kemungkinan AR juga datang untuk menjalin silaturahmi, sehingga kita bisa berdikusi dan bertanya hal hal terkait perpajakan kepada mereka dalam suasana santai dan kekeluargaan.

Contoh Secara Spresifik
Hal yang pernah saya alami AR datang menanyakan dan menganjurkan untuk mengikuti tax amnesty. Jadi AR tidak datang dengan maksud lain selain terkait tax amnesty

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grand Theory

Jurnal Gaji, Tunjangan, BPJS dan Potongan

Bagaimana mengetahui Efek Dari Overstated dan Understated di Akuntansi